Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
pln uip3b kalimantan
PLN Raih Predikat Sector Champion dan Runner Up BUMN dengan Layanan Terbaik 2026
PLN Raih Predikat Sector Champion dan Runner Up BUMN dengan Layanan Terbaik 2026
Wednesday, 14/10/2026

KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) meraih predikat Sector Champion pada kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan layanan terbaik pada ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026.

Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat kualitas layanan dan meningkatkan pengalaman pelanggan melalui penyediaan layanan kelistrikan yang andal, mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Danantara Indonesia CX100 merupakan inisiatif strategis Danantara Indonesia untuk mendorong peningkatan kualitas layanan di lingkungan BUMN. Penilaian dilakukan melalui kerangka Customer Experience (CX) yang mencakup tiga pilar utama, yakni effectiveness (ketepatan), ease (kemudahan), dan emotion (kenyamanan).

Ketiga pilar tersebut digunakan untuk mengukur pengalaman pelanggan secara menyeluruh sekaligus mendorong perbaikan layanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BUMN.

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan Danantara Indonesia CX100 merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan di seluruh BUMN.

Menurutnya, transformasi BUMN tidak hanya diukur dari kinerja bisnis dan operasional, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menghadirkan layanan berkualitas, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Di seluruh perusahaan yang sustain kalau kita belajar, kalau kita melihat a build to last company, perusahaan-perusahaan yang hidup lebih dari 100 tahun, jika digali paling dalam apa yang membuat mereka bisa exist? Hanya satu kata, yaitu servis," ujar Dony.

Ia menegaskan, persaingan bisnis saat ini tidak lagi hanya berfokus pada produk atau harga, tetapi juga pada kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, kualitas layanan perlu dijaga secara konsisten di setiap titik interaksi dengan pelanggan.

"Fokus kami bukan pada siapa yang unggul atau mengalahkan yang lain, melainkan bagaimana momentum ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, khususnya masyarakat luas," imbuhnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan penghargaan tersebut menegaskan pentingnya memastikan transformasi perusahaan memberikan manfaat nyata bagi pelanggan.

Menurutnya, keandalan pasokan listrik harus berjalan beriringan dengan kemudahan akses layanan, kecepatan merespons kebutuhan, serta konsistensi dalam memberikan pengalaman layanan yang positif.

“Transformasi PLN pada akhirnya harus dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, kami tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus meningkatkan kemudahan layanan, mempercepat respons terhadap kebutuhan pelanggan, dan memastikan setiap interaksi dengan PLN memberikan pengalaman yang semakin baik. Kepercayaan pelanggan menjadi fondasi penting bagi PLN untuk terus bertumbuh dan menjalankan perannya dalam mendukung pembangunan nasional,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, PLN terus melakukan transformasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan, termasuk memperkuat digitalisasi secara menyeluruh, mulai dari proses operasional ketenagalistrikan hingga interaksi dengan pelanggan.

Melalui penguatan ekosistem layanan digital, integrasi proses bisnis, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, PLN berupaya menghadirkan layanan yang lebih praktis, transparan, dan responsif. Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda transformasi untuk mewujudkan perusahaan yang semakin efisien, adaptif, dan menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan solusi energi.

”Ke depan, PLN akan terus bergerak menjadi perusahaan yang semakin andal, semakin mudah diakses, dan semakin memahami kebutuhan pelanggan, sehingga kehadiran listrik benar-benar memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi pemacu bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Salah satunya melalui pengembangan aplikasi PLN Mobile yang memudahkan pelanggan mengakses berbagai layanan kelistrikan, mulai dari pemasangan baru, perubahan daya, pembayaran, hingga pengaduan gangguan.

PLN juga terus memperkuat keandalan pasokan listrik dan meningkatkan respons petugas sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

“Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh pelanggan dan insan PLN yang terus menjadi bagian dari perjalanan transformasi perusahaan. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga melalui kerja nyata dan perbaikan berkelanjutan,” ucap Rozy.

Menurut Rozy, PLN juga terus membangun budaya yang berorientasi pada pelanggan di seluruh lini organisasi. Keandalan pasokan listrik, kecepatan penanganan gangguan, kemudahan memperoleh layanan, serta kemampuan memahami kebutuhan pelanggan menjadi bagian yang saling terhubung dalam membangun pengalaman positif.

”Pengalaman pelanggan yang baik merupakan hasil dari kerja bersama seluruh insan PLN. Setiap insan PLN didorong untuk memahami bahwa kualitas layanan bukan hanya menjadi tanggung jawab unit pelayanan pelanggan, melainkan tanggung jawab seluruh proses bisnis perusahaan,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan kebanggaannya menjadi bagian dari transformasi PLN dalam menghadirkan layanan yang semakin berorientasi pada pelanggan.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan PLN UIP3B Kalimantan untuk memperkuat kolaborasi dan memberikan kontribusi terbaik melalui peran masing-masing.

“Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan transformasi PLN dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami di UIP3B Kalimantan untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan, memperkuat kolaborasi, dan memastikan setiap upaya yang kami lakukan bermuara pada pelayanan yang semakin baik bagi pelanggan. Transformasi ini merupakan kerja bersama seluruh insan PLN, dan kami ingin terus menjadi bagian dari perubahan positif tersebut,” ujar Riko.

PLN UIP3B Kalimantan Inspeksi Titik Rawan Karhutla di Kalteng, Pastikan Personel Siaga
PLN UIP3B Kalimantan Inspeksi Titik Rawan Karhutla di Kalteng, Pastikan Personel Siaga
Thursday, 17/09/2026

KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) demi menjaga keselamatan personel serta keamanan infrastruktur ketenagalistrikan. Komitmen tersebut ditunjukkan General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, melalui inspeksi lapangan di sejumlah titik rawan karhutla di Kalimantan Tengah pada 14–15 September 2026.

Didampingi jajaran manajemen Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya, Riko menempuh perjalanan darat dari Palangkaraya menuju Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, hingga Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi di sekitar jaringan transmisi dan aset kelistrikan, sekaligus memastikan kesiapan personel serta peralatan tanggap darurat dalam menghadapi potensi karhutla.

Rangkaian inspeksi difokuskan pada Gardu Induk (GI) Parenggean dan GI Nanga Bulik. Kedua lokasi tersebut menjadi perhatian karena berada di wilayah yang memiliki potensi ancaman karhutla.

Selain memantau kondisi lingkungan di sekitar aset, manajemen PLN juga memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) dan peralatan pendukung penanganan karhutla.

Manager UPT Palangkaraya, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa kesiapan personel dan peralatan terus diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran di sekitar aset ketenagalistrikan.

“Kami menyiagakan peralatan khusus dan APD penanganan Karhutla di setiap Gardu Induk. Para personel juga telah dibekali pelatihan tanggap darurat, sehingga siap mengamankan aset kelistrikan sekaligus mendukung penanganan Karhutla bersama tim posko siaga di daerah,” ujar Eko.

Menurutnya, kesiapan tersebut juga didukung pemantauan kondisi di sekitar aset dan koordinasi dengan pihak terkait. Dengan demikian, apabila terdapat potensi kebakaran yang mendekati infrastruktur PLN, penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Inspeksi lapangan itu sekaligus menjadi sarana bagi manajemen untuk mengevaluasi kesiapan PLN menghadapi kondisi karhutla yang dapat berubah dengan cepat. Hasil pemantauan menjadi bahan penguatan mitigasi, terutama untuk memastikan personel memahami perannya dan peralatan siap digunakan saat dibutuhkan.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan peralatan, tetapi juga kesiapan personel dan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Kesiapan personel, kecukupan peralatan, dan penerapan standar K3 menjadi prioritas dalam menghadapi potensi Karhutla. Dengan memastikan seluruh perangkat dan personel siap, kami ingin setiap potensi risiko dapat diantisipasi sedini mungkin, sehingga aset transmisi tetap terlindungi dan keselamatan petugas tetap menjadi yang utama,” jelas Riko.

Ia juga ingin memastikan bahwa seluruh personel di lapangan benar-benar memahami langkah penanganan dan dapat menjalankan tugas dengan aman, terutama ketika kondisi karhutla dan sebaran asap berubah sewaktu-waktu.

“Bagi kami, kesiapan bukan sekadar soal peralatan yang tersedia, tetapi juga tentang orang-orang yang menggunakannya dan bagaimana mereka bekerja bersama ketika kondisi di lapangan berubah. Karena itu, saya ingin memastikan langsung bahwa rekan-rekan di lapangan memiliki perlengkapan dan dukungan yang cukup untuk menjalankan tugasnya dengan aman,” pungkas Riko.

Dalam momentum Hari Pelanggan Nasional, kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan memastikan personel siap, peralatan tersedia, dan aset terlindungi, PLN berupaya menjaga keberlangsungan pasokan listrik sekaligus mendukung keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

PLN Banjarbaru Padamkan Titik Api di Sekitar Aset Transmisi, Antisipasi Dampak Karhutla
PLN Banjarbaru Padamkan Titik Api di Sekitar Aset Transmisi, Antisipasi Dampak Karhutla
Thursday, 17/09/2026

KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru melakukan penanganan titik api di sekitar aset transmisi melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Batulicin, Selasa, 14 September 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik.

Dalam kegiatan tersebut, petugas ULTG Batulicin berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran. Petugas PLN juga turun langsung membantu memadamkan titik api di sekitar kawasan infrastruktur perusahaan.

Gardu Induk Batulicin memiliki peran penting dalam mendukung sistem kelistrikan di Kabupaten Tanah Bumbu. Karena berada di kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran, kemunculan titik api di sekitar infrastruktur tersebut menjadi perhatian PLN karena dapat mengancam keselamatan aset dan keberlangsungan penyaluran tenaga listrik.

Penanganan sejak dini dilakukan untuk meminimalkan risiko terhadap infrastruktur transmisi sekaligus menjaga keberlangsungan layanan listrik bagi masyarakat.

Manager PLN UPT Banjarbaru, Bayu Putra Andrianto, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat sekaligus komitmen dalam menjaga aset ketenagalistrikan.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan melalui aksi nyata. Ketika terdapat titik api di sekitar aset transmisi, kami tidak hanya melakukan koordinasi, tetapi juga turun langsung membantu penanganan di lapangan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga aset sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pelanggan,” ujar Bayu.

Menurut Bayu, kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla membutuhkan koordinasi dan respons cepat, terutama ketika kebakaran terjadi di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait dalam menghadapi potensi karhutla. Dengan respons yang cepat dan kolaborasi di lapangan, potensi dampak terhadap aset transmisi dapat ditekan sedini mungkin,” tambahnya.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, mengatakan perlindungan aset ketenagalistrikan merupakan bagian penting dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Menjaga aset transmisi dari ancaman karhutla merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut, karena keberlangsungan layanan listrik juga ditopang oleh kesiapan dan keamanan infrastruktur. Kami akan terus mendorong kesiapsiagaan, kolaborasi, dan respons cepat di seluruh wilayah kerja,” tutur Riko.

Melalui kesiapsiagaan dan penanganan langsung di lapangan, PLN UPT Banjarbaru berupaya memperkuat perlindungan aset transmisi dari ancaman karhutla. Upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga lingkungan, melindungi infrastruktur ketenagalistrikan, dan mendukung keberlangsungan layanan listrik bagi masyarakat.

Hari Pelanggan Nasional, PLN UP2B Kalbar Salurkan Bantuan untuk Petugas Karhutla
Hari Pelanggan Nasional, PLN UP2B Kalbar Salurkan Bantuan untuk Petugas Karhutla
Thursday, 17/09/2026

KALBARONLINE.com – Memperingati Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat bersama Srikandi PLN dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP2B Kalbar menyalurkan bantuan untuk mendukung petugas yang berada di lapangan dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 100 nasi kotak, 15 kotak minuman, serta 60 paket perlengkapan pendukung bagi petugas Karhutla. Paket tersebut berisi headlamp, sepatu boots dan masker untuk menunjang aktivitas petugas selama menjalankan tugas di lapangan.

Salah seorang petugas Karhutla, Dimas, mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan Srikandi dan YBM PLN UP2B Kalbar. Menurutnya, bantuan tersebut bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan petugas di tengah kondisi lapangan yang penuh tantangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Srikandi dan YBM PLN. Bantuan makanan, minuman, serta perlengkapan seperti headlamp, sepatu boots dan masker sangat membantu kami dalam menjalankan tugas di lapangan. Harapan kami Karhutla ini segera berakhir, api bisa segera padam dan kondisi kembali aman sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujar Dimas.

Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Manager PLN UP2B Kalbar, Luqman Arief, mengatakan dukungan tersebut menjadi salah satu cara PLN memaknai Hari Pelanggan Nasional melalui kepedulian dan aksi nyata di tengah masyarakat.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk mengingat bahwa keberadaan PLN tidak terlepas dari masyarakat. Karena itu, kami ingin memaknainya tidak hanya melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga dengan berbagi dan memberikan dukungan kepada masyarakat serta para petugas yang membutuhkan,” ujar Luqman.

Menurut Luqman, para petugas Karhutla memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran. Dalam menjalankan tugas, mereka menghadapi berbagai kondisi yang tidak mudah, mulai dari cuaca panas, asap hingga medan yang sulit dijangkau.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan dedikasi para petugas Karhutla. Mereka bekerja dalam kondisi yang penuh tantangan. Bantuan berupa makanan, minuman, maupun perlengkapan seperti headlamp, sepatu boots dan masker kami harapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka,” ungkap Luqman.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, mengatakan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan merupakan bagian dari semangat PLN dalam memberikan manfaat di wilayah operasionalnya.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk memperluas makna pelayanan melalui kepedulian dan kontribusi nyata. Dukungan kepada para petugas Karhutla merupakan bentuk apresiasi atas peran mereka dalam menjaga lingkungan dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi dan kepedulian seperti ini dapat terus tumbuh untuk menghadapi berbagai tantangan bersama,” tutur Riko.

Melalui kolaborasi Srikandi PLN, YBM PLN UP2B Kalbar dan para petugas di lapangan, PLN mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memberikan dukungan bagi petugas yang menangani Karhutla di Kalimantan Barat. (*)

PLN UPT Banjarbaru Salurkan APD dan Logistik untuk Relawan Karhutla
PLN UPT Banjarbaru Salurkan APD dan Logistik untuk Relawan Karhutla
Thursday, 17/09/2026

KALBARONLINE.com – Memperingati Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Srikandi PLN menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan logistik kepada Tim Masyarakat Peduli Api (MPA) serta Masyarakat Peduli Bencana (MPB) di wilayah Landasan Ulin, Senin (7/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung para relawan yang bertugas menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lapangan. Bantuan meliputi kacamata pelindung, sepatu boot, masker respirator, vitamin, makanan harian, serta minuman berenergi.

Perwakilan anggota MPA Landasan Ulin, Ilmi, mengapresiasi perhatian dan dukungan PLN bersama YBM dan Srikandi PLN. Menurutnya, perlengkapan keselamatan dan logistik tersebut dibutuhkan relawan ketika menjalankan tugas di tengah kondisi lapangan yang dipenuhi asap.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dari PLN UPT Banjarbaru, YBM, dan Srikandi PLN. Masker respirator, APD, dan pasokan vitamin ini sangat kami butuhkan saat berada di titik api. Dukungan ini menambah semangat kami untuk terus menjaga lingkungan dan bersama PLN mengamankan jaringan listrik di sekitar wilayah kerja,” ujar Ilmi.

Kepedulian PLN juga menyasar masyarakat yang terdampak kabut asap di sekitar Gardu Induk (GI) Bandara PLN, khususnya warga RT 34. Sekitar 200 warga dari kelompok rentan, seperti ibu menyusui, ibu hamil, lansia dan balita, menerima paket bantuan berupa vitamin dan masker.

Perwakilan warga RT 34, Nanay, mengatakan bantuan tersebut bermanfaat bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang dinilai mengganggu kesehatan.

“Kabut asap belakangan ini cukup mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak dan orang tua. Kami berterima kasih kepada PLN yang memberikan masker dan vitamin kepada warga. Bantuan ini sangat berarti untuk membantu menjaga kesehatan keluarga di tengah kondisi seperti ini,” tutur Nanay.

Manager PLN UPT Banjarbaru, Bayu Putra Andrianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN kepada relawan dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Di momentum Hari Pelanggan Nasional, kami ingin hadir tidak hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan. Bantuan ini kami harapkan dapat mendukung para relawan agar dapat menjalankan tugas dengan lebih aman, sekaligus membantu masyarakat yang terdampak kabut asap. Kolaborasi bersama MPA, MPB, YBM, dan Srikandi PLN akan terus kami perkuat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan aset transmisi dari potensi Karhutla,” ujar Bayu.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk memperluas kontribusinya kepada masyarakat, termasuk dalam menghadapi persoalan lingkungan yang berdampak terhadap masyarakat dan infrastruktur ketenagalistrikan.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk terus memperluas makna pelayanan. Menjaga kelistrikan tetap andal berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Melalui kolaborasi dengan relawan, YBM, Srikandi PLN, dan berbagai pihak, kami ingin memastikan kehadiran PLN dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi Karhutla,” tutur Riko.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, PLN UPT Banjarbaru bersama YBM, Srikandi PLN, MPA, MPB dan masyarakat memperkuat dukungan terhadap relawan Karhutla serta warga yang terdampak kabut asap di sekitar wilayah operasional. (*)

Momentum Hari Pelanggan Nasional, YBM PLN UPT Pontianak Salurkan Sembako ke Dua Panti Asuhan
Momentum Hari Pelanggan Nasional, YBM PLN UPT Pontianak Salurkan Sembako ke Dua Panti Asuhan
Wednesday, 16/09/2026

KALBARONLINE.com – Momentum Hari Pelanggan Nasional (HPN) dimanfaatkan PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPT Pontianak untuk berbagi kepedulian dengan masyarakat.

Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako kepada anak-anak Panti Asuhan Nurul Amal dan Panti Asuhan Baitul Hikmah, Jumat (4/9/2026).

Bantuan yang disalurkan merupakan amanah zakat, infak, dan sedekah insan PLN melalui YBM. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan di kedua panti asuhan.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, insan PLN bersama YBM dan PIKK PLN UPT Pontianak juga hadir untuk bersilaturahmi dan berinteraksi langsung dengan anak-anak serta pengurus panti.

Kehadiran tersebut menjadi kesempatan bagi insan PLN untuk berbagi cerita sekaligus menghadirkan suasana hangat dan kebahagiaan bagi anak-anak di kedua panti asuhan.

Manager PLN UPT Pontianak Warsono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian insan PLN untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Melalui YBM, kami menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari insan PLN agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak dan mendukung aktivitas di panti,” ujar Warsono.

Menurut Warsono, kehadiran langsung insan PLN juga menjadi bagian penting dari semangat berbagi yang dibangun melalui kegiatan tersebut.

“Bagi kami, berbagi bukan hanya tentang apa yang diberikan, tetapi juga tentang bagaimana kita hadir dan membangun silaturahmi. Kehadiran kami bersama anak-anak dan pengurus panti menjadi bagian dari semangat untuk berbagi kebahagiaan di momentum Hari Pelanggan Nasional,” tambahnya.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan menegaskan semangat pelayanan PLN juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk memperluas makna kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. Kami ingin semangat melayani juga tercermin melalui kepedulian dan kontribusi nyata, termasuk melalui YBM. Semoga apa yang diberikan dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak di kedua panti asuhan,” tutur Riko.

Melalui YBM PLN UPT Pontianak, insan PLN terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian kepada masyarakat. Di momentum Hari Pelanggan Nasional, kehadiran PLN diharapkan tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat. (*)

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Pendidikan Vokasi di Banjarbaru
Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Pendidikan Vokasi di Banjarbaru
Tuesday, 15/09/2026

KALBARONLINE.com – Hari Pelanggan Nasional (HPN) menjadi momentum bagi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan vokasi untuk menyelaraskan kompetensi pembelajaran dengan kebutuhan industri ketenagalistrikan.

Komitmen itu diwujudkan melalui Workshop Pembelajaran Berbasis Proyek Industri di SMKN 2 Banjarbaru dengan tema “Penyelarasan Kurikulum & SOP Produk/Jasa Teaching Factory”. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 2 Banjarbaru tersebut diikuti tenaga pendidik dan guru kejuruan dengan materi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) industri, project-based learning, serta pengelolaan Teaching Factory.

Melalui kegiatan tersebut, PLN UP2B Kalselteng berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai standar serta praktik kerja di industri ketenagalistrikan. Pembekalan ini diharapkan membantu para pendidik menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Assistant Manager Perencanaan PLN UP2B Kalselteng Arif Yoga Fitranto selaku narasumber menyampaikan, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri dapat membantu siswa memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai dunia kerja.

“Penyelarasan kurikulum dan SOP Teaching Factory merupakan salah satu langkah untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri. Kami berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga siswa memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai standar, proses, dan budaya kerja di industri ketenagalistrikan,” ujar Arif.

Manager PLN UP2B Kalselteng Indrayadi mengatakan, penguatan pendidikan vokasi merupakan bagian dari upaya PLN turut menyiapkan SDM yang kompeten dan memahami kebutuhan industri.

“Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bahwa pelayanan terbaik tidak hanya diwujudkan melalui keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga melalui kesiapan sumber daya manusia yang mendukungnya. Karena itu, kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi salah satu langkah PLN untuk ikut menyiapkan generasi yang kompeten dan memahami standar kerja industri,” ujar Indrayadi.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan perlu didukung penguatan kompetensi SDM secara berkelanjutan.

“Bagi PLN, Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dengan memastikan kesiapan sumber daya manusia yang menopang operasional kelistrikan. Kolaborasi dengan dunia pendidikan merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam menyiapkan SDM yang kompeten, adaptif, dan memiliki budaya kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tutur Riko.

Melalui kolaborasi dengan SMKN 2 Banjarbaru, PLN UP2B Kalselteng terus mendukung penguatan pendidikan vokasi sebagai bagian dari kontribusi dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat fondasi pelayanan kelistrikan yang andal bagi pelanggan.

Hadapi Karhutla, PLN Salurkan Bantuan ke BPBD Banjarbaru
Hadapi Karhutla, PLN Salurkan Bantuan ke BPBD Banjarbaru
Monday, 14/09/2026

KALBARONLINE.com – Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN), PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan menyalurkan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Bantuan yang diserahkan pada 7 September 2026 tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan petugas dalam menghadapi potensi Karhutla, baik dari sisi perlindungan dan kesehatan personel maupun dukungan sarana di lapangan.

Dukungan yang diberikan meliputi 50 box Vitamin C 1000 mg, 30 botol Vitamin D3 5000 IU, 30 botol Vitamin E 1000 IU, 50 botol madu murni, 300 box masker medis 3-ply, 30 pasang sarung tangan safety, serta 30 pasang sepatu pemadam ukuran 42, 43, dan 44.

Selain perlengkapan pendukung bagi petugas, PLN juga menyerahkan sarana penampungan air berupa lima unit tandon air kotak berkapasitas 1.000 liter, lima unit tandon air bulat berkapasitas 2.200 liter, serta 10 unit kaki atau dudukan tandon air.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjarbaru Harun Arrasyid mengapresiasi dukungan yang diberikan PLN UIP3B Kalimantan. Menurutnya, bantuan tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan sekaligus menunjang kebutuhan petugas dalam menghadapi potensi Karhutla di lapangan.

“Kami mengapresiasi dukungan PLN UIP3B Kalimantan kepada BPBD Kota Banjarbaru. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk mendukung kesiapsiagaan, khususnya dalam menunjang kebutuhan petugas di lapangan. Sinergi seperti ini penting karena penanganan Karhutla membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” ujar Harun.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN untuk hadir memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas stakeholder dalam menghadapi potensi bencana.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk terus hadir memberikan manfaat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui dukungan terhadap upaya kesiapsiagaan di wilayah sekitar. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung kebutuhan BPBD Kota Banjarbaru dalam menjalankan tugas menghadapi potensi Karhutla,” ujar Riko.

Menurut Riko, kesiapsiagaan menghadapi Karhutla membutuhkan sinergi yang kuat dan berkelanjutan. Selain memberikan dukungan sarana, PLN UIP3B Kalimantan terus memperluas koordinasi dengan stakeholder dan Forkopimda di sejumlah wilayah Kalimantan untuk memperkuat komunikasi, pemantauan potensi titik api, serta kesiapan mengantisipasi dampaknya terhadap infrastruktur ketenagalistrikan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam membangun kesiapsiagaan bersama. Potensi Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi infrastruktur ketenagalistrikan apabila terjadi di sekitar jalur transmisi maupun aset PLN.

Melalui dukungan dan sinergi bersama stakeholder, PLN UIP3B Kalimantan terus memperkuat kesiapan menghadapi potensi Karhutla sekaligus memastikan infrastruktur penyaluran tenaga listrik tetap terlindungi. Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi penguat komitmen PLN untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui layanan kelistrikan yang andal serta kepedulian terhadap tantangan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla di Kalimantan
Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla di Kalimantan
Monday, 14/09/2026

KALBARONLINE.com – Menjelang Hari Pelanggan Nasional (HPN), PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui sinergi dan koordinasi lintas instansi di sejumlah wilayah Kalimantan.

Penguatan koordinasi dilakukan melalui rangkaian kunjungan General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan bersama jajaran kepada sejumlah stakeholder dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Langkah ini dilakukan untuk memastikan komunikasi dan koordinasi antarinstansi berjalan efektif, khususnya dalam mengantisipasi Karhutla yang dapat berdampak terhadap infrastruktur dan keandalan sistem kelistrikan.

Di Kalimantan Selatan, koordinasi dilakukan bersama BPBD Provinsi Kalimantan Selatan dan Lanud Sjamsudin Noor. Sementara di Kalimantan Tengah, PLN memperkuat komunikasi bersama BPBD, Dinas Kehutanan, dan Polda Kalimantan Tengah.

Koordinasi serupa juga dilakukan di Kalimantan Utara bersama Gubernur dan Polda Kalimantan Utara, serta di Kalimantan Timur bersama BPBD dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur.

Rangkaian koordinasi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif PLN untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Karhutla, terutama yang berada di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan. Keberadaan titik api maupun asap tebal di sekitar jalur transmisi berpotensi memengaruhi keandalan penyaluran tenaga listrik, sehingga diperlukan deteksi dan respons yang cepat dan terpadu.

General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan menyampaikan, menjaga keandalan pasokan listrik merupakan komitmen PLN kepada pelanggan yang membutuhkan dukungan dari seluruh pihak.

Menurutnya, potensi Karhutla merupakan tantangan yang tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat mitigasi.

“PLN terus memperluas sinergi dengan stakeholder, baik dalam pemantauan potensi titik api, pertukaran informasi, maupun respons cepat apabila terdapat kondisi yang berpotensi mengganggu infrastruktur kelistrikan,” ujar Riko.

Sinergi lintas instansi tersebut diarahkan untuk memperkuat komunikasi sekaligus mempercepat respons terhadap potensi titik api di sekitar infrastruktur PLN. Koordinasi juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan dalam melakukan pengamanan terhadap gardu induk dan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang menjadi bagian penting dalam sistem penyaluran tenaga listrik di Kalimantan.

PLN UIP3B Kalimantan juga terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi jaringan dan lingkungan sekitar aset ketenagalistrikan. Dengan dukungan informasi dari berbagai stakeholder, potensi gangguan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga langkah mitigasi segera dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keandalan sistem.

“Keandalan listrik adalah kepentingan bersama. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan dan kolaborasi dari seluruh stakeholder. Dengan koordinasi yang semakin kuat, kita dapat bersama-sama melakukan pencegahan dan merespons potensi Karhutla dengan lebih cepat,” tambah Riko.

Melalui penguatan sinergi tersebut, PLN UIP3B Kalimantan berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur penyaluran tenaga listrik dalam menghadapi potensi Karhutla. Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi penguat komitmen PLN untuk terus memberikan layanan kelistrikan yang andal sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Kalimantan.

Hadapi Karhutla, PLN Siagakan 438 Personel di Empat Pos Strategis Kalteng
Hadapi Karhutla, PLN Siagakan 438 Personel di Empat Pos Strategis Kalteng
Monday, 14/09/2026

KALBARONLINE.com – PT PLN (Persero) menyiagakan 438 personel di empat pos strategis di Kalimantan Tengah untuk menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus mendukung keselamatan masyarakat di tengah status siaga Karhutla.

Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya, PLN melakukan berbagai langkah mitigasi selama periode status siaga Karhutla yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, mulai 31 Agustus hingga 29 September 2026.

Selain memastikan kesiapan jaringan transmisi, personel PLN turut mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di sekitar wilayah kerja.

Upaya mitigasi dilakukan secara berlapis, mulai dari pemantauan titik panas secara real time melalui pemetaan satelit yang diselaraskan dengan koordinat jalur transmisi 150 kV hingga pelaksanaan Patroli Ground Patrol (PGP) secara rutin.

Patroli tersebut dilakukan untuk memantau kondisi Right of Way (ROW) dan area di sekitar tower transmisi. Pemantauan ini memungkinkan PLN mengambil langkah antisipasi lebih cepat apabila ditemukan potensi kebakaran yang mendekati infrastruktur ketenagalistrikan maupun permukiman masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, PLN juga memperkuat koordinasi dan sinergi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.

Kepedulian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui Employee Volunteering Program. PLN turut menyalurkan masker kepada masyarakat yang terdampak asap Karhutla sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi warga di sekitar wilayah kerja.

Upaya tersebut diperkuat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). PLN melibatkan dua kelompok masyarakat binaan, yakni Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Kameloh Baru dan Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Kalampangan, yang turut berperan dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah masing-masing.

Manager UPT Palangkaraya Eko Prasetyo mengatakan, momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi PLN bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak berhenti pada memastikan listrik tetap menyala, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk terus menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menjaga listrik tetap menyala juga berarti menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapsiagaan personel, pemantauan di lapangan, serta sinergi bersama BPBD, TNI, Polri dan kelompok masyarakat dalam mencegah maupun menangani Karhutla,” ujar Eko.

General Manager UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan menambahkan, komitmen PLN dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Menurutnya, tantangan Karhutla membutuhkan kesiapan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas pihak agar dampaknya dapat diminimalkan.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk semakin memperkuat kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Dalam menghadapi Karhutla, menjaga keandalan jaringan berjalan beriringan dengan upaya melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui listrik yang andal, tetapi juga melalui aksi nyata dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ungkap Riko.

Melalui kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi pemantauan, serta kolaborasi bersama berbagai pihak, PLN UIP3B Kalimantan terus berkomitmen menjaga infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah.