Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 08 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, meninjau Pelabuhan Perikanan Sukabangun yang berada di Desa Sukabangun Dalam, Kabupaten Ketapang, Sabtu (07/03/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur sekaligus potensi pengembangan pelabuhan perikanan yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Kalbar turut didampingi Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, Wakil Ketua DPRD Ketapang, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan mengatakan, peninjauan ini bertujuan untuk memastikan potensi yang ada di pelabuhan tersebut dapat dikelola secara optimal guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para nelayan.
“Hari ini saya meninjau Pelabuhan Perikanan Sukabangun. Ini merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kita melihat sebenarnya banyak potensi yang dapat dikembangkan apabila dikelola secara maksimal,” ujarnya.
Namun demikian, Krisantus menilai masih terdapat sejumlah kekurangan dari sisi sarana dan prasarana yang perlu segera dibenahi agar pelabuhan dapat berfungsi secara optimal.
“Saya melihat masih ada kekurangan sarana dan prasarana di sini. Ke depan tentu perlu kita rencanakan pembangunan yang lebih lengkap dan lebih baik agar fasilitas yang ada dapat mendukung aktivitas di pelabuhan ini,” katanya.
Menurutnya, perbaikan fasilitas sangat penting agar para pegawai maupun pekerja di pelabuhan dapat bekerja secara maksimal serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelaku usaha perikanan.
“Kalau sarana dan prasarananya lengkap, tentu para pekerja dan pegawai kita dapat bekerja lebih maksimal serta memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku usaha, khususnya para nelayan yang menangkap dan menjual hasil tangkapannya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kondisi fasilitas yang belum memadai turut mempengaruhi minat pelaku usaha untuk memanfaatkan kawasan pelabuhan.
“Jika sarana yang ada kurang memadai, tentu minat masyarakat untuk menyewa kios atau menambah aktivitas usaha di sini akan berkurang. Begitu juga dengan aktivitas kapal yang masuk ke pelabuhan ini,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana melakukan peningkatan fasilitas pelabuhan secara bertahap agar aktivitas perikanan di kawasan tersebut dapat berkembang.
“Kita berharap ke depan pelabuhan ini bisa menjadi lebih baik. Salah satu yang diperlukan adalah pembangunan kanopi untuk menjaga mutu ikan, sehingga kualitas hasil tangkapan nelayan tetap terjaga,” tuturnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, meninjau Pelabuhan Perikanan Sukabangun yang berada di Desa Sukabangun Dalam, Kabupaten Ketapang, Sabtu (07/03/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur sekaligus potensi pengembangan pelabuhan perikanan yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Kalbar turut didampingi Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, Wakil Ketua DPRD Ketapang, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan mengatakan, peninjauan ini bertujuan untuk memastikan potensi yang ada di pelabuhan tersebut dapat dikelola secara optimal guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para nelayan.
“Hari ini saya meninjau Pelabuhan Perikanan Sukabangun. Ini merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kita melihat sebenarnya banyak potensi yang dapat dikembangkan apabila dikelola secara maksimal,” ujarnya.
Namun demikian, Krisantus menilai masih terdapat sejumlah kekurangan dari sisi sarana dan prasarana yang perlu segera dibenahi agar pelabuhan dapat berfungsi secara optimal.
“Saya melihat masih ada kekurangan sarana dan prasarana di sini. Ke depan tentu perlu kita rencanakan pembangunan yang lebih lengkap dan lebih baik agar fasilitas yang ada dapat mendukung aktivitas di pelabuhan ini,” katanya.
Menurutnya, perbaikan fasilitas sangat penting agar para pegawai maupun pekerja di pelabuhan dapat bekerja secara maksimal serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelaku usaha perikanan.
“Kalau sarana dan prasarananya lengkap, tentu para pekerja dan pegawai kita dapat bekerja lebih maksimal serta memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku usaha, khususnya para nelayan yang menangkap dan menjual hasil tangkapannya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, kondisi fasilitas yang belum memadai turut mempengaruhi minat pelaku usaha untuk memanfaatkan kawasan pelabuhan.
“Jika sarana yang ada kurang memadai, tentu minat masyarakat untuk menyewa kios atau menambah aktivitas usaha di sini akan berkurang. Begitu juga dengan aktivitas kapal yang masuk ke pelabuhan ini,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana melakukan peningkatan fasilitas pelabuhan secara bertahap agar aktivitas perikanan di kawasan tersebut dapat berkembang.
“Kita berharap ke depan pelabuhan ini bisa menjadi lebih baik. Salah satu yang diperlukan adalah pembangunan kanopi untuk menjaga mutu ikan, sehingga kualitas hasil tangkapan nelayan tetap terjaga,” tuturnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini