Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 08 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait melaksanakan kegiatan Penanaman Benih Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada jagung nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (07/03/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris serta sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait.
Penanaman jagung ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo di seluruh Polda dan pemerintah daerah di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut secara serentak melalui Zoom Meeting.
Pelaksanaan penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk sinergi antara unsur pemerintah, kepolisian, serta instansi pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung pada tahun 2026.
“Penanaman jagung serentak kuartal pertama ini merupakan bentuk nyata dukungan berbagai pihak, termasuk Polri, terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2026,” ujarnya.
Bupati juga berharap bibit jagung yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Ketapang.
“Mudah-mudahan bibit jagung ini dapat tumbuh dengan baik dan swasembada jagung di Kabupaten Ketapang dapat tercapai,” katanya.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, terutama lahan pekarangan masyarakat, agar dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
“Melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan pertanian yang produktif, diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga,” tambahnya.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan juga sejalan dengan visi Kabupaten Ketapang yaitu “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri,” serta mendukung salah satu misi daerah yakni memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.
Program penanaman jagung pada awal tahun 2026 ini juga diproyeksikan untuk mendukung target produksi jagung nasional yang terus meningkat seiring bertambahnya potensi luas panen di berbagai daerah.
Sementara itu, Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris menyampaikan, bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Polres Ketapang berkomitmen untuk terus mendukung serta mengawal program swasembada pangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui program penanaman jagung serentak ini, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Ketapang dapat terus meningkat dan berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait melaksanakan kegiatan Penanaman Benih Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada jagung nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (07/03/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris serta sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait.
Penanaman jagung ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo di seluruh Polda dan pemerintah daerah di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut secara serentak melalui Zoom Meeting.
Pelaksanaan penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk sinergi antara unsur pemerintah, kepolisian, serta instansi pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Ketapang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung pada tahun 2026.
“Penanaman jagung serentak kuartal pertama ini merupakan bentuk nyata dukungan berbagai pihak, termasuk Polri, terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2026,” ujarnya.
Bupati juga berharap bibit jagung yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Ketapang.
“Mudah-mudahan bibit jagung ini dapat tumbuh dengan baik dan swasembada jagung di Kabupaten Ketapang dapat tercapai,” katanya.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, terutama lahan pekarangan masyarakat, agar dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
“Melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan pertanian yang produktif, diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga,” tambahnya.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan juga sejalan dengan visi Kabupaten Ketapang yaitu “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri,” serta mendukung salah satu misi daerah yakni memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.
Program penanaman jagung pada awal tahun 2026 ini juga diproyeksikan untuk mendukung target produksi jagung nasional yang terus meningkat seiring bertambahnya potensi luas panen di berbagai daerah.
Sementara itu, Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris menyampaikan, bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Polres Ketapang berkomitmen untuk terus mendukung serta mengawal program swasembada pangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui program penanaman jagung serentak ini, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Ketapang dapat terus meningkat dan berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini