Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sabtu, 04 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan proyek peningkatan ruas Jalan Pelang–Sungai Kepuluk pada Sabtu (04/04/2026). Peresmian dipusatkan di titik Sta 15+037 hingga Sta 15+397 yang berada di kawasan Café Merah, Desa Pelang.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan, bahwa pembangunan jalan sepanjang hampir 400 meter tersebut menggunakan sistem konstruksi yang dirancang kuat agar memiliki daya tahan jangka panjang.
Ia menegaskan, keberadaan ruas jalan ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang berfungsi sebagai urat nadi konektivitas masyarakat. Jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dari Pelang menuju Kota Ketapang maupun sebaliknya, serta membuka akses ke sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Ketapang.
“Dengan adanya akses jalan yang semakin baik, kita berharap kemajuan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi juga dapat kita raih bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan dalam merawat jalan ini,” ujar Alexander.
Menurutnya, pembangunan jalan tidak hanya bertujuan mempercepat arus transportasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta aktivitas perdagangan, sekaligus memudahkan akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan aspek keselamatan saat melintasi jalan tersebut. Hal ini mengingat adanya perbedaan ketinggian antara badan jalan yang baru dibangun dengan area tanah di sekitarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap batas tonase kendaraan. Jalan kabupaten tersebut memiliki kapasitas maksimal beban 8 ton.
Untuk itu, ia menginstruksikan dinas perhubungan, satpol PP, serta aparat desa setempat agar melakukan pengawasan ketat dan segera memasang rambu-rambu lalu lintas sebagai bentuk perlindungan terhadap aset daerah.
Lebih lanjut, Alexander mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang telah mengusulkan pembangunan jembatan timbang di kawasan Jalan Pelang kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai solusi jangka panjang.
“Kita ingin jalan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, kepatuhan terhadap batas tonase sangat penting agar kualitas jalan tetap terjaga,” tegasnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri jajaran asisten sekda, kepala OPD teknis seperti DPUTR, dishub, dan satpol PP, serta sejumlah pimpinan perusahaan swasta di Ketapang.
Usai kegiatan, rombongan melanjutkan agenda kerja ke Kecamatan Sungai Melayu Rayak untuk meresmikan TPA Jami’ Al-Muttaqin, serta menghadiri kegiatan selapanan dan halal bihalal bersama warga dan Nahdliyyin MWCNU setempat.
Momentum tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan proyek peningkatan ruas Jalan Pelang–Sungai Kepuluk pada Sabtu (04/04/2026). Peresmian dipusatkan di titik Sta 15+037 hingga Sta 15+397 yang berada di kawasan Café Merah, Desa Pelang.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan, bahwa pembangunan jalan sepanjang hampir 400 meter tersebut menggunakan sistem konstruksi yang dirancang kuat agar memiliki daya tahan jangka panjang.
Ia menegaskan, keberadaan ruas jalan ini menjadi salah satu infrastruktur penting yang berfungsi sebagai urat nadi konektivitas masyarakat. Jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dari Pelang menuju Kota Ketapang maupun sebaliknya, serta membuka akses ke sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Ketapang.
“Dengan adanya akses jalan yang semakin baik, kita berharap kemajuan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi juga dapat kita raih bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan dalam merawat jalan ini,” ujar Alexander.
Menurutnya, pembangunan jalan tidak hanya bertujuan mempercepat arus transportasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di antaranya memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta aktivitas perdagangan, sekaligus memudahkan akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan aspek keselamatan saat melintasi jalan tersebut. Hal ini mengingat adanya perbedaan ketinggian antara badan jalan yang baru dibangun dengan area tanah di sekitarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap batas tonase kendaraan. Jalan kabupaten tersebut memiliki kapasitas maksimal beban 8 ton.
Untuk itu, ia menginstruksikan dinas perhubungan, satpol PP, serta aparat desa setempat agar melakukan pengawasan ketat dan segera memasang rambu-rambu lalu lintas sebagai bentuk perlindungan terhadap aset daerah.
Lebih lanjut, Alexander mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang telah mengusulkan pembangunan jembatan timbang di kawasan Jalan Pelang kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai solusi jangka panjang.
“Kita ingin jalan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, kepatuhan terhadap batas tonase sangat penting agar kualitas jalan tetap terjaga,” tegasnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri jajaran asisten sekda, kepala OPD teknis seperti DPUTR, dishub, dan satpol PP, serta sejumlah pimpinan perusahaan swasta di Ketapang.
Usai kegiatan, rombongan melanjutkan agenda kerja ke Kecamatan Sungai Melayu Rayak untuk meresmikan TPA Jami’ Al-Muttaqin, serta menghadiri kegiatan selapanan dan halal bihalal bersama warga dan Nahdliyyin MWCNU setempat.
Momentum tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini