Pontianak    

Bahasan Ajak YAKORMA Ambil Peran, Dukung Pengelolaan Sampah dan Pembangunan Kota Pontianak

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 06 June 2026
Bahasan Ajak YAKORMA Ambil Peran, Dukung Pengelolaan Sampah dan Pembangunan Kota Pontianak
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat menghadiri Muswil III YAKORMA Provinsi Kalbar (Foto: Prokopim For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) III Yayasan Kerukunan Orang Madura (YAKORMA) Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Garuda, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Bahasan, organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat perlu terus diperkuat.

Salah satu sektor yang membutuhkan dukungan bersama, kata dia, adalah pengelolaan sampah. Bahasan menyambut positif komitmen YAKORMA yang siap terlibat dalam upaya membenahi sistem pengelolaan sampah di Kota Pontianak.

“Kami sangat mengapresiasi keinginan YAKORMA untuk turut membenahi pengelolaan sampah. Semoga seluruh pengurus dan anggota dapat berkolaborasi bersama pemerintah dalam menjadikan Kota Pontianak lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Bahasan menilai YAKORMA dapat menjadi organisasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun kelompok tertentu. Sejalan dengan slogan ‘YAKORMA untuk Semua’, organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah pengayoman sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Pontianak.

Selain mendukung program pembangunan, organisasi kemasyarakatan juga memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat terkait kebersihan lingkungan, menjaga kerukunan, serta mempererat persaudaraan antarsuku dan antarkelompok masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bahasan juga memaparkan langkah Pemerintah Kota Pontianak yang saat ini tengah melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah dari metode open dumping menuju sanitary landfill sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Proses peralihan tersebut sudah mulai kami laksanakan. Ke depan, target kami adalah pengelolaan sampah dapat mencapai 100 persen,” ungkapnya.

Untuk mendukung target tersebut, Pemkot Pontianak juga berencana mengembangkan fasilitas pengelolaan sampah berbasis industri melalui program hibah dari Bank Dunia. Sistem ini nantinya memungkinkan sampah organik maupun nonorganik diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Bahasan menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat dan organisasi kemasyarakatan menjadi faktor penting untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Karena itu, edukasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga harus terus diperkuat agar proses pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama mengedukasi masyarakat agar dapat memilah sampah sejak dari rumah, antara sampah organik dan nonorganik. Dengan demikian, pengelolaan sampah akan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat,” tutupnya. (*)

Artikel Selanjutnya
Bahasan Ajak Warga Pontianak Tanam Satu Pohon di Setiap Rumah, Jadi Solusi Hadapi Perubahan Iklim
Saturday, 06 June 2026
Artikel Sebelumnya
Patroli Gabungan Polres Kapuas Hulu Sisir Kota Putussibau, Antisipasi Balap Liar hingga Tawuran
Saturday, 06 June 2026

Berita terkait