Pontianak    

Hanya Muncul Saat Ramadan, Gerobak Sotong Pangkong Berjejer Sepanjang Jalan Merdeka Pontianak

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Jumat, 27 Februari 2026
Hanya Muncul Saat Ramadan, Gerobak Sotong Pangkong Berjejer Sepanjang Jalan Merdeka Pontianak
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Memasuki bulan Ramadan, berbagai kuliner unik dan menarik khas Pontianak mulai bermunculan. Salah satu yang paling dinantikan masyarakat adalah sotong pangkong.

Sotong pangkong adalah kuliner khas Pontianak berupa cumi dikeringkan yang diasap dengan tungku arang kemudian di “pangkong" atau dipukul dengan palu hingga tipis.

Untuk menikmatinya, dicocol atau direndam dengan dua jenis sambal cair yakni sambal kacang dan sambal ebi. Kedua jenis sambal itu dapat dicampur ataupun dipisah sesuai selera masing-masing.

Untuk mencicipi kuliner ini, ada salah satu lokasi yang setiap bulan Ramadan selalu dipenuhi dengan gerobak penjual sotong pangkong, yakni di Jalan Merdeka, Pontianak. Sepanjang jalan itu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk berburu sotong pangkong usai shalat tarawih.

Salah satu penjual sotong pangkong di jalan Merdeka, Fitriani atau yang akrab disapa Ipit mengaku sudah berjualan dari tahun 1995 saat dirinya masih kecil, saat itu ia ikut membatu orangtuanya berjualan.

Sebagai salah satu pedagang yang sudah cukup lama berjualan sotong pangkong, Ipit menyaksikan bertambahnya lapak sotong pangkong.

“Mungkin awalnya itu kan tetangga liat kita jualan, karena ramai yang beli jadi ngikut gitu, nah semakin ramai yang liat juga akhirnya banyak kan yang ikut,” ujarnya.

Ia pernah mencoba berjualan di luar bulan Ramadan, namun suasananya terasa berbeda dan pembeli tidak seramai saat puasa.

“Kalau bulan biasa pernah coba, tapi tidak ramai. Memang suasananya beda, Ramadan itu yang paling hidup,” katanya.

Selama Ramadan, lapak Kak Ipit mulai buka sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 01.00 dini hari, melayani warga yang datang silih berganti untuk menikmati salah satu cita rasa khas Pontianak yang melegenda. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Demo Tuntut Evaluasi Program MBG, DPRD Kalbar Janji Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa
Jumat, 27 Februari 2026
Artikel Sebelumnya
Momen Silaturahmi Ramadan, Wako Pontianak Harap Dukungan Pembangunan dari Pemprov Kalbar
Jumat, 27 Februari 2026

Berita terkait