Kapuas Hulu    

Tak Diakomodasi Pemkab dan KONI di Porprov XIV Kalbar, Ketua Percasi Kapuas Hulu Pilih Mundur

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Monday, 28 September 2026
Tak Diakomodasi Pemkab dan KONI di Porprov XIV Kalbar, Ketua Percasi Kapuas Hulu Pilih Mundur
Suasana rapat koordinasi KONI Kapuas Hulu bersama Pengkab Cabor membahas persiapan Porprov XIV Kalimantan Barat 2026 (Foto: Haq/KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026. Namun, gelaran olahraga empat tahunan tersebut justru menuai kekecewaan dari Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kapuas Hulu.

Ketua Pengkab Percasi Kapuas Hulu, Mohd. Ali Hasbi, mengatakan dari 41 cabang olahraga yang terdaftar di KONI Kapuas Hulu, sebanyak 20 cabor tidak diakomodasi untuk mengikuti Porprov XIV 2026 dengan alasan efisiensi anggaran.

Menurut Ali Hasbi, keputusan tersebut mengecewakan karena cabor catur sebelumnya telah memberikan kontribusi medali bagi Kabupaten Kapuas Hulu dalam sejumlah kejuaraan maupun Porprov sebelumnya.

“Kalau sudah tidak diperhatikan bahkan tidak diikutsertakan pada Porprov ke XIV tahun 2026 ini, kami menilai Pemkab dan KONI Kapuas Hulu gagal total serta bentuk kemunduran dalam pembinaan kepada cabang olahraga,” kata Ali Hasbi kepada KALBARONLINE.com, Senin (28/9/2026).

Ia mempertanyakan alasan efisiensi anggaran yang digunakan sebagai dasar tidak diikutsertakannya sejumlah cabor. Menurutnya, daerah lain tetap dapat mengalokasikan anggaran untuk mengikuti Porprov.

“Kami sangat kecewa dengan sikap dari KONI Kabupaten Kapuas Hulu. Kalau berbicara anggaran kenapa Kabupaten lain saja bisa menganggarkan besar untuk kegiatan Porprov. Padahal Porprov ini sebagai barometer serta cikal bakal atlet untuk menuju ke Kejurnas, Pra PON dan PON 2028,” ucapnya.

Ali Hasbi juga menilai Pemkab dan KONI Kapuas Hulu memiliki tanggung jawab dalam pembinaan olahraga dan prestasi atlet.

Sebagai catatan, dari 41 cabor yang terdaftar di KONI Kapuas Hulu, sebanyak 11 cabor diikutsertakan dalam Porprov XIV 2026, sementara 10 cabor lainnya mengikuti secara mandiri. Adapun 20 cabor lainnya, menurut Ali Hasbi, belum mendapatkan kepastian apakah akan diikutsertakan atau tidak.

“Kami menilai Pemkab dan KONI Kapuas Hulu tidak menghargai sebuah prestasi olahraga catur yang ikut andil mengukir prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Kapuas Hulu,” tegasnya.

Kekecewaan tersebut kemudian berujung pada keputusan Ali Hasbi untuk mengundurkan diri dari jabatan Ketua Pengcab Percasi Kabupaten Kapuas Hulu.

“Saya tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari siapapun mengambil sikap mengundurkan diri dari Ketua Pengkab Persatuan Catur Seluruh Indonesia Kapuas Hulu terhitung sejak ditetapkannya surat tersebut,” pungkasnya.

Dalam surat bernomor 07/PERCASI-KKH/IX/2026, Ali Hasbi menyatakan dirinya bersama seluruh unsur pengurus PERCASI Kabupaten Kapuas Hulu mengundurkan diri dari kepengurusan Pengcab Percasi Kabupaten Kapuas Hulu terhitung sejak surat tersebut dibuat.

Dalam surat itu disebutkan, keputusan pengunduran diri diambil setelah mempertimbangkan kondisi organisasi dan pelaksanaan program kerja Percasi Kabupaten Kapuas Hulu, terutama karena belum adanya dukungan dana yang memadai untuk pelaksanaan kegiatan, pembinaan atlet, serta keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan, termasuk Porprov 2026.

“Kami merasa belum dapat menjalankan amanah sebagai pengurus (Pengcab) secara optimal sesuai dengan tanggung jawab yang diemban. Pengunduran diri ini kami sampaikan dengan penuh kesadaran dan tanpa tekanan dari pihak manapun,” demikian bunyi surat tersebut. (Haq)

Artikel Selanjutnya
Pascakarhutla Kalibandung, GEMPUR Mulai Survei Titik Pembangunan Sekat Kanal
Sunday, 27 September 2026
Artikel Sebelumnya
Soroti Titik Api di Konsesi PT Mayawana Persada, Himakatra Desak Pemerintah Investigasi
Sunday, 27 September 2026

Berita terkait