Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 06 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura melatih penanganan cepat korban tenggelam untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kecamatan Sungai Kakap.
Pelatihan bertema “Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Kasus Tenggelam” ini digelar dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dengan diikuti 86 orang nakes.
“Alhamdulillah kami telah melaksanakan kegiatan pelatihan bantuan hidup dasar (basic life support) kepada 86 orang peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader puskesmas, serta sopir ambulans yang sehari-hari terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap salah satu Dosen Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Poppy NM.
Pada kesempatan itu, Poppy yang juga Dokter Spesialis Anastesi dan Nyeri memberikan penjelasan mengenai pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat pada korban tenggelam untuk mencegah kerusakan otak akibat kekurangan oksigen.
Para peserta tidak hanya diberikan teori saja, tetapi juga dilatih secara langsung melalui simulasi teknik resusitasi jantung paru (RJP) dan langkah-langkah pertolongan dasar yang aman di lapangan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sungai Kakap, Rusliah Marni mengapresiasi kegiatan tersebut serta berharap agar pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ini merupakan pelatihan yang sangat membantu sekali bagi kami disini, dan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Tidak itu saja, Rusliah menilai, para kader yang mendapatkan pelatihan ini tampak antusias sekali mengingat di wilayahnya memang sering terjadi kecelakaan tenggelam.
“Kami jadi lebih mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan untuk penanganan korban tenggelam,” paparnya.
Pihak Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Untan pun menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di tingkat pelayanan primer, guna mendukung terciptanya masyarakat yang lebih tanggap dan sigap menghadapi keadaan darurat medis. (Jau)
KALBARONLINE.com - Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura melatih penanganan cepat korban tenggelam untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kecamatan Sungai Kakap.
Pelatihan bertema “Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Kasus Tenggelam” ini digelar dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dengan diikuti 86 orang nakes.
“Alhamdulillah kami telah melaksanakan kegiatan pelatihan bantuan hidup dasar (basic life support) kepada 86 orang peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader puskesmas, serta sopir ambulans yang sehari-hari terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap salah satu Dosen Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Poppy NM.
Pada kesempatan itu, Poppy yang juga Dokter Spesialis Anastesi dan Nyeri memberikan penjelasan mengenai pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat pada korban tenggelam untuk mencegah kerusakan otak akibat kekurangan oksigen.
Para peserta tidak hanya diberikan teori saja, tetapi juga dilatih secara langsung melalui simulasi teknik resusitasi jantung paru (RJP) dan langkah-langkah pertolongan dasar yang aman di lapangan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sungai Kakap, Rusliah Marni mengapresiasi kegiatan tersebut serta berharap agar pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ini merupakan pelatihan yang sangat membantu sekali bagi kami disini, dan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Tidak itu saja, Rusliah menilai, para kader yang mendapatkan pelatihan ini tampak antusias sekali mengingat di wilayahnya memang sering terjadi kecelakaan tenggelam.
“Kami jadi lebih mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan untuk penanganan korban tenggelam,” paparnya.
Pihak Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Untan pun menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di tingkat pelayanan primer, guna mendukung terciptanya masyarakat yang lebih tanggap dan sigap menghadapi keadaan darurat medis. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini