Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sabtu, 04 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan di Kabupaten Ketapang memberikan apresiasi terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Ketapang selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Kepemimpinan mereka dinilai berjalan baik, terarah, dan menunjukkan progres di berbagai sektor pembangunan.
Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama (NU) Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, menilai kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir telah menunjukkan langkah konkret dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi.
Menurutnya, fokus pada pembangunan infrastruktur, terutama akses transportasi, merupakan strategi tepat dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Upaya percepatan ekonomi dengan mendahulukan pembangunan infrastruktur, khususnya akses transportasi, adalah langkah yang patut didukung bersama,” ujarnya, Jumat (03/04/2026).
Ia menegaskan, konsep pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah tidak bersifat instan, melainkan telah melalui perencanaan yang matang sejak awal. Selain itu, keterbukaan pemerintah dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat juga menjadi nilai positif.
“Komunikasi yang terus dijalin dengan semua elemen menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan kolaborasi semua pihak,” tambahnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat itu juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi pengamat, tetapi turut berperan aktif memberikan kontribusi pemikiran dalam pembangunan, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.
Ia juga mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah disampaikan secara bijak, objektif, dan konstruktif.
“Kritik itu penting, tetapi harus adil dan berimbang agar pembangunan tetap berada di jalur yang benar,” tegasnya.
Sementara itu, Ustaz Toha M Hamim dari Muhammadiyah yang membidangi Tarjih, Tajdid, dan Tabligh turut menilai kinerja kepemimpinan daerah selama sekitar 13 bulan terakhir menunjukkan hasil yang baik.
Penilaian tersebut didasarkan pada berbagai program pembangunan yang telah berjalan, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, penyediaan air bersih melalui PDAM, hingga sektor pendidikan dan kesehatan.
Di bidang pendidikan, ia menyoroti program peningkatan literasi dan numerasi yang telah berjalan sejak 2025 melalui kolaborasi dengan Majelis Dikdasmen PNF Muhammadiyah dan Save The Children dalam program Kolaborasi Untuk Edukasi Anak Indonesia (Kreasi).
“Program ini telah berjalan selama satu tahun dan hasil evaluasinya menunjukkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik,” jelasnya.
Selain itu, dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, terdapat program INKLUSI serta GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) yang mendorong pencegahan perkawinan anak serta pembangunan yang lebih inklusif.
Program tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Aisyiyah, mitra internasional, dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, yang telah menghasilkan dokumen peraturan desa hingga draf kebijakan daerah terkait strategi pencegahan perkawinan usia anak.
Ke depan, kedua tokoh tersebut berharap Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat terus meningkatkan progres pembangunan meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan daerah diyakini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah komitmen bersama untuk memajukan Ketapang. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan akan terus berjalan,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan di Kabupaten Ketapang memberikan apresiasi terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Ketapang selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Kepemimpinan mereka dinilai berjalan baik, terarah, dan menunjukkan progres di berbagai sektor pembangunan.
Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama (NU) Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, menilai kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir telah menunjukkan langkah konkret dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi.
Menurutnya, fokus pada pembangunan infrastruktur, terutama akses transportasi, merupakan strategi tepat dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Upaya percepatan ekonomi dengan mendahulukan pembangunan infrastruktur, khususnya akses transportasi, adalah langkah yang patut didukung bersama,” ujarnya, Jumat (03/04/2026).
Ia menegaskan, konsep pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah tidak bersifat instan, melainkan telah melalui perencanaan yang matang sejak awal. Selain itu, keterbukaan pemerintah dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat juga menjadi nilai positif.
“Komunikasi yang terus dijalin dengan semua elemen menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan kolaborasi semua pihak,” tambahnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat itu juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi pengamat, tetapi turut berperan aktif memberikan kontribusi pemikiran dalam pembangunan, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.
Ia juga mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah disampaikan secara bijak, objektif, dan konstruktif.
“Kritik itu penting, tetapi harus adil dan berimbang agar pembangunan tetap berada di jalur yang benar,” tegasnya.
Sementara itu, Ustaz Toha M Hamim dari Muhammadiyah yang membidangi Tarjih, Tajdid, dan Tabligh turut menilai kinerja kepemimpinan daerah selama sekitar 13 bulan terakhir menunjukkan hasil yang baik.
Penilaian tersebut didasarkan pada berbagai program pembangunan yang telah berjalan, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, penyediaan air bersih melalui PDAM, hingga sektor pendidikan dan kesehatan.
Di bidang pendidikan, ia menyoroti program peningkatan literasi dan numerasi yang telah berjalan sejak 2025 melalui kolaborasi dengan Majelis Dikdasmen PNF Muhammadiyah dan Save The Children dalam program Kolaborasi Untuk Edukasi Anak Indonesia (Kreasi).
“Program ini telah berjalan selama satu tahun dan hasil evaluasinya menunjukkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik,” jelasnya.
Selain itu, dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, terdapat program INKLUSI serta GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) yang mendorong pencegahan perkawinan anak serta pembangunan yang lebih inklusif.
Program tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Aisyiyah, mitra internasional, dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, yang telah menghasilkan dokumen peraturan desa hingga draf kebijakan daerah terkait strategi pencegahan perkawinan usia anak.
Ke depan, kedua tokoh tersebut berharap Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat terus meningkatkan progres pembangunan meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan daerah diyakini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Yang terpenting adalah komitmen bersama untuk memajukan Ketapang. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan akan terus berjalan,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini