Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Bantu Pantau Karhutla, Penjaga Kebun di Kubu Raya Ditemukan Meninggal
Home > Berita > Politik > Bantu Pantau Karhutla, Penjaga Kebun di...
Kubu Raya

Bantu Pantau Karhutla, Penjaga Kebun di Kubu Raya Ditemukan Meninggal

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 12 August 2026 - 17:00 WIB
Bantu Pantau Karhutla, Penjaga Kebun di Kubu Raya Ditemukan Meninggal
Kasim, penjaga kebun di Rasau Jaya, Kubu Raya, ditemukan meninggal saat membantu memantau dan mendukung penanganan karhutla (Dok. Polres Kubu Raya)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kasim (65), penjaga kebun sawit di Dusun Rasau Karya, RT 25/RW 08, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertelungkup di area kebun, Selasa (11/8/2026) sore.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, Kasim diketahui masih beraktivitas seperti biasa. Ia berada di lokasi untuk memantau situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus membantu memberikan dukungan logistik kepada petugas yang tengah melakukan pemadaman.

Kapolsek Rasau Jaya Iptu Sihar Lumbantoruan melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan keberadaan Kasim di lokasi merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu penanganan karhutla.

Menjelang siang, Kasim sempat keluar dari kebun untuk membeli makanan. Saat itu kondisinya masih sehat.

Setelah makan, ia kembali ke kebun dan beristirahat. Beberapa waktu kemudian, seorang rekannya melihat Kasim kembali beraktivitas dengan membersihkan ranting pohon di sekitar kebun.

Tak lama berselang, Ahmad datang menghampiri Kasim yang sedang duduk di area kebun. Saat itu, Kasim mengeluhkan rasa mual dan ingin muntah.

Ahmad kemudian menawarkan minuman dan menyarankan Kasim pulang untuk beristirahat. Namun, Kasim menolak. Ahmad kemudian meninggalkan lokasi untuk meninjau kebun yang berada di sebelahnya.

Sekitar dua jam kemudian, Ahmad merasa curiga karena tidak melihat Kasim keluar dari lokasi.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Ahmad kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi Kasim. Namun, ia justru menemukan Kasim sudah dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak.

Ahmad langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar tim gabungan penanganan karhutla yang berada tidak jauh dari lokasi.

Personel TNI-Polri, BNPB, Damkar, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) kemudian mendatangi lokasi.

Tim selanjutnya mengevakuasi Kasim ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kubu Raya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa Kasim tidak tertolong.

“Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut, korban diduga meninggal akibat serangan jantung,” ujar Ade dalam keterangan resminya, Rabu (12/8/2026).

Polsek Rasau Jaya juga melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum Kasim ditemukan meninggal dunia.

Sekitar pukul 17.20 WIB, jenazah Kasim kemudian dibawa ke rumah duka di Dusun Bina Karya, Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Anak dan keluarga Kasim menyatakan menerima kepergian korban dengan ikhlas.

Kasim berada di lokasi karhutla bukan sebagai petugas pemadam, melainkan sebagai warga yang ikut membantu memantau kondisi kebakaran dan mendukung petugas di lapangan. Namun, aktivitas tersebut menjadi kegiatan terakhir yang dijalaninya sebelum ditemukan meninggal dunia. (*)