Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Minggu, 05 Mei 2024 |
KalbarOnline, Pontianak - Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalbar, Junaidi bersama Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Kopri) Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalbar kembali melakukan monitoring tumbuh kembang anak asuh stunting di Posyandu dan BKB Kenanga, di Jalan Purnama 2, Kota Pontianak.
Memasuki bulan ketiga menjadi orang tua asuh terhadap lima anak stunting, Kadiskop Junaidi mengajak Anggota Korpri Diskop UKM Kalbar untuk terus memastikan kondisi tumbuh kembang terhadap anak asuh stunting, setelah dilakukan pendampingan selama tiga bulan terakhir.
“Total ada lima anak stunting di Posyandu Kenanga, yang menjadi anak asuh dari Anggota Korpri Diskop UKM Kalbar,” ujar Junaidi.
Ia mengatakan, dari lima anak ini, masih tersisa dua anak yang stunting di bulan ketiga setelah dilakukan pendampingan dan monitoring. Maka ke depan, gerakan ini masih tetap berlanjut sampai kondisi dari lima anak ini benar-benar keluar dari stunting, dan tumbuh kembangnya, bisa kembali normal.
“Jadi kita masih tetap lanjut menjadi orang tua asuh, dan masih akan memberikan bantuan bahan MPASI kepada anak asuh kami, serta melakukan monitoring bulanan untuk memastikan tumbuh kembang mereka,” ujar Junaidi.
Setiap melakukan monitoring, para orang tua asuh ini dikatakannya, sekaligus menyerahkan bantuan berupa bahan MPASI, mulai dari beras, minyak goreng, telur, ikan kaleng khusus.
“Ini sebagai upaya kita untuk membantu pemenuhan terhadap gizi mereka. Dan ini masih berlanjut,” ujarnya.
Selain bahan MPASI, Korpri Diskop UKM juga memberikan vitamin terhadap anak yang tumbuh kembangnya belum normal, dan juga kepada anak yang tumbuh kembang nya sudah normal juga diberikan vitamin serupa. (Jau)
KalbarOnline, Pontianak - Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalbar, Junaidi bersama Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Kopri) Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalbar kembali melakukan monitoring tumbuh kembang anak asuh stunting di Posyandu dan BKB Kenanga, di Jalan Purnama 2, Kota Pontianak.
Memasuki bulan ketiga menjadi orang tua asuh terhadap lima anak stunting, Kadiskop Junaidi mengajak Anggota Korpri Diskop UKM Kalbar untuk terus memastikan kondisi tumbuh kembang terhadap anak asuh stunting, setelah dilakukan pendampingan selama tiga bulan terakhir.
“Total ada lima anak stunting di Posyandu Kenanga, yang menjadi anak asuh dari Anggota Korpri Diskop UKM Kalbar,” ujar Junaidi.
Ia mengatakan, dari lima anak ini, masih tersisa dua anak yang stunting di bulan ketiga setelah dilakukan pendampingan dan monitoring. Maka ke depan, gerakan ini masih tetap berlanjut sampai kondisi dari lima anak ini benar-benar keluar dari stunting, dan tumbuh kembangnya, bisa kembali normal.
“Jadi kita masih tetap lanjut menjadi orang tua asuh, dan masih akan memberikan bantuan bahan MPASI kepada anak asuh kami, serta melakukan monitoring bulanan untuk memastikan tumbuh kembang mereka,” ujar Junaidi.
Setiap melakukan monitoring, para orang tua asuh ini dikatakannya, sekaligus menyerahkan bantuan berupa bahan MPASI, mulai dari beras, minyak goreng, telur, ikan kaleng khusus.
“Ini sebagai upaya kita untuk membantu pemenuhan terhadap gizi mereka. Dan ini masih berlanjut,” ujarnya.
Selain bahan MPASI, Korpri Diskop UKM juga memberikan vitamin terhadap anak yang tumbuh kembangnya belum normal, dan juga kepada anak yang tumbuh kembang nya sudah normal juga diberikan vitamin serupa. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini