Pontianak    

Jahit 1.000 Bendera untuk Perbatasan, Sarah Bangga Jadi Bagian Ekspedisi Merah Putih Rumah Jurnalis

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Saturday, 11 July 2026
Jahit 1.000 Bendera untuk Perbatasan, Sarah Bangga Jadi Bagian Ekspedisi Merah Putih Rumah Jurnalis
Penjahit Pontianak mengerjakan 1.000 bendera Merah Putih untuk Ekspedisi Merah Putih di perbatasan Temajuk, Sambas (Foto: Rumah Jurnalis)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, semangat nasionalisme tidak hanya dirasakan para peserta Ekspedisi Merah Putih, tetapi juga para penjahit yang dipercaya mengerjakan 1.000 bendera Merah Putih yang akan dikibarkan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Salah seorang penjahit dari Ilham Collection, Sarah, mengaku bangga sekaligus bersyukur karena untuk pertama kalinya menerima pesanan menjahit bendera Merah Putih dalam jumlah besar.

Sebanyak 1.000 bendera tersebut akan dikibarkan dalam rangka Ekspedisi Merah Putih yang diinisiasi Rumah Jurnalis bersama salah satu BUMN. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 itu akan melibatkan 10 jurnalis dari media nasional maupun lokal Kalimantan Barat untuk mengibarkan ribuan bendera di kawasan perbatasan sebagai simbol semangat nasionalisme.

Sarah mengatakan, pesanan tersebut menjadi satu-satunya order jahitan bendera yang diterimanya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini.

“Kalau untuk bendera hanya ini, yang seribu bendera ini. Kalau yang lain belum ada,” ujarnya.

Menurutnya, pesanan tersebut memberikan tambahan pekerjaan bagi para penjahit di tengah aktivitas menjahit pakaian sehari-hari.

“Ini sangat membantu untuk kami penjahit di sini. Jahitnya juga lumayan nyaman karena hanya jahitan lurus. Biasanya kami lebih sering mengerjakan permak atau jahitan baju umum,” katanya.

Meski harus menyelesaikan hingga 1.000 bendera, Sarah mengaku tidak mengalami kendala berarti. Dibandingkan menjahit pakaian yang membutuhkan pola dan detail lebih rumit, proses menjahit bendera dinilai jauh lebih sederhana.

“Kalau jahitan bendera ini lebih mudah bagi kami walaupun jumlahnya seribu. Tidak ada kesulitan berarti karena jahitannya lurus,” ungkapnya.

Pengerjaan ribuan bendera tersebut dilakukan oleh empat orang penjahit secara bersama-sama sehingga pekerjaan dapat diselesaikan lebih ringan.

“Enggak memberatkan karena kami berempat yang mengerjakannya,” jelas Sarah.

Lebih dari sekadar pekerjaan, Sarah mengaku memiliki kebanggaan tersendiri karena turut membuat simbol negara yang nantinya akan berkibar di wilayah perbatasan Indonesia.

“Bangga lah bagi kami. Sebelumnya belum pernah menjahit bendera seperti ini. Kalau untuk acara lomba biasanya hanya membuat baju warna merah putih, tapi kalau bendera baru pertama kali. Alhamdulillah kami sangat bangga,” tuturnya.

Hingga proses wawancara dilakukan, sekitar 400 bendera telah selesai dijahit. Sarah memperkirakan seluruh pesanan dapat dirampungkan dalam waktu sekitar tiga pekan karena para penjahit juga tetap menyelesaikan pesanan lainnya.

“Sekarang sudah jadi kurang lebih 400 bendera. Kami tetap mengerjakan pesanan lain juga, jadi setelah selesai bendera baru lanjut pekerjaan yang lain. Mudah-mudahan sekitar tiga minggu sudah selesai,” pungkasnya.

Ekspedisi Merah Putih menjadi salah satu gerakan kolaboratif untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan RI dengan menghadirkan ribuan bendera Merah Putih di kawasan perbatasan Desa Temajuk. Selain menjadi simbol cinta Tanah Air, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat sekaligus melibatkan pelaku usaha lokal, termasuk para penjahit yang ikut berkontribusi dalam mewujudkan pengibaran 1.000 bendera di batas negeri. (*)

Artikel Selanjutnya
Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Polri Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU
Saturday, 11 July 2026
Artikel Sebelumnya
Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Polri Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU
Saturday, 11 July 2026

Berita terkait