Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Minggu, 05 April 2026 |
KALBARONLINE.com - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menghadiri kegiatan halal bihalal di kediaman Pangeran Mangku Negara Kerajaan Matan, Uti Faradian, di Desa Mulia Kerta, Minggu (05/04/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan bersama jajaran Majelis Raja, Dewan Sepuh, serta kerabat besar Kerajaan Matan.
Dalam kesempatan itu, Alexander Wilyo menegaskan pentingnya menjaga nilai budaya dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Ketapang yang majemuk.
“Bagi saya, Kerajaan Matan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga nilai-nilai budaya dan marwah daerah di rumah besar kita, Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh keluarga besar Kerajaan Matan serta masyarakat Ketapang.
“Saya sampaikan salam takzim dan selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar Kerajaan Matan,” tambahnya.
Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Bupati Ketapang juga menerima cinderamata berupa peci dari Keraton Matan yang diberikan langsung oleh Pangeran Mangku Negara. Ia menyebut pemberian itu sebagai simbol persahabatan dan kedekatan emosional.
“Peci ini bukan sekadar pelengkap busana, tetapi simbol kedekatan batin dan persahabatan yang akan saya kenakan dengan penuh kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar ini,” ungkapnya.
Alexander Wilyo juga mengungkapkan kedekatannya dengan budaya nusantara, termasuk amanah yang diterimanya dari lingkungan keraton.
“Saya memiliki ikatan batin dengan dunia keraton, termasuk amanah gelar kehormatan dari Susuhunan Paku Buwono XIII. Ini menjadi tanggung jawab moral bagi saya untuk terus menjaga adab, melestarikan budaya, serta memperkuat persatuan,” jelasnya.
Melalui momentum halalbihalal ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat ukhuwah dan kebersamaan dalam membangun daerah.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Semangat kekeluargaan seperti ini harus terus kita jaga untuk membangun Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menghadiri kegiatan halal bihalal di kediaman Pangeran Mangku Negara Kerajaan Matan, Uti Faradian, di Desa Mulia Kerta, Minggu (05/04/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan bersama jajaran Majelis Raja, Dewan Sepuh, serta kerabat besar Kerajaan Matan.
Dalam kesempatan itu, Alexander Wilyo menegaskan pentingnya menjaga nilai budaya dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Ketapang yang majemuk.
“Bagi saya, Kerajaan Matan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga nilai-nilai budaya dan marwah daerah di rumah besar kita, Kabupaten Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh keluarga besar Kerajaan Matan serta masyarakat Ketapang.
“Saya sampaikan salam takzim dan selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar Kerajaan Matan,” tambahnya.
Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Bupati Ketapang juga menerima cinderamata berupa peci dari Keraton Matan yang diberikan langsung oleh Pangeran Mangku Negara. Ia menyebut pemberian itu sebagai simbol persahabatan dan kedekatan emosional.
“Peci ini bukan sekadar pelengkap busana, tetapi simbol kedekatan batin dan persahabatan yang akan saya kenakan dengan penuh kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar ini,” ungkapnya.
Alexander Wilyo juga mengungkapkan kedekatannya dengan budaya nusantara, termasuk amanah yang diterimanya dari lingkungan keraton.
“Saya memiliki ikatan batin dengan dunia keraton, termasuk amanah gelar kehormatan dari Susuhunan Paku Buwono XIII. Ini menjadi tanggung jawab moral bagi saya untuk terus menjaga adab, melestarikan budaya, serta memperkuat persatuan,” jelasnya.
Melalui momentum halalbihalal ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat ukhuwah dan kebersamaan dalam membangun daerah.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Semangat kekeluargaan seperti ini harus terus kita jaga untuk membangun Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini