Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 13 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Perum Damri Cabang Pontianak menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026. Sebanyak 64 unit armada disiapkan untuk melayani sekitar 20 rute perjalanan, baik angkutan penumpang maupun logistik.
General Manager Perum Damri Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari mengatakan, dari total rute tersebut terdiri dari 17 rute angkutan penumpang dan tiga rute angkutan logistik.
“Kami menyiapkan kurang lebih 64 unit armada yang melayani sekitar 20 rute layanan, terdiri dari 17 rute angkutan orang dan tiga rute angkutan logistik,” ujarnya, Jumat (13/03/2026).
Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, seluruh armada telah melalui inspeksi teknis serta perawatan menyeluruh sebelum dioperasikan selama masa angkutan lebaran.
Selain armada, Damri juga memastikan kondisi para pengemudi dalam keadaan prima. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala agar para pengemudi yang bertugas melayani penumpang berada dalam kondisi fit.
“Kami memastikan pengemudi DAMRI dalam kondisi sehat dan siap melayani pelanggan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala agar mereka dapat bekerja secara optimal,” jelasnya.
Bukhari juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung operasional, termasuk workshop dan pool kendaraan di Terminal Landak Bina Utama (LBN) Ambawang.
Untuk rute jarak jauh yang menempuh perjalanan di atas 400 kilometer, DAMRI menyiapkan dua pengemudi dalam satu perjalanan sesuai dengan ketentuan keselamatan yang berlaku.
“Untuk rute di atas 400 kilometer kami menyiapkan dua pengemudi dalam satu armada sesuai dengan aturan, demi menjaga keselamatan perjalanan,” katanya.
Sementara itu, permintaan tiket Damri mulai mengalami peningkatan menjelang Lebaran. Pembelian tiket dilakukan baik secara langsung di loket maupun secara daring melalui aplikasi DAMRI Apps serta platform perjalanan lainnya.
“Pembelian tiket saat ini sudah meningkat signifikan, baik untuk keberangkatan dalam waktu dekat maupun 4 hingga 7 hari ke depan menjelang Lebaran,” ungkapnya.
Menurutnya, lonjakan penumpang antar kota paling tinggi terjadi pada rute Pontianak–Sintang, Pontianak–Nanga Pinoh, dan Pontianak–Putussibau. Sedangkan untuk rute antarprovinsi, tujuan Pangkalan Bun dan Palangkaraya juga menunjukkan peningkatan permintaan.
Damri memperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Selain melayani angkutan reguler, Damri Pontianak juga dipercaya menjadi operator dalam program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama sejumlah instansi terkait.
Pada program tersebut disiapkan 33 unit armada dengan kuota sekitar 1.200 pemudik yang akan melayani 12 rute perjalanan di Kalimantan Barat.
“Pendaftaran mudik gratis dibuka pada 11 Maret 2026 dan dalam waktu kurang dari dua hari hampir 95 persen kuota sudah terpenuhi. Antusiasme masyarakat sangat tinggi,” katanya.
Terkait isu ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Bukhari memastikan operasional armada Damri sejauh ini masih berjalan normal.
Menurutnya, Damri telah bekerja sama dengan pihak Pertamina dan sejumlah SPBU untuk memastikan pasokan BBM bagi armada tetap terpenuhi.
“Sejauh ini operasional masih berjalan lancar. Walaupun sempat ada keterlambatan pasokan, namun tidak terlalu lama dan tidak berdampak signifikan terhadap operasional,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Perum Damri Cabang Pontianak menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026. Sebanyak 64 unit armada disiapkan untuk melayani sekitar 20 rute perjalanan, baik angkutan penumpang maupun logistik.
General Manager Perum Damri Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari mengatakan, dari total rute tersebut terdiri dari 17 rute angkutan penumpang dan tiga rute angkutan logistik.
“Kami menyiapkan kurang lebih 64 unit armada yang melayani sekitar 20 rute layanan, terdiri dari 17 rute angkutan orang dan tiga rute angkutan logistik,” ujarnya, Jumat (13/03/2026).
Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, seluruh armada telah melalui inspeksi teknis serta perawatan menyeluruh sebelum dioperasikan selama masa angkutan lebaran.
Selain armada, Damri juga memastikan kondisi para pengemudi dalam keadaan prima. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala agar para pengemudi yang bertugas melayani penumpang berada dalam kondisi fit.
“Kami memastikan pengemudi DAMRI dalam kondisi sehat dan siap melayani pelanggan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala agar mereka dapat bekerja secara optimal,” jelasnya.
Bukhari juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung operasional, termasuk workshop dan pool kendaraan di Terminal Landak Bina Utama (LBN) Ambawang.
Untuk rute jarak jauh yang menempuh perjalanan di atas 400 kilometer, DAMRI menyiapkan dua pengemudi dalam satu perjalanan sesuai dengan ketentuan keselamatan yang berlaku.
“Untuk rute di atas 400 kilometer kami menyiapkan dua pengemudi dalam satu armada sesuai dengan aturan, demi menjaga keselamatan perjalanan,” katanya.
Sementara itu, permintaan tiket Damri mulai mengalami peningkatan menjelang Lebaran. Pembelian tiket dilakukan baik secara langsung di loket maupun secara daring melalui aplikasi DAMRI Apps serta platform perjalanan lainnya.
“Pembelian tiket saat ini sudah meningkat signifikan, baik untuk keberangkatan dalam waktu dekat maupun 4 hingga 7 hari ke depan menjelang Lebaran,” ungkapnya.
Menurutnya, lonjakan penumpang antar kota paling tinggi terjadi pada rute Pontianak–Sintang, Pontianak–Nanga Pinoh, dan Pontianak–Putussibau. Sedangkan untuk rute antarprovinsi, tujuan Pangkalan Bun dan Palangkaraya juga menunjukkan peningkatan permintaan.
Damri memperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Selain melayani angkutan reguler, Damri Pontianak juga dipercaya menjadi operator dalam program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama sejumlah instansi terkait.
Pada program tersebut disiapkan 33 unit armada dengan kuota sekitar 1.200 pemudik yang akan melayani 12 rute perjalanan di Kalimantan Barat.
“Pendaftaran mudik gratis dibuka pada 11 Maret 2026 dan dalam waktu kurang dari dua hari hampir 95 persen kuota sudah terpenuhi. Antusiasme masyarakat sangat tinggi,” katanya.
Terkait isu ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Bukhari memastikan operasional armada Damri sejauh ini masih berjalan normal.
Menurutnya, Damri telah bekerja sama dengan pihak Pertamina dan sejumlah SPBU untuk memastikan pasokan BBM bagi armada tetap terpenuhi.
“Sejauh ini operasional masih berjalan lancar. Walaupun sempat ada keterlambatan pasokan, namun tidak terlalu lama dan tidak berdampak signifikan terhadap operasional,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini