Kayong Utara    

Versi Berbeda Pihak Puskesmas Soal Layanan Prioritas Lansia di Sukadana

Tetap Lakukan Evaluasi Internal

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Minggu, 08 Maret 2026
Versi Berbeda Pihak Puskesmas Soal Layanan Prioritas Lansia di Sukadana
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Puskesmas Sukadana menjadi sorotan setelah keluarga pasien mengeluhkan ketiadaan prioritas bagi lansia hingga harus mengantre dalam kondisi lemah. Sementara pihak Puskesmas menyebut pasien tersebut telah ditangani sesuai prosedur triase, perbedaan fakta di lapangan ini kini memicu evaluasi menyeluruh terhadap SOP dan standar pelayanan kesehatan di sana.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Sukadana, Agung Gunawan menyampaikan, bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi internal terhadap pelayanan yang diberikan pada hari kejadian tersebut.

Menurutnya, pada Sabtu, saat peristiwa itu terjadi, petugas kesehatan sebenarnya telah memberikan pelayanan kepada pasien, termasuk pasien lansia yang terlihat terbaring di kursi tunggu.

“Sekadar informasi, pada hari Sabtu tersebut para petugas sudah melakukan pelayanan terhadap para pasien, terutama pada pasien yang sedang terbaring tersebut. Pasien mengalami keluhan nyeri perut sehingga lebih nyaman dalam posisi berbaring untuk mengurangi keluhannya, dan kami memprioritaskan pasien tersebut,” ujar Agung kepada awak media, Minggu (08/03/2026).

Ia menegaskan, bahwa pihak puskesmas menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Namun apa pun itu, ini menjadi evaluasi kami untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan ke depannya. Pasien lansia dan pasien emergency akan menjadi prioritas pelayanan,” jelasnya.

IMG-20260308-WA0016
null

Ia juga menerangkan, dalam penanganan pasien dengan kondisi darurat, tenaga medis menggunakan prosedur triase untuk menentukan tingkat kegawatdaruratan pasien.

“Untuk pasien emergency sendiri ada prosedur triase untuk menentukan derajat kegawatdaruratannya. Sementara pasien lansia akan diprioritaskan untuk didahulukan dalam pelayanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak Puskesmas Sukadana telah melakukan rapat evaluasi secara menyeluruh guna memperbaiki sistem pelayanan yang ada.

“Kami sudah melakukan evaluasi ketat terhadap peristiwa yang terjadi. Dalam rapat tersebut, pertama kami melakukan penggalangan komitmen terhadap mutu layanan, kedua peningkatan standar pelayanan dan SOP pelayanan, serta etika pelayanan. Terakhir adalah komitmen penerapan reward dan punishment,” ungkapnya.

Disisi lain, pihak keluarga pasien memiliki pandangan berbeda terkait pelayanan yang diterima. Menurut keluarga pasien, di lapangan pasien lansia tetap harus mengikuti antrean seperti pasien lainnya.

“Fakta di lapangan pasien lansia tetap mengantre sesuai antrean, tidak ada prioritas bagi pasien lansia, hingga akhirnya pasien terbaring lemah di kursi tunggu,” ujar Andi, keluarga pasien.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan diharapkan dapat menjadi momentum bagi pihak Puskesmas Sukadana untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien lansia dan pasien dengan kondisi darurat. (Sans)

Artikel Selanjutnya
Paguyuban Pasundan Kayong Utara Bagi-bagi Takjil Khas Sunda
Minggu, 08 Maret 2026
Artikel Sebelumnya
Wagub Kalbar Hadiri Silaturahmi Ramadan di Ketapang, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Minggu, 08 Maret 2026

Berita terkait