Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Coffee Shop di Pontianak Diserbu Warga saat Listrik Padam, Pengunjung Naik hingga 50 Persen
Home > Berita > Politik > Coffee Shop di Pontianak Diserbu Warga s...
Pontianak

Coffee Shop di Pontianak Diserbu Warga saat Listrik Padam, Pengunjung Naik hingga 50 Persen

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 03 July 2026 - 20:30 WIB
Coffee Shop di Pontianak Diserbu Warga saat Listrik Padam, Pengunjung Naik hingga 50 Persen
Coffee shop di Pontianak ramai diserbu warga saat listrik padam. Pengunjung meningkat hingga 50 persen untuk bekerja dan internet (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak selama dua hari terakhir mengubah pola aktivitas masyarakat. Banyak pekerja, mahasiswa, hingga pelaku usaha memilih mencari tempat yang masih memiliki pasokan listrik agar tetap bisa bekerja dan terhubung dengan internet.

Salah satu lokasi yang dipadati pengunjung adalah Semesta Kopi Tiam. Kedai kopi tersebut menjadi alternatif bagi warga karena hingga saat ini belum terdampak pemadaman listrik.

Pengelola Semesta Kopi Tiam, Sawal, mengaku sempat mencari kepastian mengenai jadwal pemadaman dengan menghubungi layanan pelanggan PLN. Namun, ia mengaku belum mendapatkan informasi yang jelas.

"Saya menghubungi layanan pelanggan PLN untuk menanyakan jadwal pemadaman. Tapi mereka mengaku tidak mengetahui karena bukan bidangnya. Kami jadi cukup kesulitan dan cemas karena tidak tahu apakah lokasi kami juga akan terdampak atau tidak," kata Sawal.

Meski sempat diliputi kekhawatiran, kondisi tersebut justru membawa dampak positif bagi usahanya. Sawal menyebut jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan selama pemadaman berlangsung.

Menurutnya, banyak warga datang untuk bekerja, mengisi daya perangkat elektronik, hingga memanfaatkan akses internet yang masih tersedia.

"Kalau dibandingkan hari biasa, peningkatannya hampir 50 persen. Banyak yang datang karena di tempat kami listrik masih menyala, jadi mereka bisa tetap bekerja atau mengerjakan aktivitas lainnya," ujarnya.

Salah seorang pengunjung, Wahyu, mengaku sengaja mendatangi Semesta Kopi Tiam setelah berkeliling mencari coffee shop yang masih memiliki aliran listrik.

"Sudah ada beberapa coffee shop yang saya datangi, semuanya padam listrik," katanya.

Ia mengaku baru mengetahui Semesta Kopi Tiam masih beroperasi normal setelah mendapat informasi dari temannya. Karena itu, ia memilih bekerja dari kedai kopi tersebut agar aktivitasnya tidak terganggu akibat pemadaman listrik bergilir.

Dengan masih tersedianya pasokan listrik, Semesta Kopi Tiam menjadi salah satu pilihan warga untuk tetap produktif di tengah gangguan listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Pontianak. (Lid)