Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sabtu, 14 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meresmikan operasional Apotek Kharitas yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Sabtu (14/02/2026).
Peresmian itu ditandai dengan launching dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pelayanan apotek kepada masyarakat.
Edi menilai, kehadiran apotek tersebut akan menambah sarana dan prasarana kefarmasian di Kota Pontianak. Ia menyebut, Apotek Kharitas dikenal memiliki kelengkapan obat yang memadai dengan harga relatif terjangkau, sehingga dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat dalam memperoleh obat-obatan.
“Kehadiran apotek ini tentu menambah fasilitas layanan kesehatan, khususnya di bidang kefarmasian. Dengan kelengkapan obat dan harga yang terjangkau, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan obat yang dibutuhkan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Kota Pontianak masih cukup tinggi. Berdasarkan data dinas kesehatan, lebih dari 80 persen warga masih mempercayakan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ada di kota ini.
Menurutnya, berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Pontianak juga terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan, baik dari sisi tenaga medis, peralatan kesehatan, maupun sistem pelayanan. Meski demikian, ia tidak menampik masih adanya keluhan dari sebagian masyarakat.
“Memang ada proses peningkatan mutu pelayanan yang terus berjalan. Kami akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar kualitas layanan kesehatan semakin baik,” ungkapnya.
Edi juga menyoroti peran fasilitas kesehatan swasta yang dinilai turut membantu peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi warga. Selain pelayanan medis, sejumlah fasilitas kesehatan swasta aktif melaksanakan kegiatan sosial, seperti sunatan massal, operasi bibir sumbing, serta layanan kesehatan gratis.
“Kegiatan-kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati sektor swasta terhadap masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan warga Kota Pontianak,” sebutnya.
Ketua Yayasan Kharitas Bhakti, Hendy Budi menyampaikan, bahwa peresmian Apotek Kharitas merupakan bagian dari pengembangan layanan kesehatan yang selama ini telah dijalankan yayasan. Menurutnya, kehadiran fasilitas kesehatan Kharitas memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga perlu terus diperluas agar pelayanan semakin maksimal.
“Ini merupakan pengembangan dari layanan yang sudah ada. Kehadiran kami ternyata cukup berdampak bagi masyarakat, sehingga dengan relokasi dan pembukaan apotek ini kami berharap pelayanan bisa lebih optimal dan memberi manfaat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Pontianak,” terangnya.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihak yayasan juga tengah memprioritaskan pengembangan fasilitas kesehatan tahap kedua. Saat ini pembangunan gedung baru telah memasuki progres hingga lantai enam dari rencana total 14 lantai, yang nantinya akan menambah kapasitas dan kelengkapan layanan kesehatan.
“Ke depan fasilitas akan semakin banyak. Dengan satu gedung 14 lantai, otomatis layanan yang tersedia juga bertambah, seperti radiologi dengan peralatan yang lebih baik serta fasilitas medis lainnya, tentu menyesuaikan dengan dukungan yang ada,” jelasnya.
Hendy menambahkan, dari sisi layanan dokter spesialis, fasilitas kesehatan Kharitas saat ini sudah tergolong hampir lengkap dengan berbagai poli pelayanan. Pada tahap pengembangan selanjutnya, satu lantai direncanakan difungsikan secara penuh sebagai area poli untuk meningkatkan kenyamanan dan kelengkapan layanan pasien. (Jau)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meresmikan operasional Apotek Kharitas yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Sabtu (14/02/2026).
Peresmian itu ditandai dengan launching dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pelayanan apotek kepada masyarakat.
Edi menilai, kehadiran apotek tersebut akan menambah sarana dan prasarana kefarmasian di Kota Pontianak. Ia menyebut, Apotek Kharitas dikenal memiliki kelengkapan obat yang memadai dengan harga relatif terjangkau, sehingga dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat dalam memperoleh obat-obatan.
“Kehadiran apotek ini tentu menambah fasilitas layanan kesehatan, khususnya di bidang kefarmasian. Dengan kelengkapan obat dan harga yang terjangkau, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan obat yang dibutuhkan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Kota Pontianak masih cukup tinggi. Berdasarkan data dinas kesehatan, lebih dari 80 persen warga masih mempercayakan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ada di kota ini.
Menurutnya, berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Pontianak juga terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan, baik dari sisi tenaga medis, peralatan kesehatan, maupun sistem pelayanan. Meski demikian, ia tidak menampik masih adanya keluhan dari sebagian masyarakat.
“Memang ada proses peningkatan mutu pelayanan yang terus berjalan. Kami akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar kualitas layanan kesehatan semakin baik,” ungkapnya.
Edi juga menyoroti peran fasilitas kesehatan swasta yang dinilai turut membantu peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi warga. Selain pelayanan medis, sejumlah fasilitas kesehatan swasta aktif melaksanakan kegiatan sosial, seperti sunatan massal, operasi bibir sumbing, serta layanan kesehatan gratis.
“Kegiatan-kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati sektor swasta terhadap masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan warga Kota Pontianak,” sebutnya.
Ketua Yayasan Kharitas Bhakti, Hendy Budi menyampaikan, bahwa peresmian Apotek Kharitas merupakan bagian dari pengembangan layanan kesehatan yang selama ini telah dijalankan yayasan. Menurutnya, kehadiran fasilitas kesehatan Kharitas memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga perlu terus diperluas agar pelayanan semakin maksimal.
“Ini merupakan pengembangan dari layanan yang sudah ada. Kehadiran kami ternyata cukup berdampak bagi masyarakat, sehingga dengan relokasi dan pembukaan apotek ini kami berharap pelayanan bisa lebih optimal dan memberi manfaat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Pontianak,” terangnya.
Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihak yayasan juga tengah memprioritaskan pengembangan fasilitas kesehatan tahap kedua. Saat ini pembangunan gedung baru telah memasuki progres hingga lantai enam dari rencana total 14 lantai, yang nantinya akan menambah kapasitas dan kelengkapan layanan kesehatan.
“Ke depan fasilitas akan semakin banyak. Dengan satu gedung 14 lantai, otomatis layanan yang tersedia juga bertambah, seperti radiologi dengan peralatan yang lebih baik serta fasilitas medis lainnya, tentu menyesuaikan dengan dukungan yang ada,” jelasnya.
Hendy menambahkan, dari sisi layanan dokter spesialis, fasilitas kesehatan Kharitas saat ini sudah tergolong hampir lengkap dengan berbagai poli pelayanan. Pada tahap pengembangan selanjutnya, satu lantai direncanakan difungsikan secara penuh sebagai area poli untuk meningkatkan kenyamanan dan kelengkapan layanan pasien. (Jau)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini