Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 12 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Anggota DPRD Kalimantan Barat mulai melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat selama tujuh hari, terhitung sejak 7 hingga 14 Februari 2026.
Salah satu anggota DPRD Kalbar dari daerah pemilihan (dapil) Pontianak, Arif Joni Prasetyo, telah memulai rangkaian resesnya dengan mengunjungi sejumlah titik di Kota Pontianak.
Arif Joni mengatakan, dari tiga titik reses yang telah ia jalani dari total 10 titik yang direncanakan, aspirasi masyarakat masih didominasi persoalan infrastruktur.
“Saya sudah tiga titik reses dari 10 titik yang akan saya kunjungi. Yang utama memang masih mendominasi itu aspirasi masyarakat adalah infrastruktur, terutama jalan lingkungan dan drainase. Itu hampir di semua titik reses,” ujarnya, saat ditemui Kamis (12/2/26)
Selain infrastruktur lingkungan, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di tingkat SMA negeri.
“Ada juga peningkatan infrastruktur sekolah-sekolah negeri, khususnya SMA. Laboratorium dan gedung masih ada beberapa yang harus diperbaiki. Bahkan ada yang belum memiliki laboratorium yang memadai, sementara kualitas pendidikan tidak terlepas dari peralatan dan infrastruktur tersebut,” jelasnya.
Anggota DPRD Kalbar yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKS Kalimantan Barat itu menambahkan, isu kesehatan, bantuan sosial, serta dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi perhatian masyarakat.
“Selain itu, ada juga terkait kesehatan, bantuan sosial, dan UMKM, terutama peraturan bantuan dan modal. Ini selalu menjadi aspirasi yang disampaikan ketika saya turun kegiatan reses,” katanya.
Tiga titik reses yang telah dikunjungi Arif Joni di antaranya berada di wilayah Siantan, salah satu SMA, serta komunitas olahraga. Dari komunitas olahraga, masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membangun fasilitas olahraga di lingkungan perumahan.
“Aspirasi dari komunitas olahraga itu fasilitas olahraga, khususnya di lingkungan komplek-komplek atau fasum, agar dibangunkan sarana untuk kegiatan mereka berolahraga selain daripada taman,” pungkasnya.
Kegiatan reses ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan prioritas yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat provinsi. (Lid)
KALBARONLINE.com - Anggota DPRD Kalimantan Barat mulai melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat selama tujuh hari, terhitung sejak 7 hingga 14 Februari 2026.
Salah satu anggota DPRD Kalbar dari daerah pemilihan (dapil) Pontianak, Arif Joni Prasetyo, telah memulai rangkaian resesnya dengan mengunjungi sejumlah titik di Kota Pontianak.
Arif Joni mengatakan, dari tiga titik reses yang telah ia jalani dari total 10 titik yang direncanakan, aspirasi masyarakat masih didominasi persoalan infrastruktur.
“Saya sudah tiga titik reses dari 10 titik yang akan saya kunjungi. Yang utama memang masih mendominasi itu aspirasi masyarakat adalah infrastruktur, terutama jalan lingkungan dan drainase. Itu hampir di semua titik reses,” ujarnya, saat ditemui Kamis (12/2/26)
Selain infrastruktur lingkungan, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di tingkat SMA negeri.
“Ada juga peningkatan infrastruktur sekolah-sekolah negeri, khususnya SMA. Laboratorium dan gedung masih ada beberapa yang harus diperbaiki. Bahkan ada yang belum memiliki laboratorium yang memadai, sementara kualitas pendidikan tidak terlepas dari peralatan dan infrastruktur tersebut,” jelasnya.
Anggota DPRD Kalbar yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKS Kalimantan Barat itu menambahkan, isu kesehatan, bantuan sosial, serta dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi perhatian masyarakat.
“Selain itu, ada juga terkait kesehatan, bantuan sosial, dan UMKM, terutama peraturan bantuan dan modal. Ini selalu menjadi aspirasi yang disampaikan ketika saya turun kegiatan reses,” katanya.
Tiga titik reses yang telah dikunjungi Arif Joni di antaranya berada di wilayah Siantan, salah satu SMA, serta komunitas olahraga. Dari komunitas olahraga, masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membangun fasilitas olahraga di lingkungan perumahan.
“Aspirasi dari komunitas olahraga itu fasilitas olahraga, khususnya di lingkungan komplek-komplek atau fasum, agar dibangunkan sarana untuk kegiatan mereka berolahraga selain daripada taman,” pungkasnya.
Kegiatan reses ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan prioritas yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat provinsi. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini