Kayong Utara    

Paguyuban Pasundan Kayong Utara Bagi-bagi Takjil Khas Sunda

Kenalkan Budaya "Wajib Kerupuk" Saat Berbuka

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Minggu, 08 Maret 2026
Paguyuban Pasundan Kayong Utara Bagi-bagi Takjil Khas Sunda
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Ada yang unik dalam aksi berbagi takjil di perempatan jalan samping Kantor Satpol PP Sukadana, pada Sabtu (07/03/2025). Paguyuban Pasundan Kayong Utara tidak hanya membagikan paket untuk berbuka puasa, tetapi juga menyertakan kerupuk sebagai upaya memperkenalkan tradisi kuliner khas Jawa Barat kepada masyarakat Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh masyarakat sekitar, terlihat warga antusias mengantre untuk mendapatkan takjil yang dibagikan oleh para anggota paguyuban.

Takjil tersebut dibagikan kepada para pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut.

Dalam kesempatannya, Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Kayong Utara, Agus Nugraha menyebutkan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk berbagi dengan masyarakat selama bulan Ramadan.

"Jadi tujuan dari kegiatan bagi-bagi takjil kemarin adalah Paguyuban Pasundan ingin berbagi kepada masyarakat, menyisihkan sebagian rezekinya untuk masyarakat luas. Memang tidak terlalu banyak, tapi alhamdulillah kita bisa mengumpulkan sebagian rezeki dari kawan-kawan paguyuban," ujarnya saat dikonfirmasi, pada Minggu (08/03/2026).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadan melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.

IMG-20260308-WA0013
null

Pada kegiatan tersebut, sekitar 350 paket takjil yang berisi kolak pisang, kurma, air mineral, serta kerupuk dibagikan kepada masyarakat.

Menariknya, kerupuk turut disertakan dalam paket takjil sebagai pelengkap makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Agus menjelaskan, bahwa kerupuk merupakan makanan yang biasa disajikan dalam hidangan masyarakat Sunda.

Kehadiran kerupuk dalam paket takjil tersebut juga bertujuan untuk memperkenalkan satu diantara kebiasaan khas orang Sunda kepada masyarakat di Kayong Utara.

"Di budaya makan masyarakat Sunda di Jawa Barat, kerupuk hampir selalu ada saat makan. Jadi kami ingin mengenalkan ciri khas, kebiasaan orang sunda kepada masyarakat di kayong Utara," jelasnya.

Ia juga mengatakan  bahwa kegiatan ini baru pertama kali di gelar, dan berharap kegiatan serupa dapat di gelar di bulan Ramadhan berikutnya dengan  lebih meriah. 

"Kegiatan ini pertama kali digelar dan harapannya di bulan Ramadan tahun depan kegiatan serupa dapat kembali di gelar dengan lebih banyak paket takjil yang di bagaikan dan lebih meriah lagi," harapannya. 

Selain berbagi takjil, Paguyuban Pasundan juga menggelar buka puasa bersama seluruh anggota dengan menyajikan berbagai makanan khas Sunda seperti siomay, cireng, dan batagor. (Sans)

Artikel Selanjutnya
Wali Kota Pontianak Imbau Warga Tidak Panic Buying
Minggu, 08 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Versi Berbeda Pihak Puskesmas Soal Layanan Prioritas Lansia di Sukadana
Minggu, 08 Maret 2026

Berita terkait