Ketapang    

Bupati Ketapang Tinjau Karhutla Kendawangan, Salurkan Bantuan untuk Petugas Gabungan

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 31 August 2026
Bupati Ketapang Tinjau Karhutla Kendawangan, Salurkan Bantuan untuk Petugas Gabungan
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Bupati Ketapang Alexander Wilyo meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Natai Belian, Desa Kendawangan Kiri, Kecamatan Kendawangan, Minggu (30/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan kepada para petugas yang berjibaku memadamkan api di tengah kondisi cuaca panas dan medan yang cukup sulit.

Dalam kunjungan itu, Alexander Wilyo didampingi unsur Forkopimcam Kendawangan, Camat Kendawangan, Kapolsek Kendawangan, Danramil Kendawangan, unsur Lanal Kendawangan, Tim Supervisi Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Inf. Edwart Tampubolon dan Kolonel Inf. Vinsen, Satgas Karhutla PT BGA Region Kendawangan, BPBD, relawan serta tim gabungan lainnya.

Sebelum menuju lokasi kebakaran, Alexander menyerahkan bantuan berupa suplemen, minuman dan sejumlah kebutuhan pendukung kepada Tim Satgas Karhutla Gabungan di Posko Karhutla Kecamatan Kendawangan.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para personel yang terus menjalankan tugas penanganan karhutla di lapangan.

Alexander menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan, relawan dan pihak lainnya yang terlibat dalam upaya pemadaman.

“Terima kasih kepada seluruh petugas gabungan, relawan, dan semua pihak yang terus bekerja tanpa kenal lelah. Apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk pengabdian yang sangat berarti bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Di lokasi, Bupati juga berdialog langsung dengan petugas untuk mengetahui perkembangan penanganan kebakaran sekaligus memastikan berbagai kebutuhan yang diperlukan di lapangan dapat terpenuhi.

Ia turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Menurutnya, kondisi musim kemarau dengan lahan yang relatif kering membuat api lebih mudah menyebar dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas.

“Masyarakat jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kalau menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat atau petugas agar bisa cepat ditangani,” pesannya.

Alexander juga meminta seluruh personel yang bertugas mengutamakan keselamatan dan kesehatan serta memperkuat koordinasi selama menjalankan tugas.

Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Semangat gotong royong antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, relawan dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana karhutla.

“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, ketika ada persoalan yang mengancam lingkungan dan masyarakat, seluruh elemen harus bergerak bersama untuk menjaga dan melindungi rumah besar ini,” tegasnya.

Ia berharap kondisi karhutla di sejumlah wilayah Ketapang dapat segera terkendali sehingga masyarakat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Mari kita terus menjaga alam, merapatkan barisan dalam semangat gotong royong, serta saling melindungi. Bersama kita jaga Kabupaten Ketapang agar tetap menjadi rumah yang aman, nyaman, sehat dan damai bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” pungkasnya. (Adi LC)

Artikel Selanjutnya
Puluhan Tahun Mengabdi, Bupati Ketapang Apresiasi Dedikasi Suster OSA
Monday, 31 August 2026
Artikel Sebelumnya
Polres Ketapang Perkuat Kesiapan Karhutla, Sarpras Pemadaman Langsung Disebar ke Jajaran
Monday, 31 August 2026

Berita terkait