Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Kamis, 25 Desember 2025 |
KALBARONLINE.com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar meninjau pos pengamanan serta memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam Natal 2025, Rabu (24/12/2025).
Peninjauan dipusatkan di Pos Pengamanan Patimura yang berada di halaman Swalayan Kaisar, kemudian dilanjutkan ke sejumlah pos pantau lainnya di Kota Pontianak. Secara keseluruhan terdapat delapan posko pantau yang menjadi fokus monitoring pada malam Natal.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, damai, dan kondusif, khususnya bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah di gereja. Selain meninjau pos pengamanan, rombongan juga menyambangi beberapa gereja untuk memastikan situasi benar-benar terkendali.
“Dari hasil pantauan sementara, memang terjadi kepadatan lalu lintas di beberapa titik karena masyarakat banyak beraktivitas di luar rumah pada malam libur. Namun sejauh ini kondisi masih aman dan terkendali,” ujar Edi di Pos Pengamanan Swalayan Kaisar.
Dalam kesempatan tersebut, Edi kembali mengimbau masyarakat dan pihak hotel untuk tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap musibah bencana di sejumlah daerah di Indonesia, sekaligus menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat menjadikan tahun 2025 sebagai bahan refleksi untuk menyongsong 2026 agar ke depan kondisi semakin baik, baik dari sisi ekonomi, investasi, maupun terhindar dari bencana,” tuturnya.
Pemkot Pontianak, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan Polresta Pontianak dan Satpol PP untuk memastikan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal. Melalui berbagai saluran informasi, masyarakat juga sudah diimbau untuk tidak menyalakan kembang api.
Selain memantau kamtibmas, Edi juga memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Ia menyebutkan stok pangan di Pontianak masih aman, meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai dan ayam.
“Secara umum harga masih relatif stabil. Angka inflasi Kota Pontianak berada di kisaran 1,5 persen sehingga masih terkendali,” jelasnya.
Edi juga menilai kondisi cuaca cukup mendukung rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Meski terjadi pasang air, kondisi tersebut tidak disertai hujan lebat atau angin kencang,” tutupnya. (Red)
KALBARONLINE.com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar meninjau pos pengamanan serta memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam Natal 2025, Rabu (24/12/2025).
Peninjauan dipusatkan di Pos Pengamanan Patimura yang berada di halaman Swalayan Kaisar, kemudian dilanjutkan ke sejumlah pos pantau lainnya di Kota Pontianak. Secara keseluruhan terdapat delapan posko pantau yang menjadi fokus monitoring pada malam Natal.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, damai, dan kondusif, khususnya bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah di gereja. Selain meninjau pos pengamanan, rombongan juga menyambangi beberapa gereja untuk memastikan situasi benar-benar terkendali.
“Dari hasil pantauan sementara, memang terjadi kepadatan lalu lintas di beberapa titik karena masyarakat banyak beraktivitas di luar rumah pada malam libur. Namun sejauh ini kondisi masih aman dan terkendali,” ujar Edi di Pos Pengamanan Swalayan Kaisar.
Dalam kesempatan tersebut, Edi kembali mengimbau masyarakat dan pihak hotel untuk tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap musibah bencana di sejumlah daerah di Indonesia, sekaligus menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat menjadikan tahun 2025 sebagai bahan refleksi untuk menyongsong 2026 agar ke depan kondisi semakin baik, baik dari sisi ekonomi, investasi, maupun terhindar dari bencana,” tuturnya.
Pemkot Pontianak, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan Polresta Pontianak dan Satpol PP untuk memastikan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal. Melalui berbagai saluran informasi, masyarakat juga sudah diimbau untuk tidak menyalakan kembang api.
Selain memantau kamtibmas, Edi juga memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Ia menyebutkan stok pangan di Pontianak masih aman, meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai dan ayam.
“Secara umum harga masih relatif stabil. Angka inflasi Kota Pontianak berada di kisaran 1,5 persen sehingga masih terkendali,” jelasnya.
Edi juga menilai kondisi cuaca cukup mendukung rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Meski terjadi pasang air, kondisi tersebut tidak disertai hujan lebat atau angin kencang,” tutupnya. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini