Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : adminkalbaronline |
| Selasa, 25 November 2025 |
KALBARONLINE.com - Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra menegaskan komitmennya untuk turut serta membangun Kalimantan Barat dan Kabupaten Sambas dari pusat.
Hal itu disampaikan Herzaky saat menghadiri silaturahmi dan makan bubor paddas bersama Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) baru-baru ini di Pontianak.
Salah satu fokus yang disuarakannya adalah pembangunan jalan yang diharapkan masyarakat Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas. Herzaky memastikan akan menyampaikan langsung aspirasi masyarakat—yang juga merupakan usulan Bupati Sambas—kepada Menko AHY dan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, agar pembangunan dilakukan secara terintegrasi dengan program irigasi nasional.
Belum lama ini, Herzaky melakukan peninjuan langsung ke lokasi yang diusulkan untuk pembangunan jalan baru sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Ia menekankan pentingnya integrasi karena kawasan tersebut juga masuk usulan pembangunan irigasi melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025.
“Ini bisa menjadi kawasan terintegrasi antara pembangunan jalan dan irigasi. Jika dikembangkan bersama, dampaknya akan luar biasa: memperkuat mobilitas masyarakat sekaligus mendukung swasembada pangan,” ujar Herzaky.
Desa Mekar Jaya selama ini mampu menghasilkan hingga 1,8 ton padi per hektare. Namun keterbatasan akses jalan membuat distribusi hasil pertanian belum optimal. Pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Mekar Jaya dengan Desa Beringin, Semanga, dan Perigi Limus di Kecamatan Sejangkung, diharapkan dapat membuka akses baru bagi mobilitas warga dan distribusi komoditas pertanian.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Mekar Jaya, Ajim, dan Camat Sajad, Ghafar Satyagraha. Mereka menilai, jalan baru ini akan memperkuat konektivitas antar wilayah dan mendukung pengembangan kawasan pertanian produktif.
Herzaky menegaskan, bahwa usulan ini memiliki peluang besar untuk direalisasikan, mengingat wilayah tersebut kini menjadi prioritas dalam peningkatan konektivitas dan program swasembada pangan nasional.
“Seperti yang sering disampaikan Presiden Prabowo dan Menko AHY, seluruh kegiatan Inpres tentang jalan daerah harus tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak boleh dilakukan secara parsial. “Peningkatan kualitas jaringan jalan harus membuka akses ke kawasan produktif, memperlancar logistik, memperkuat konektivitas, dan menciptakan peluang ekonomi baru,” jelas Herzaky.
Dalam kunjungan kerjanya di ekor Borneo tersebut, Herzaky turut didampingi Kepala BPJN Kalbar, Chandra Syah Parmance beserta jajaran, Anggota DPRD Provinsi Kalbar M Isa, Kepala Dinas PUPR Sambas Hermanto, serta sejumlah tokoh masyarakat. (Jau)
KALBARONLINE.com - Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra menegaskan komitmennya untuk turut serta membangun Kalimantan Barat dan Kabupaten Sambas dari pusat.
Hal itu disampaikan Herzaky saat menghadiri silaturahmi dan makan bubor paddas bersama Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) baru-baru ini di Pontianak.
Salah satu fokus yang disuarakannya adalah pembangunan jalan yang diharapkan masyarakat Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas. Herzaky memastikan akan menyampaikan langsung aspirasi masyarakat—yang juga merupakan usulan Bupati Sambas—kepada Menko AHY dan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, agar pembangunan dilakukan secara terintegrasi dengan program irigasi nasional.
Belum lama ini, Herzaky melakukan peninjuan langsung ke lokasi yang diusulkan untuk pembangunan jalan baru sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Ia menekankan pentingnya integrasi karena kawasan tersebut juga masuk usulan pembangunan irigasi melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025.
“Ini bisa menjadi kawasan terintegrasi antara pembangunan jalan dan irigasi. Jika dikembangkan bersama, dampaknya akan luar biasa: memperkuat mobilitas masyarakat sekaligus mendukung swasembada pangan,” ujar Herzaky.
Desa Mekar Jaya selama ini mampu menghasilkan hingga 1,8 ton padi per hektare. Namun keterbatasan akses jalan membuat distribusi hasil pertanian belum optimal. Pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Mekar Jaya dengan Desa Beringin, Semanga, dan Perigi Limus di Kecamatan Sejangkung, diharapkan dapat membuka akses baru bagi mobilitas warga dan distribusi komoditas pertanian.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Mekar Jaya, Ajim, dan Camat Sajad, Ghafar Satyagraha. Mereka menilai, jalan baru ini akan memperkuat konektivitas antar wilayah dan mendukung pengembangan kawasan pertanian produktif.
Herzaky menegaskan, bahwa usulan ini memiliki peluang besar untuk direalisasikan, mengingat wilayah tersebut kini menjadi prioritas dalam peningkatan konektivitas dan program swasembada pangan nasional.
“Seperti yang sering disampaikan Presiden Prabowo dan Menko AHY, seluruh kegiatan Inpres tentang jalan daerah harus tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur tidak boleh dilakukan secara parsial. “Peningkatan kualitas jaringan jalan harus membuka akses ke kawasan produktif, memperlancar logistik, memperkuat konektivitas, dan menciptakan peluang ekonomi baru,” jelas Herzaky.
Dalam kunjungan kerjanya di ekor Borneo tersebut, Herzaky turut didampingi Kepala BPJN Kalbar, Chandra Syah Parmance beserta jajaran, Anggota DPRD Provinsi Kalbar M Isa, Kepala Dinas PUPR Sambas Hermanto, serta sejumlah tokoh masyarakat. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini