Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 16 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan bahan kebutuhan pokok dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Bahkan, untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat, sejumlah SPBU di Ketapang akan memperpanjang jam operasional hingga malam hari sampai masa Lebaran.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun bahan pokok karena stok yang ada saat ini mencukupi.
“Ketersediaan BBM dan bahan makanan pokok kita menjelang Lebaran dalam kondisi aman,” kata Alexander Wilyo saat jumpa pers bersama pihak Pertamina, Hiswana Migas, Bulog, serta Ketua DPRD di Kantor DPRD Ketapang, Senin (16/3/2026) pagi.
Ia kembali menegaskan, bahwa stok BBM maupun LPG di wilayah Ketapang masih terkendali sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Sekali lagi saya sampaikan kalau stok BBM dan LPG di Ketapang dalam kondisi aman. Karena itu masyarakat kami harap tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan laporan dari pihak Pertamina dan Hiswana Migas, SPBU di Ketapang akan mulai memperpanjang jam operasional guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Tadi juga sudah disampaikan oleh pihak Pertamina dan Hiswana Migas kalau SPBU di Ketapang mulai hari ini (16 Maret 2026) akan buka sampai malam hingga Lebaran nanti,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, Alexander menilai masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di Ketapang. Ia juga menegaskan bahwa situasi di daerah tersebut masih aman dan terkendali.
“Jadi tidak perlu ada panic buying karena stok BBM kita aman di Ketapang. Kita bisa lihat sendiri kondisinya tidak seperti di beberapa daerah lain,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Selain itu, Bupati Ketapang juga mengimbau kepada pengelola SPBU, agen, serta pangkalan LPG agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan dalam proses distribusi.
“Saya mengimbau kepada pihak SPBU, agen, dan pangkalan LPG untuk memberikan pelayanan yang prima dalam menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat umum,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat penegak hukum bersama Pertamina Patra Niaga untuk melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi BBM dan LPG di lapangan.
“Kepada rekan-rekan aparat penegak hukum serta Pertamina Patra Niaga agar mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran dalam proses penyaluran BBM dan LPG,” katanya.
Selain BBM dan LPG, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran masih dalam kondisi aman.
“Sekali lagi kondisi kita sampai hari ini masih aman, termasuk sembako,” ujar Alexander.
Bupati juga meminta seluruh pihak terkait, termasuk camat dan kepala desa, agar aktif melakukan pemantauan terhadap perkembangan stok barang kebutuhan pokok di wilayah masing-masing.
Ia menekankan, agar langkah antisipatif segera diambil apabila terjadi potensi gangguan distribusi maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
“Kepada pihak terkait termasuk jajaran camat dan kepala desa agar selalu melakukan pemantauan terhadap perkembangan stok dan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta segera melaporkan kepada instansi terkait apabila ada potensi gangguan distribusi atau kenaikan harga yang tidak wajar,” ungkapnya.
Tak hanya itu, jajaran pemerintah daerah di tingkat kecamatan hingga desa juga diminta turut menjaga kondusivitas masyarakat serta memberikan informasi yang benar terkait kondisi stok BBM, LPG, dan sembako di Ketapang.
“Saya juga minta kepada jajaran pemerintah daerah, para camat, kades, dan lurah agar ikut menjaga kondusivitas masyarakat di wilayah masing-masing serta memberikan informasi bahwa ketersediaan BBM, LPG, dan kebutuhan pokok di Ketapang dalam kondisi aman,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan bahan kebutuhan pokok dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Bahkan, untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat, sejumlah SPBU di Ketapang akan memperpanjang jam operasional hingga malam hari sampai masa Lebaran.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun bahan pokok karena stok yang ada saat ini mencukupi.
“Ketersediaan BBM dan bahan makanan pokok kita menjelang Lebaran dalam kondisi aman,” kata Alexander Wilyo saat jumpa pers bersama pihak Pertamina, Hiswana Migas, Bulog, serta Ketua DPRD di Kantor DPRD Ketapang, Senin (16/3/2026) pagi.
Ia kembali menegaskan, bahwa stok BBM maupun LPG di wilayah Ketapang masih terkendali sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Sekali lagi saya sampaikan kalau stok BBM dan LPG di Ketapang dalam kondisi aman. Karena itu masyarakat kami harap tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan laporan dari pihak Pertamina dan Hiswana Migas, SPBU di Ketapang akan mulai memperpanjang jam operasional guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Tadi juga sudah disampaikan oleh pihak Pertamina dan Hiswana Migas kalau SPBU di Ketapang mulai hari ini (16 Maret 2026) akan buka sampai malam hingga Lebaran nanti,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, Alexander menilai masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di Ketapang. Ia juga menegaskan bahwa situasi di daerah tersebut masih aman dan terkendali.
“Jadi tidak perlu ada panic buying karena stok BBM kita aman di Ketapang. Kita bisa lihat sendiri kondisinya tidak seperti di beberapa daerah lain,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Selain itu, Bupati Ketapang juga mengimbau kepada pengelola SPBU, agen, serta pangkalan LPG agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan dalam proses distribusi.
“Saya mengimbau kepada pihak SPBU, agen, dan pangkalan LPG untuk memberikan pelayanan yang prima dalam menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat umum,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat penegak hukum bersama Pertamina Patra Niaga untuk melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi BBM dan LPG di lapangan.
“Kepada rekan-rekan aparat penegak hukum serta Pertamina Patra Niaga agar mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran dalam proses penyaluran BBM dan LPG,” katanya.
Selain BBM dan LPG, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran masih dalam kondisi aman.
“Sekali lagi kondisi kita sampai hari ini masih aman, termasuk sembako,” ujar Alexander.
Bupati juga meminta seluruh pihak terkait, termasuk camat dan kepala desa, agar aktif melakukan pemantauan terhadap perkembangan stok barang kebutuhan pokok di wilayah masing-masing.
Ia menekankan, agar langkah antisipatif segera diambil apabila terjadi potensi gangguan distribusi maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
“Kepada pihak terkait termasuk jajaran camat dan kepala desa agar selalu melakukan pemantauan terhadap perkembangan stok dan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta segera melaporkan kepada instansi terkait apabila ada potensi gangguan distribusi atau kenaikan harga yang tidak wajar,” ungkapnya.
Tak hanya itu, jajaran pemerintah daerah di tingkat kecamatan hingga desa juga diminta turut menjaga kondusivitas masyarakat serta memberikan informasi yang benar terkait kondisi stok BBM, LPG, dan sembako di Ketapang.
“Saya juga minta kepada jajaran pemerintah daerah, para camat, kades, dan lurah agar ikut menjaga kondusivitas masyarakat di wilayah masing-masing serta memberikan informasi bahwa ketersediaan BBM, LPG, dan kebutuhan pokok di Ketapang dalam kondisi aman,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini