Kapuas Hulu    

Monitoring Karhutla di Mentebah, Petugas Gabungan Terkendala Akses Jalan ke Lokasi

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 16 August 2026
Monitoring Karhutla di Mentebah, Petugas Gabungan Terkendala Akses Jalan ke Lokasi
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Personel Polsek Mentebah bersama TNI, BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, KPH Kapuas Hulu Selatan serta masyarakat melaksanakan monitoring kebakaran lahan di wilayah perbatasan Desa Menaren dan Desa Tekalong, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan monitoring dimulai sekitar pukul 18.30 WIB sebagai tindak lanjut atas terpantau adanya kebakaran lahan sekitar pukul 16.15 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Polsek Mentebah menurunkan personel yang dipimpin AIPTU Ewit Parjianto bersama AIPDA Agus Rahmadi, AIPDA Ibrahim dan BRIGPOL Hiskia, serta satu personel TNI, KOPDA Susilo.

Tim juga mendapat dukungan dari BPBD Kabupaten Kapuas Hulu yang menurunkan enam personel beserta satu unit mobil Hilux dan peralatan pemadaman berupa mesin pompa apung Honda serta mesin pompa jinjing Honda.

Sementara itu, KPH Kapuas Hulu Selatan turut mengerahkan 13 personel dipimpin Jumilah selaku Kasi PPM, dengan dukungan dua unit kendaraan Hilux serta satu unit pompa jinjing.

Kegiatan monitoring juga melibatkan tokoh masyarakat Desa Tekalong dan Desa Menaren bersama masyarakat setempat yang berjumlah sekitar 30 orang. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pemantauan kondisi lahan sekaligus mendukung langkah penanganan apabila api kembali membesar.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lokasi lahan yang terbakar berada di sekitar batas Desa Menaren dan Desa Tekalong. Hingga saat ini belum dapat dipastikan secara definitif wilayah administrasi desa yang masuk dalam lokasi kebakaran tersebut. Jarak lokasi diperkirakan sekitar 3 kilometer dari Jalan Lintas Selatan.

Petugas menghadapi kendala berupa tidak adanya akses jalan menuju lokasi kebakaran sehingga menyulitkan proses pemadaman. Selain itu, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di dalam lapisan tanah dan kembali menimbulkan asap maupun api.

Meski demikian, lokasi kebakaran diketahui cukup jauh dari permukiman warga. Hingga monitoring pada pukul 22.51 WIB, kondisi di lapangan terpantau hanya mengeluarkan asap dan situasi secara umum aman serta terkendali.

Kegiatan monitoring akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak terjadi perluasan titik api serta mencegah potensi kebakaran kembali meluas.

Kehadiran personel gabungan bersama masyarakat juga menjadi bentuk sinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Mentebah. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Jelang HUT ke-81 RI, Ini Bukan Fiksi, Tapi Fakta Sejarah dari Bumi Uncak Kapuas
Sunday, 16 August 2026
Artikel Sebelumnya
Bupati Fransiskus Diaan Kukuhkan Paskibraka Kapuas Hulu 2026
Sunday, 16 August 2026

Berita terkait