Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 31 August 2026 |
KALBARONLINE.com - Pengabdian para Suster Ordo Santo Agustinus (OSA) selama puluhan tahun di Kabupaten Ketapang mendapat apresiasi dari Bupati Ketapang Alexander Wilyo.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Syukur Kesetiaan Hidup Membiara sembilan Suster OSA di ASC Kompleks Biara OSA Ketapang, Jumat (28/8/2026).
Perayaan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas perjalanan panjang para suster dalam mengabdikan diri bagi masyarakat, khususnya melalui pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Alexander Wilyo menyampaikan penghormatan kepada para suster yang memperingati jubileum hidup membiara selama 60 tahun, 40 tahun, 25 tahun, dan 12,5 tahun.
Menurutnya, kesetiaan dalam menjalankan panggilan dan pelayanan selama puluhan tahun merupakan bentuk pengabdian yang patut dihargai sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat.
Ia menilai keberadaan dan karya pelayanan OSA telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Ketapang, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, pemerintah daerah selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan semua elemen, termasuk lembaga keagamaan, dalam menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Alexander.
Perayaan syukur yang dipimpin Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan hidup membiara para suster OSA.
Kegiatan itu juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, serta masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Pengabdian para Suster Ordo Santo Agustinus (OSA) selama puluhan tahun di Kabupaten Ketapang mendapat apresiasi dari Bupati Ketapang Alexander Wilyo.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Syukur Kesetiaan Hidup Membiara sembilan Suster OSA di ASC Kompleks Biara OSA Ketapang, Jumat (28/8/2026).
Perayaan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas perjalanan panjang para suster dalam mengabdikan diri bagi masyarakat, khususnya melalui pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Alexander Wilyo menyampaikan penghormatan kepada para suster yang memperingati jubileum hidup membiara selama 60 tahun, 40 tahun, 25 tahun, dan 12,5 tahun.
Menurutnya, kesetiaan dalam menjalankan panggilan dan pelayanan selama puluhan tahun merupakan bentuk pengabdian yang patut dihargai sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat.
Ia menilai keberadaan dan karya pelayanan OSA telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Ketapang, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, pemerintah daerah selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan semua elemen, termasuk lembaga keagamaan, dalam menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Alexander.
Perayaan syukur yang dipimpin Uskup Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi, tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan hidup membiara para suster OSA.
Kegiatan itu juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, serta masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini