Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Jumat, 20 Februari 2026 |
KALBARONLINE.com - Operasional kapal feri rute Bardanadi–Siantan di Kota Pontianak sementara waktu dihentikan karena adanya perbaikan dermaga yang rusak. Kondisi ini membuat warga yang biasanya menggunakan jalur penyeberangan tersebut terpaksa beralih ke jalur darat.
Akibatnya, arus kendaraan meningkat dan memicu kemacetan, terutama di kawasan Jembatan Duplikat Kapuas I. Sejumlah warga pun mengeluhkan situasi tersebut
Menanggapi hal itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penghentian sementara operasional feri dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat.
“Kita mengutamakan keselamatan, kemarin dermaganya rusak. Itu kalau kita paksakan akan berdampak terhadao kecelakaan. Jadi kita menunggu perbaikan sampai selesai,” ungkap Edi, Jumat (20/2/2026).
Ia mengakui, penutupan feri memang berdampak pada lalu lintas, khususnya di Jembatan Duplikat Kapuas I yang kini menjadi jalur utama masyarakat untuk menyeberang.
“Memang ini berdampak terhadap lalu lintas, terutama di jembatan duplikat Kapuas 1,” tambahnya.
Edi pun meminta warga untuk bersabar, sambil menunggu dermaga penyebrangan kapal feri tersebut selesai diperbaiki.
“Kalau yang tidak menggunakan kendaraan bisa menggunakan motor air (sampan) tapi kalau yang menggunakan kendaraan mau tidak mau tetap harus bersabar,” katanya.
Pemerintah Kota Pontianak berharap perbaikan dermaga dapat segera selesai agar layanan feri kembali beroperasi normal dan aktivitas warga kembali lancar. (Lid)
KALBARONLINE.com - Operasional kapal feri rute Bardanadi–Siantan di Kota Pontianak sementara waktu dihentikan karena adanya perbaikan dermaga yang rusak. Kondisi ini membuat warga yang biasanya menggunakan jalur penyeberangan tersebut terpaksa beralih ke jalur darat.
Akibatnya, arus kendaraan meningkat dan memicu kemacetan, terutama di kawasan Jembatan Duplikat Kapuas I. Sejumlah warga pun mengeluhkan situasi tersebut
Menanggapi hal itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penghentian sementara operasional feri dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat.
“Kita mengutamakan keselamatan, kemarin dermaganya rusak. Itu kalau kita paksakan akan berdampak terhadao kecelakaan. Jadi kita menunggu perbaikan sampai selesai,” ungkap Edi, Jumat (20/2/2026).
Ia mengakui, penutupan feri memang berdampak pada lalu lintas, khususnya di Jembatan Duplikat Kapuas I yang kini menjadi jalur utama masyarakat untuk menyeberang.
“Memang ini berdampak terhadap lalu lintas, terutama di jembatan duplikat Kapuas 1,” tambahnya.
Edi pun meminta warga untuk bersabar, sambil menunggu dermaga penyebrangan kapal feri tersebut selesai diperbaiki.
“Kalau yang tidak menggunakan kendaraan bisa menggunakan motor air (sampan) tapi kalau yang menggunakan kendaraan mau tidak mau tetap harus bersabar,” katanya.
Pemerintah Kota Pontianak berharap perbaikan dermaga dapat segera selesai agar layanan feri kembali beroperasi normal dan aktivitas warga kembali lancar. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini