Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Tuesday, 13 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pontianak meraih juara II dalam lomba inovasi penyajian makanan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (13/10/2026).
Prestasi ini menjadi motivasi bagi kader PKK dan Posyandu untuk terus mengembangkan kreativitas dalam menghadirkan sajian pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi keluarga.
Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, mengatakan inovasi pangan tidak hanya bertujuan menghasilkan sajian yang menarik, tetapi juga memastikan kebutuhan gizi keluarga terpenuhi dengan tetap memperhatikan kualitas dan keamanan makanan.
“Alhamdulillah, TP PKK Kota Pontianak berhasil meraih juara II. Ini menjadi motivasi bagi kader-kader Posyandu lainnya untuk terus berinovasi menciptakan makanan bagi keluarga, sehingga kebutuhan gizi dan nutrisi terpenuhi serta aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Menurut Yanieta, pemenuhan gizi keluarga merupakan salah satu langkah penting dalam membangun masyarakat yang sehat. Masyarakat yang sehat diharapkan mampu menjalani aktivitas secara optimal sehingga menjadi lebih produktif.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan TP PKK Kota Pontianak adalah penggunaan tepung mocaf (modified cassava flour), yakni tepung berbahan dasar singkong yang difermentasi, dikombinasikan dengan pasta bit untuk membuat mi. Bahan tersebut kemudian diolah menjadi variasi fettuccine carbonara.
Inovasi ini menjadi salah satu upaya menghadirkan sajian yang menarik sekaligus memperhatikan aspek gizi, kualitas, dan keamanan pangan.
“Walaupun dalam bentuk pasta kami ingin makanan ini tetap memperhatikan nilai gizi dan kualitasnya, serta aman dikonsumsi oleh keluarga,” jelas Yanieta.
Ia menambahkan, penyajian makanan dalam bentuk yang familier dan disukai masyarakat dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong konsumsi pangan yang lebih beragam. Meski demikian, keseimbangan gizi dan keamanan pangan tetap perlu menjadi perhatian dalam setiap penyajian.
Melalui inovasi menu berbahan tepung mocaf dan pasta bit tersebut, TP PKK Kota Pontianak berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah pangan keluarga dengan tetap mengedepankan prinsip B2SA.
Upaya ini sejalan dengan peran TP PKK dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya pemenuhan gizi guna mendukung terwujudnya masyarakat Kota Pontianak yang sehat, aktif, dan produktif. (*)
KALBARONLINE.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pontianak meraih juara II dalam lomba inovasi penyajian makanan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (13/10/2026).
Prestasi ini menjadi motivasi bagi kader PKK dan Posyandu untuk terus mengembangkan kreativitas dalam menghadirkan sajian pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi keluarga.
Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, mengatakan inovasi pangan tidak hanya bertujuan menghasilkan sajian yang menarik, tetapi juga memastikan kebutuhan gizi keluarga terpenuhi dengan tetap memperhatikan kualitas dan keamanan makanan.
“Alhamdulillah, TP PKK Kota Pontianak berhasil meraih juara II. Ini menjadi motivasi bagi kader-kader Posyandu lainnya untuk terus berinovasi menciptakan makanan bagi keluarga, sehingga kebutuhan gizi dan nutrisi terpenuhi serta aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Menurut Yanieta, pemenuhan gizi keluarga merupakan salah satu langkah penting dalam membangun masyarakat yang sehat. Masyarakat yang sehat diharapkan mampu menjalani aktivitas secara optimal sehingga menjadi lebih produktif.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan TP PKK Kota Pontianak adalah penggunaan tepung mocaf (modified cassava flour), yakni tepung berbahan dasar singkong yang difermentasi, dikombinasikan dengan pasta bit untuk membuat mi. Bahan tersebut kemudian diolah menjadi variasi fettuccine carbonara.
Inovasi ini menjadi salah satu upaya menghadirkan sajian yang menarik sekaligus memperhatikan aspek gizi, kualitas, dan keamanan pangan.
“Walaupun dalam bentuk pasta kami ingin makanan ini tetap memperhatikan nilai gizi dan kualitasnya, serta aman dikonsumsi oleh keluarga,” jelas Yanieta.
Ia menambahkan, penyajian makanan dalam bentuk yang familier dan disukai masyarakat dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong konsumsi pangan yang lebih beragam. Meski demikian, keseimbangan gizi dan keamanan pangan tetap perlu menjadi perhatian dalam setiap penyajian.
Melalui inovasi menu berbahan tepung mocaf dan pasta bit tersebut, TP PKK Kota Pontianak berharap semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah pangan keluarga dengan tetap mengedepankan prinsip B2SA.
Upaya ini sejalan dengan peran TP PKK dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya pemenuhan gizi guna mendukung terwujudnya masyarakat Kota Pontianak yang sehat, aktif, dan produktif. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini