Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 20 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kalbar dalam kondisi cukup. Ia mengimbau masyarakat tidak panik menyusul antrean panjang di sejumlah SPBU.
Ria Norsan mengatakan, berdasarkan penjelasan dari Pertamina, ketersediaan BBM di Kalimantan Barat masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, antrean panjang yang terjadi di sejumlah daerah seperti Pontianak, Sambas, Mempawah, Bengkayang hingga Kubu Raya lebih disebabkan oleh meningkatnya pembelian secara bersamaan oleh masyarakat.
“Insyaallah stok BBM kita cukup. Antrean ini terjadi karena panic buying, jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah percepatan distribusi BBM ke seluruh SPBU, khususnya di wilayah yang mengalami antrean panjang.
“Hari ini kita mulai supaya seluruh SPBU yang ada di Kalimantan Barat ini disuplai oleh Pertamina. Terutama di daerah yang ada antrian panjang, Kota Pondianak, Sambas, kemudian Mempawah dan Bengkayang. Supaya tidak terjadi antrian satu tempat. Sehingga mau beli minyak ke A ada, ke B ada, ke C ada,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, seluruh SPBU yang sebelumnya tidak beroperasi diminta segera kembali beroperasi agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.
“Kita minta kepada Pertamina untuk segera operasikan SPBU-SPBU yang tadi masih belum operasi,” katanya.
Selain itu, Norsan juga mengatakan, pengisian stok di SPBU juga diminta dilakukan sebelum benar-benar habis guna mencegah kekosongan yang memicu keresahan.
“Jangan sampai habis dulu baru diisi. Itu yang membuat masyarakat khawatir seolah-olah BBM habis, padahal stok masih ada, hanya terlambat pengisian,” jelasnya.
Ria Norsan optimistis dalam satu hingga dua hari ke depan antrean panjang di SPBU dapat terurai, seiring dengan pemerataan distribusi BBM ke berbagai titik.
Ia kembali mengimbau masyarakat, khususnya di Pontianak, Sambas, Mempawah, Bengkayang, dan Kubu Raya, untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kalau Pertamina sudah menyampaikan stok cukup, maka itu cukup. Tinggal kita tingkatkan pelayanan agar distribusi merata,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kalbar dalam kondisi cukup. Ia mengimbau masyarakat tidak panik menyusul antrean panjang di sejumlah SPBU.
Ria Norsan mengatakan, berdasarkan penjelasan dari Pertamina, ketersediaan BBM di Kalimantan Barat masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, antrean panjang yang terjadi di sejumlah daerah seperti Pontianak, Sambas, Mempawah, Bengkayang hingga Kubu Raya lebih disebabkan oleh meningkatnya pembelian secara bersamaan oleh masyarakat.
“Insyaallah stok BBM kita cukup. Antrean ini terjadi karena panic buying, jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah percepatan distribusi BBM ke seluruh SPBU, khususnya di wilayah yang mengalami antrean panjang.
“Hari ini kita mulai supaya seluruh SPBU yang ada di Kalimantan Barat ini disuplai oleh Pertamina. Terutama di daerah yang ada antrian panjang, Kota Pondianak, Sambas, kemudian Mempawah dan Bengkayang. Supaya tidak terjadi antrian satu tempat. Sehingga mau beli minyak ke A ada, ke B ada, ke C ada,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, seluruh SPBU yang sebelumnya tidak beroperasi diminta segera kembali beroperasi agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.
“Kita minta kepada Pertamina untuk segera operasikan SPBU-SPBU yang tadi masih belum operasi,” katanya.
Selain itu, Norsan juga mengatakan, pengisian stok di SPBU juga diminta dilakukan sebelum benar-benar habis guna mencegah kekosongan yang memicu keresahan.
“Jangan sampai habis dulu baru diisi. Itu yang membuat masyarakat khawatir seolah-olah BBM habis, padahal stok masih ada, hanya terlambat pengisian,” jelasnya.
Ria Norsan optimistis dalam satu hingga dua hari ke depan antrean panjang di SPBU dapat terurai, seiring dengan pemerataan distribusi BBM ke berbagai titik.
Ia kembali mengimbau masyarakat, khususnya di Pontianak, Sambas, Mempawah, Bengkayang, dan Kubu Raya, untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kalau Pertamina sudah menyampaikan stok cukup, maka itu cukup. Tinggal kita tingkatkan pelayanan agar distribusi merata,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini