Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 09 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Klub taekwondo Ultra Gewinner Pontianak menorehkan prestasi membanggakan di ajang MBW International Taekwondo Championship yang digelar di Kota Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Bersaing dengan atlet dari sembilan negara peserta, enam atlet binaan Ultra Gewinner yang dikirim berhasil membawa pulang enam medali, terdiri dari lima emas dan satu perunggu.
Lima medali emas diraih M. Raihan Ananda Wijayanto, Ruby Annisa Ramadhani pada nomor poomsae, Erlangga, M. Faridza, dan Dirga Putra Driska Yudha. Sementara Nizam menyumbangkan medali perunggu dari nomor kyorugi.
Pelatih Ultra Gewinner Club Taekwondo Pontianak, Sabeum Nim Fajar, mengatakan pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Para atlet binaannya telah menjalani persiapan selama empat hingga lima bulan menjelang kejuaraan, di luar latihan rutin yang sebelumnya sudah berlangsung.
"Untuk event ini kami fokus latihan sekitar empat sampai lima bulan. Sebelumnya anak-anak juga memang sudah rutin berlatih," ujarnya.
Meski berhasil membawa pulang lima medali emas, Fajar menegaskan timnya tidak ingin cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dievaluasi, terutama dari sisi fokus bertanding dan kondisi fisik atlet.
"Walaupun sudah dapat emas, kami tidak boleh sombong. Atlet harus tetap disiplin latihan, menjaga stamina dan meningkatkan fokus karena setelah ini masih ada kejuaraan berikutnya," ucapnya.
Fajar mengungkapkan, keberangkatan tim ke Malaysia sepenuhnya dibiayai secara mandiri oleh orang tua para atlet.
"Untuk keberangkatan kemarin full mandiri dibiayai dari orang tua atlet," katanya.
Usai kejuaraan tersebut, Fajar mengatakan target terdekat Ultra Gewinner adalah mengikuti Piala Gubernur Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 4-6 September 2026.
Saat ini Ultra Gewinner memiliki sekitar 70 hingga 80 atlet binaan, mulai dari usia empat tahun hingga atlet senior. Latihan rutin digelar setiap Senin, Rabu, dan Jumat malam, Minggu sore, serta ditambah latihan fisik pada Jumat dan Sabtu sore di GOR Link Tanjung Hulu dan area Masjid Al Amin.
Fajar mengungkapkan, klub yang berdiri pada 8 Agustus 2020 tersebut awalnya dibentuk untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai saat pandemi COVID-19.
"Awalnya dari anak-anak di komplek. Orang tua ingin ada kegiatan positif supaya anak-anak tidak hanya bermain gadget. Lama-kelamaan berkembang menjadi pembinaan prestasi," katanya.
Ia menyebut kejuaraan di Malaysia menjadi pengalaman internasional pertama bagi klub tersebut. Selama ini, Ultra Gewinner lebih banyak mengikuti kompetisi di Kalimantan Barat.
"Persaingan sekarang semakin tinggi. Karena itu kami ingin anak-anak punya pengalaman bertanding di luar daerah, bahkan luar negeri. Alhamdulillah, pengalaman pertama di Malaysia langsung menghasilkan prestasi yang membanggakan," tuturnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Klub taekwondo Ultra Gewinner Pontianak menorehkan prestasi membanggakan di ajang MBW International Taekwondo Championship yang digelar di Kota Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Bersaing dengan atlet dari sembilan negara peserta, enam atlet binaan Ultra Gewinner yang dikirim berhasil membawa pulang enam medali, terdiri dari lima emas dan satu perunggu.
Lima medali emas diraih M. Raihan Ananda Wijayanto, Ruby Annisa Ramadhani pada nomor poomsae, Erlangga, M. Faridza, dan Dirga Putra Driska Yudha. Sementara Nizam menyumbangkan medali perunggu dari nomor kyorugi.
Pelatih Ultra Gewinner Club Taekwondo Pontianak, Sabeum Nim Fajar, mengatakan pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Para atlet binaannya telah menjalani persiapan selama empat hingga lima bulan menjelang kejuaraan, di luar latihan rutin yang sebelumnya sudah berlangsung.
"Untuk event ini kami fokus latihan sekitar empat sampai lima bulan. Sebelumnya anak-anak juga memang sudah rutin berlatih," ujarnya.
Meski berhasil membawa pulang lima medali emas, Fajar menegaskan timnya tidak ingin cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dievaluasi, terutama dari sisi fokus bertanding dan kondisi fisik atlet.
"Walaupun sudah dapat emas, kami tidak boleh sombong. Atlet harus tetap disiplin latihan, menjaga stamina dan meningkatkan fokus karena setelah ini masih ada kejuaraan berikutnya," ucapnya.
Fajar mengungkapkan, keberangkatan tim ke Malaysia sepenuhnya dibiayai secara mandiri oleh orang tua para atlet.
"Untuk keberangkatan kemarin full mandiri dibiayai dari orang tua atlet," katanya.
Usai kejuaraan tersebut, Fajar mengatakan target terdekat Ultra Gewinner adalah mengikuti Piala Gubernur Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 4-6 September 2026.
Saat ini Ultra Gewinner memiliki sekitar 70 hingga 80 atlet binaan, mulai dari usia empat tahun hingga atlet senior. Latihan rutin digelar setiap Senin, Rabu, dan Jumat malam, Minggu sore, serta ditambah latihan fisik pada Jumat dan Sabtu sore di GOR Link Tanjung Hulu dan area Masjid Al Amin.
Fajar mengungkapkan, klub yang berdiri pada 8 Agustus 2020 tersebut awalnya dibentuk untuk mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap gawai saat pandemi COVID-19.
"Awalnya dari anak-anak di komplek. Orang tua ingin ada kegiatan positif supaya anak-anak tidak hanya bermain gadget. Lama-kelamaan berkembang menjadi pembinaan prestasi," katanya.
Ia menyebut kejuaraan di Malaysia menjadi pengalaman internasional pertama bagi klub tersebut. Selama ini, Ultra Gewinner lebih banyak mengikuti kompetisi di Kalimantan Barat.
"Persaingan sekarang semakin tinggi. Karena itu kami ingin anak-anak punya pengalaman bertanding di luar daerah, bahkan luar negeri. Alhamdulillah, pengalaman pertama di Malaysia langsung menghasilkan prestasi yang membanggakan," tuturnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini