Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 23 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Di tengah maraknya fenomena panic buying yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, khususnya di Pontianak, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran bahan bakar minyak (BBM) oplosan.
Kasatreskrim Polresta Pontianak, AKP Happy Margowati Suyono mengungkapkan, bahwa di tengah situasi tersebut masih ditemukan oknum yang memanfaatkan kondisi dengan menjual BBM oplosan demi meraup keuntungan.
“Fenomena ini sangat merugikan masyarakat. Selain tidak sesuai standar, BBM oplosan juga berpotensi menimbulkan kerusakan pada kendaraan,” tegasnya.
Menurutnya, pihak kepolisian masih menerima laporan dari masyarakat yang merasa tertipu setelah membeli BBM eceran yang ternyata telah dicampur dengan bahan lain, seperti oli bekas hingga zat tambahan lainnya.
“Campuran tersebut bisa menyebabkan kendaraan mengeluarkan asap berlebih, bahkan berdampak pada kerusakan mesin,” jelasnya.
Karena itu, AKP Happy mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli BBM, khususnya dari penjual eceran yang tidak jelas sumber dan kualitasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban, agar tetap kondusif di tengah kondisi saat ini.
“Mari kita ciptakan situasi di Pontianak yang aman dan nyaman. Jangan mudah tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas,” pungkasnya. (Lid)
KALBARONLINE.com - Di tengah maraknya fenomena panic buying yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, khususnya di Pontianak, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran bahan bakar minyak (BBM) oplosan.
Kasatreskrim Polresta Pontianak, AKP Happy Margowati Suyono mengungkapkan, bahwa di tengah situasi tersebut masih ditemukan oknum yang memanfaatkan kondisi dengan menjual BBM oplosan demi meraup keuntungan.
“Fenomena ini sangat merugikan masyarakat. Selain tidak sesuai standar, BBM oplosan juga berpotensi menimbulkan kerusakan pada kendaraan,” tegasnya.
Menurutnya, pihak kepolisian masih menerima laporan dari masyarakat yang merasa tertipu setelah membeli BBM eceran yang ternyata telah dicampur dengan bahan lain, seperti oli bekas hingga zat tambahan lainnya.
“Campuran tersebut bisa menyebabkan kendaraan mengeluarkan asap berlebih, bahkan berdampak pada kerusakan mesin,” jelasnya.
Karena itu, AKP Happy mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli BBM, khususnya dari penjual eceran yang tidak jelas sumber dan kualitasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban, agar tetap kondusif di tengah kondisi saat ini.
“Mari kita ciptakan situasi di Pontianak yang aman dan nyaman. Jangan mudah tergiur harga murah tanpa memastikan kualitas,” pungkasnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini