Pontianak    

Konsumsi BBM Naik 42 Persen di Pontianak Jelang Lebaran, Pertamina Tegaskan Stok Tetap Aman

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Jumat, 20 Maret 2026
Konsumsi BBM Naik 42 Persen di Pontianak Jelang Lebaran, Pertamina Tegaskan Stok Tetap Aman
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir menjadi sorotan. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), terutama menjelang arus mudik lebaran.

Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Pontianak dan wilayah Kalbar lainnya dalam kondisi aman. Antrean panjang disebut bukan disebabkan kelangkaan, melainkan lonjakan konsumsi yang signifikan.

Executive General Manager Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Isf Ahani, mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan BBM terjadi sejak dimulainya masa Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2026.

“Kami telah memantau saat ini terjadi kenaikan rata-rataan 16 persen seluruh wilayah Kalimantan Barat. Dan tertinggi memang di Pontianak itu mencapai 42 persen. Dan ini jauh di atas prediksi dan perkiraan secara nasional,” ujarnya, Jumat (20/3/26)

Mengatasi lonjakan tersebut, Isfahani mengatakan pihaknha telah menyiapkan persediaan di terminal Pertamina Pontianak.

“Terminal BBM Pontianak beroperasi 24 jam dan distribusi ke seluruh SPBU terus dimaksimalkan. Kami juga menambah frekuensi pengiriman ke SPBU menyesuaikan dengan peningkatan kebutuhan,” jelasnya.

Pertamina juga mendorong SPBU untuk memperpanjang jam operasional, bahkan hingga 24 jam, guna mengurai antrean yang terjadi di sejumlah titik.

“SPBU kita dorong untuk mempertanjang pelayanannya. Beberapa SPBU yang sudah 24 jam kita pertahankan, dan kita nanti coba dorong lagi beberapa SPBU yang bisa melayani lebih lama. Dan juga tentu menyiapkan pelayanan seperti operator, pengawas-pengawas di SPBU untuk bisa melayani masyarakat di masa jam pelayanan yang dijanjikan,” sebutnya.

Isf Ahani mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

“Masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan. Belilah pada saat membutuhkan dan di semua SPBU kita akan masuk semaksimal mungkin,” pungkasnya. (Lid)

Artikel Selanjutnya
Antrean Panjang Sejumlah SPBU di Kalbar, Norsan Minta Distribusi BBM Dipercepat
Jumat, 20 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Personel Polres Kapuas Hulu Laksanakan Pengamanan Sholat Idulfitri di SMA Muhammadiyah Putussibau
Jumat, 20 Maret 2026

Berita terkait