Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Bupati Alexander Wilyo Apresiasi Shalat Istisqa, Ajak Warga Bersatu Hadapi Kemarau
Home > Berita > Politik > Bupati Alexander Wilyo Apresiasi Shalat...
Ketapang

Bupati Alexander Wilyo Apresiasi Shalat Istisqa, Ajak Warga Bersatu Hadapi Kemarau

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Sunday, 23 August 2026 - 08:30 WIB
Bupati Alexander Wilyo Apresiasi Shalat Istisqa, Ajak Warga Bersatu Hadapi Kemarau
Bupati Ketapang Alexander Wilyo apresiasi Shalat Istisqa di Keraton Matan dan ajak warga bersatu menghadapi musim kemarau (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Ketapang mendorong masyarakat melakukan ikhtiar bersama. Salah satunya melalui Shalat Istisqa yang digelar Dewan Mangku Ikatan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura (IKRAMAT) di Halaman Keraton Matan, Sabtu (22/8/2026) pagi.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengapresiasi pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan itu bukan hanya menjadi momentum untuk memanjatkan doa agar hujan segera turun, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dewan Mangku IKRAMAT yang telah menyelenggarakan Shalat Istisqa dengan penuh khidmat di Halaman Keraton Matan,” ujar Alexander Wilyo.

Ia menilai pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi wujud kebersamaan, semangat gotong royong, serta kepedulian masyarakat terhadap kondisi Kabupaten Ketapang yang tengah menghadapi musim kemarau.

“Ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga wujud nyata kebersamaan, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial kita terhadap daerah tercinta,” katanya.

Alexander juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari ikhtiar bersama menghadapi dampak musim kemarau.

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen hadir dan mengayomi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama maupun golongan.

“Kehadiran saya di tengah masyarakat adalah bukti komitmen kami sebagai pimpinan daerah untuk mengayomi semua tanpa membedakan suku, agama, atau golongan. Ketapang adalah rumah besar kita bersama,” tegasnya.

Alexander kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, merawat lingkungan, serta terus memanjatkan doa agar Kabupaten Ketapang segera mendapatkan curah hujan yang cukup.

“Mari kita jaga, rawat, dan doakan bersama agar Ketapang senantiasa diberkahi air hujan, ketentraman, dan kesejahteraan,” ucapnya.

Ia berharap doa dan ikhtiar yang dilakukan masyarakat dapat dikabulkan Tuhan Yang Maha Kuasa serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Kabupaten Ketapang.

“Semoga doa dan ikhtiar kita semua dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Ketapang,” pungkasnya. (Adi LC)