Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Rabu, 19 November 2025 |
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan membuka sosialisasi program PAUD dan imunisasi yang dirangkai dengan penyerahan insentif RT/RW, di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Rabu (19/11/2025).
Bahasan menjelaskan bahwa pemerintah mendorong seluruh orang tua di Kota Pontianak untuk menyekolahkan anak-anaknya ke PAUD sebagai prasyarat memasuki jenjang sekolah dasar.
“Bunda PAUD memberikan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya satu tahun wajib PAUD. Jika tidak mengikuti PAUD, bisa menjadi kendala pada proses pendaftaran sekolah,” terangnya.
Untuk mendukung peningkatan mutu PAUD, Pemerintah Kota Pontianak telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar pada tahun 2025. Dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi dan bantuan bagi lembaga-lembaga PAUD di Pontianak.
“Kami ingin memberikan dukungan terbaik bagi PAUD, agar fasilitasnya lebih baik dan semakin mendorong antusias masyarakat,” kata Bahasan.
Selain itu, kegiatan tersebut turut dirangkai dengan sosialisasi imunisasi kejar. Bahasan menyebut, cakupan imunisasi di Kota Pontianak masih perlu ditingkatkan, terutama bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.
“Data menunjukkan persentase imunisasi kita masih rendah. Karena itu, kita harus memberikan edukasi kepada orang tua agar anak-anak mendapat imunisasi lengkap. Ini penting untuk masa depan mereka dan untuk menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Bahasan berharap, kegiatan terpadu tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan usia dini serta kesehatan anak, sekaligus memperkuat pelayanan pemerintah kepada warga.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono menekankan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak mengikuti pendidikan usia dini. Ia menyatakan, bahwa PAUD bukan sekadar tempat bermain, tetapi fase penting dalam perkembangan karakter dan kesiapan belajar anak.
“PAUD adalah fondasi awal pendidikan anak. Di sini mereka belajar bersosialisasi, mengenal lingkungan, serta mengembangkan kemampuan dasar yang menjadi bekal ketika masuk sekolah. Karena itu saya mengajak semua orang tua di Pontianak untuk memastikan anaknya mengikuti PAUD minimal satu tahun,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga-lembaga PAUD agar layanan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas, merata, dan mudah diakses.
“Dengan dukungan anggaran dan perhatian dari pemerintah kota, kami berharap PAUD di Pontianak semakin maju dan mampu memberikan lingkungan belajar yang aman, ramah, serta menyenangkan bagi anak-anak,” tuturnya. (Jau)
KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan membuka sosialisasi program PAUD dan imunisasi yang dirangkai dengan penyerahan insentif RT/RW, di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Rabu (19/11/2025).
Bahasan menjelaskan bahwa pemerintah mendorong seluruh orang tua di Kota Pontianak untuk menyekolahkan anak-anaknya ke PAUD sebagai prasyarat memasuki jenjang sekolah dasar.
“Bunda PAUD memberikan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya satu tahun wajib PAUD. Jika tidak mengikuti PAUD, bisa menjadi kendala pada proses pendaftaran sekolah,” terangnya.
Untuk mendukung peningkatan mutu PAUD, Pemerintah Kota Pontianak telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar pada tahun 2025. Dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi dan bantuan bagi lembaga-lembaga PAUD di Pontianak.
“Kami ingin memberikan dukungan terbaik bagi PAUD, agar fasilitasnya lebih baik dan semakin mendorong antusias masyarakat,” kata Bahasan.
Selain itu, kegiatan tersebut turut dirangkai dengan sosialisasi imunisasi kejar. Bahasan menyebut, cakupan imunisasi di Kota Pontianak masih perlu ditingkatkan, terutama bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.
“Data menunjukkan persentase imunisasi kita masih rendah. Karena itu, kita harus memberikan edukasi kepada orang tua agar anak-anak mendapat imunisasi lengkap. Ini penting untuk masa depan mereka dan untuk menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Bahasan berharap, kegiatan terpadu tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pendidikan usia dini serta kesehatan anak, sekaligus memperkuat pelayanan pemerintah kepada warga.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono menekankan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak mengikuti pendidikan usia dini. Ia menyatakan, bahwa PAUD bukan sekadar tempat bermain, tetapi fase penting dalam perkembangan karakter dan kesiapan belajar anak.
“PAUD adalah fondasi awal pendidikan anak. Di sini mereka belajar bersosialisasi, mengenal lingkungan, serta mengembangkan kemampuan dasar yang menjadi bekal ketika masuk sekolah. Karena itu saya mengajak semua orang tua di Pontianak untuk memastikan anaknya mengikuti PAUD minimal satu tahun,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga-lembaga PAUD agar layanan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas, merata, dan mudah diakses.
“Dengan dukungan anggaran dan perhatian dari pemerintah kota, kami berharap PAUD di Pontianak semakin maju dan mampu memberikan lingkungan belajar yang aman, ramah, serta menyenangkan bagi anak-anak,” tuturnya. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini