Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Senin, 30 Maret 2026 |
KALBARONLINE.com - Mulai 1 April 2026, dermaga penyeberangan feri Bardan–Siantan Pontianak akan kembali menghentikan operasional sementara. Penutupan ini dilakukan menyusul kondisi dermaga yang mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai tidak lagi memenuhi standar keselamatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah bagian dermaga tampak mengalami penurunan kualitas, terlihat sebuah lubang diujung sandaran dermaga ditutupi traffic cone. Warga yang melintas tampak begitu hati-hati menghindari lubang tersebut.
Informasi penutupan ini juga dibenarkan melalui oleh akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Pontianak. Pihak dishub menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi teknis terhadap kondisi struktur dan pondasi dermaga.
Disebutkan, dermaga penyeberangan Bardan–Siantan telah beroperasi sekitar 21 tahun sejak rekonstruksi terakhir pada 2004. Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi eksisting sudah mengalami penurunan kualitas konstruksi yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jasa.
“Penutupan operasional ini merupakan langkah antisipatif guna mencegah terjadinya kecelakaan serta menjamin keselamatan penumpang, awak kapal, dan masyarakat,” komentar dishub Kota Pontianak di salah satu akun informasi.
Sebelumnya, operasional feri sempat kembali dibuka sejak 24 Februari 2026 atas arahan Wali Kota Pontianak untuk mengurai kemacetan di Jembatan Kapuas I dan II, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kapal feri KMP Jembatan Kapuas kembali melayani masyarakat sebagai alternatif mobilitas harian.
Namun demikian, dengan kondisi dermaga yang terus mengalami penurunan, penutupan sementara kembali harus dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan, sembari menunggu proses perbaikan atau rehabilitasi lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan berlangsung. (Lid)
KALBARONLINE.com - Mulai 1 April 2026, dermaga penyeberangan feri Bardan–Siantan Pontianak akan kembali menghentikan operasional sementara. Penutupan ini dilakukan menyusul kondisi dermaga yang mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai tidak lagi memenuhi standar keselamatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah bagian dermaga tampak mengalami penurunan kualitas, terlihat sebuah lubang diujung sandaran dermaga ditutupi traffic cone. Warga yang melintas tampak begitu hati-hati menghindari lubang tersebut.
Informasi penutupan ini juga dibenarkan melalui oleh akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Pontianak. Pihak dishub menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi teknis terhadap kondisi struktur dan pondasi dermaga.
Disebutkan, dermaga penyeberangan Bardan–Siantan telah beroperasi sekitar 21 tahun sejak rekonstruksi terakhir pada 2004. Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi eksisting sudah mengalami penurunan kualitas konstruksi yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jasa.
“Penutupan operasional ini merupakan langkah antisipatif guna mencegah terjadinya kecelakaan serta menjamin keselamatan penumpang, awak kapal, dan masyarakat,” komentar dishub Kota Pontianak di salah satu akun informasi.
Sebelumnya, operasional feri sempat kembali dibuka sejak 24 Februari 2026 atas arahan Wali Kota Pontianak untuk mengurai kemacetan di Jembatan Kapuas I dan II, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kapal feri KMP Jembatan Kapuas kembali melayani masyarakat sebagai alternatif mobilitas harian.
Namun demikian, dengan kondisi dermaga yang terus mengalami penurunan, penutupan sementara kembali harus dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan, sembari menunggu proses perbaikan atau rehabilitasi lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan berlangsung. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini