Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Jumat, 02 Februari 2024 |
KalbarOnline, Pontianak – Ada sebagian penderita diabetes yang masih mempercayai bahwa dengan menjalani diet diabetes bebas karbohidrat, diabetesnya bisa sembuh.
Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol dengan penatalaksanaan penyakit yang benar, diantaranya dengan perencanaan makan yang baik.
Hal ini disampaikan oleh Daryati, Penyuluh Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak ketika memberikan penyuluhan “Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Karbohidrat”, kepada pasien dan pengunjung, Jumat (02/02/2024).
Daryati menyebut, karbohidrat merupakan salah satu zat gizi yang menghasilkan energi di dalam tubuh, sehingga apabila asupan karbohidrat kurang maka dapat menyebabkan tubuh lemas dan tidak bertenaga.
"Oleh karena itu, bagi penderita diabetes hanya perlu membatasi asupan karbohidrat saja, bukan menghilangkannya sama sekali," ujarnya.
[caption id="attachment_153401" align="alignnone" width="2560"]
Penyuluhan “Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Karbohidrat”, kepada pasien dan pengunjung RSUD SSMA Pontianak, Jumat (02/02/2024). (Foto: RSUD SSMA Pontianak)[/caption]
Penderita diabetes juga perlu mengetahui jenis karbohidrat yang baik untuk dikonsumsi seperti makanan yang mengandung karbohidrat kompleks atau mengandung serat tinggi.
“Seperti beras merah, oat, gandum utuh dan jagung,” jelasnya.
Dia menambahkan, tubuh membutuhkan waktu yang lama untuk mencerna karbohidrat kompleks, sehingga gula dalam darah tidak akan meningkat dengan cepat meskipun dikonsumsi oleh penderita diabetes.
"Bagi penderita diabetes tidak dilarang mengkonsumsi karbohidrat namun tetap harus membatasi jumlah karbohidrat sesuai dengan kebutuhan tubuh yaitu sebesar 45 persen - 65 persen dari total kebutuhan kalori sehari," pungkasnya. (Jau)
KalbarOnline, Pontianak – Ada sebagian penderita diabetes yang masih mempercayai bahwa dengan menjalani diet diabetes bebas karbohidrat, diabetesnya bisa sembuh.
Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol dengan penatalaksanaan penyakit yang benar, diantaranya dengan perencanaan makan yang baik.
Hal ini disampaikan oleh Daryati, Penyuluh Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak ketika memberikan penyuluhan “Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Karbohidrat”, kepada pasien dan pengunjung, Jumat (02/02/2024).
Daryati menyebut, karbohidrat merupakan salah satu zat gizi yang menghasilkan energi di dalam tubuh, sehingga apabila asupan karbohidrat kurang maka dapat menyebabkan tubuh lemas dan tidak bertenaga.
"Oleh karena itu, bagi penderita diabetes hanya perlu membatasi asupan karbohidrat saja, bukan menghilangkannya sama sekali," ujarnya.
[caption id="attachment_153401" align="alignnone" width="2560"]
Penyuluhan “Benarkah Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Karbohidrat”, kepada pasien dan pengunjung RSUD SSMA Pontianak, Jumat (02/02/2024). (Foto: RSUD SSMA Pontianak)[/caption]
Penderita diabetes juga perlu mengetahui jenis karbohidrat yang baik untuk dikonsumsi seperti makanan yang mengandung karbohidrat kompleks atau mengandung serat tinggi.
“Seperti beras merah, oat, gandum utuh dan jagung,” jelasnya.
Dia menambahkan, tubuh membutuhkan waktu yang lama untuk mencerna karbohidrat kompleks, sehingga gula dalam darah tidak akan meningkat dengan cepat meskipun dikonsumsi oleh penderita diabetes.
"Bagi penderita diabetes tidak dilarang mengkonsumsi karbohidrat namun tetap harus membatasi jumlah karbohidrat sesuai dengan kebutuhan tubuh yaitu sebesar 45 persen - 65 persen dari total kebutuhan kalori sehari," pungkasnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini