Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 09 Januari 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung kondisi RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Jumat (9/1/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat, khususnya pasien, terkait kondisi sarana dan prasarana rumah sakit.
Dalam kunjungan tersebut, Edi menjelaskan bahwa fokus awal peninjauan adalah melihat kondisi infrastruktur bangunan RSUD SSMA yang telah berusia lebih dari 12 tahun. Dari hasil pengecekan lapangan, ditemukan sejumlah permasalahan, mulai dari kebocoran di beberapa ruangan akibat kondisi atap, hingga gangguan pada sistem AC sentral, terutama pada jaringan ducting dan utilitas bangunan.
“Karena itu, kita akan mengalokasikan anggaran untuk melakukan rehab berat, termasuk penggantian atap. Tahun ini juga kita mulai, sekaligus penataan ulang ruangannya agar lebih nyaman,” ujarnya.
Selain perbaikan fisik bangunan, Pemerintah Kota Pontianak juga merencanakan pembangunan musala di lingkungan rumah sakit sebagai bagian dari peningkatan fasilitas penunjang layanan. Dengan adanya fasilitas tersebut, keluarga pasien diharapkan lebih mudah mengakses kebutuhan publik selama mendampingi proses perawatan.
Edi menargetkan dalam satu hingga dua tahun ke depan, persoalan sarana dan prasarana RSUD SSMA dapat diselesaikan secara menyeluruh. Ia menegaskan, pembenahan infrastruktur harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan tenaga medis, perawat, dan tenaga pendukung saat ini sudah cukup memadai. Namun, hal tersebut tetap harus dibarengi dengan pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan agar mutu layanan kesehatan terus meningkat.
“Kita akan lakukan assessment dan pengawasan yang lebih ketat agar pelayanan semakin baik, sehingga pasien merasa aman, nyaman, dan mendapatkan kesembuhan saat berobat ke sini,” tegasnya.
Wali Kota juga meminta manajemen RSUD SSMA untuk segera menangani permasalahan yang bersifat darurat, seperti kebocoran dan AC yang tidak berfungsi, serta melengkapi usulan program perbaikan untuk pelaksanaan ke depan. Melalui langkah ini, Pemkot Pontianak menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga melalui lingkungan rumah sakit yang layak, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Red)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung kondisi RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Jumat (9/1/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat, khususnya pasien, terkait kondisi sarana dan prasarana rumah sakit.
Dalam kunjungan tersebut, Edi menjelaskan bahwa fokus awal peninjauan adalah melihat kondisi infrastruktur bangunan RSUD SSMA yang telah berusia lebih dari 12 tahun. Dari hasil pengecekan lapangan, ditemukan sejumlah permasalahan, mulai dari kebocoran di beberapa ruangan akibat kondisi atap, hingga gangguan pada sistem AC sentral, terutama pada jaringan ducting dan utilitas bangunan.
“Karena itu, kita akan mengalokasikan anggaran untuk melakukan rehab berat, termasuk penggantian atap. Tahun ini juga kita mulai, sekaligus penataan ulang ruangannya agar lebih nyaman,” ujarnya.
Selain perbaikan fisik bangunan, Pemerintah Kota Pontianak juga merencanakan pembangunan musala di lingkungan rumah sakit sebagai bagian dari peningkatan fasilitas penunjang layanan. Dengan adanya fasilitas tersebut, keluarga pasien diharapkan lebih mudah mengakses kebutuhan publik selama mendampingi proses perawatan.
Edi menargetkan dalam satu hingga dua tahun ke depan, persoalan sarana dan prasarana RSUD SSMA dapat diselesaikan secara menyeluruh. Ia menegaskan, pembenahan infrastruktur harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, ketersediaan tenaga medis, perawat, dan tenaga pendukung saat ini sudah cukup memadai. Namun, hal tersebut tetap harus dibarengi dengan pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan agar mutu layanan kesehatan terus meningkat.
“Kita akan lakukan assessment dan pengawasan yang lebih ketat agar pelayanan semakin baik, sehingga pasien merasa aman, nyaman, dan mendapatkan kesembuhan saat berobat ke sini,” tegasnya.
Wali Kota juga meminta manajemen RSUD SSMA untuk segera menangani permasalahan yang bersifat darurat, seperti kebocoran dan AC yang tidak berfungsi, serta melengkapi usulan program perbaikan untuk pelaksanaan ke depan. Melalui langkah ini, Pemkot Pontianak menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga melalui lingkungan rumah sakit yang layak, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Red)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini