Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Sekolah Rakyat di Sambas Masuk Tahap Ketiga, Kemenko Infrastruktur Pastikan Lahan dan Akses Siap
Home > Berita > Politik > Sekolah Rakyat di Sambas Masuk Tahap Ket...
Sambas

Sekolah Rakyat di Sambas Masuk Tahap Ketiga, Kemenko Infrastruktur Pastikan Lahan dan Akses Siap

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 08 June 2026 - 14:30 WIB
Sekolah Rakyat di Sambas Masuk Tahap Ketiga, Kemenko Infrastruktur Pastikan Lahan dan Akses Siap
Sambas berpeluang mendapat Sekolah Rakyat tahap III. Kemenko Infrastruktur menilai lahan dan akses dasar sudah siap (Foto: istimewa)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur pendidikan sebagai fondasi dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia. Salah satu upaya itu terlihat dari peninjauan langsung lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang berlokasi di Desa Penakalan.

Peninjauan dilakukan oleh Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, bersama sejumlah pihak terkait untuk memastikan kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur dasar sebelum pembangunan dilaksanakan.

Herzaky mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan lokasi yang diusulkan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi Sekolah Rakyat.

“Kami sudah meninjau langsung lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas. Luas lahannya lebih dari 7 hektare dan berdasarkan peninjauan bersama Kementerian PU, lahan tersebut tidak berada di kawasan gambut sehingga memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan,” ujarnya.

Menurut Herzaky, kesiapan lahan menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat. Selain kondisi lahan yang dinilai memadai, kawasan tersebut juga telah didukung infrastruktur dasar yang cukup baik.

“Bupati Sambas telah menyampaikan berbagai dukungan yang dapat diberikan pemerintah daerah. Akses jalannya sudah sangat baik, tersedia jaringan air, dan juga listrik. Ini menjadi modal penting agar ketika pembangunan dimulai, prosesnya dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” katanya.

Ia menjelaskan, usulan Sekolah Rakyat Sambas saat ini masuk dalam rencana pembangunan tahap ketiga. Namun, proses selanjutnya masih menunggu hasil kajian dari Kementerian Pekerjaan Umum atas usulan yang diajukan Kementerian Sosial.

“Sekolah Rakyat Sambas direncanakan masuk tahap ketiga. Saat ini usulannya masih dalam proses pengkajian oleh Kementerian PU. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik sehingga ketika pembangunan dimulai nantinya dapat dilakukan dengan akselerasi dan percepatan,” jelas Herzaky.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat memiliki nilai strategis karena membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu maupun mereka yang berisiko putus sekolah.

“Sekolah Rakyat menjadi harapan bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Dengan fasilitas pendidikan yang layak, mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan sekolah, meningkatkan kualitas hidup, dan kelak menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia,” ujarnya.

Menurut Herzaky, pembangunan infrastruktur pendidikan bukan sekadar membangun gedung sekolah, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Saat ini, Kalimantan Barat telah memiliki tiga lokasi Sekolah Rakyat yang masuk tahap kedua pembangunan, yakni dua titik di Kota Singkawang dan satu titik di Kota Pontianak. Pemerintah berharap jumlah tersebut terus bertambah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Harapan kami, selain dua Sekolah Rakyat di Singkawang dan satu di Pontianak yang saat ini sedang berproses, Kalimantan Barat dapat memperoleh tambahan pembangunan Sekolah Rakyat di dua titik lainnya, termasuk di Kabupaten Sambas. Semakin banyak anak yang mendapatkan akses pendidikan yang baik, semakin besar pula peluang kita mewujudkan Generasi Emas Indonesia,” tutupnya.

Dalam peninjauan tersebut, Herzaky didampingi Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Romi Firman, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, serta Bupati Sambas Satono dan jajaran pemerintah daerah. (*)