Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 31 May 2026 |
KALBARONLINE.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menghadiri perayaan Gawai Dayak Makai Taon di Desa Seluan, Kecamatan Putussibau Utara, Sabtu (30/5/2026). Berbeda dari perayaan seremonial pada umumnya, Gawai Dayak di desa tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna melalui tradisi saling berkunjung dari rumah ke rumah warga.
Kehadiran Bupati yang akrab disapa Sis itu disambut hangat masyarakat. Tanpa sekat protokoler yang kaku, ia membaur bersama warga, duduk lesehan, berbincang santai, hingga menikmati hidangan khas Gawai Dayak bersama keluarga yang dikunjungi.
Menurut Fransiskus Diaan, tradisi Makai Taon di Desa Seluan menonjolkan nilai kekeluargaan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen dan berbagai keberkahan yang diterima masyarakat selama setahun terakhir.
“Tradisi Makai Taon di Desa Seluan ini berfokus pada esensi kekeluargaan yang kuat sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen dan keberkahan hidup selama setahun terakhir. Kegiatan ramah tamah ini menjadi ruang bagi warga dan pemimpin daerah untuk saling mengobrol santai dan mempererat tali persaudaraan,” tuturnya.
Di sela-sela kunjungan ke rumah-rumah warga, Bupati Kapuas Hulu mengaku terkesan dengan kebersamaan yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat Desa Seluan.
Menurutnya, nilai utama dalam Gawai Dayak Makai Taon bukan terletak pada kemeriahan acara, melainkan pada ketulusan silaturahmi yang terbangun di antara masyarakat.
“Nilai tertinggi dari Gawai Dayak Makai Taon itu ada pada ketulusan silaturahminya. Meskipun tanpa panggung atau pergelaran besar, kebersamaan saat kita duduk bersama di dalam rumah warga, mengobrol, dan makan bersama seperti ini justru terasa jauh lebih sakral dan menyentuh,” ujar Fransiskus Diaan.
Ia menambahkan, tradisi saling mengunjungi yang masih dipertahankan masyarakat Desa Seluan merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Kapuas Hulu.
“Tradisi saling mengunjungi dan menjamu dengan penuh kehangatan ini adalah identitas asli kita. Ini membuktikan bahwa gotong royong dan rasa kekeluargaan di Desa Seluan masih sangat kental. Mari kita jaga terus keharmonisan ini,” ajaknya.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung hingga sore hari dalam suasana penuh keakraban, tawa, dan kebahagiaan. Momen itu sekaligus memperlihatkan kedekatan Bupati Kapuas Hulu dengan masyarakat hingga ke tingkat desa. (Haq)
KALBARONLINE.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menghadiri perayaan Gawai Dayak Makai Taon di Desa Seluan, Kecamatan Putussibau Utara, Sabtu (30/5/2026). Berbeda dari perayaan seremonial pada umumnya, Gawai Dayak di desa tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna melalui tradisi saling berkunjung dari rumah ke rumah warga.
Kehadiran Bupati yang akrab disapa Sis itu disambut hangat masyarakat. Tanpa sekat protokoler yang kaku, ia membaur bersama warga, duduk lesehan, berbincang santai, hingga menikmati hidangan khas Gawai Dayak bersama keluarga yang dikunjungi.
Menurut Fransiskus Diaan, tradisi Makai Taon di Desa Seluan menonjolkan nilai kekeluargaan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen dan berbagai keberkahan yang diterima masyarakat selama setahun terakhir.
“Tradisi Makai Taon di Desa Seluan ini berfokus pada esensi kekeluargaan yang kuat sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen dan keberkahan hidup selama setahun terakhir. Kegiatan ramah tamah ini menjadi ruang bagi warga dan pemimpin daerah untuk saling mengobrol santai dan mempererat tali persaudaraan,” tuturnya.
Di sela-sela kunjungan ke rumah-rumah warga, Bupati Kapuas Hulu mengaku terkesan dengan kebersamaan yang masih terjaga kuat di tengah masyarakat Desa Seluan.
Menurutnya, nilai utama dalam Gawai Dayak Makai Taon bukan terletak pada kemeriahan acara, melainkan pada ketulusan silaturahmi yang terbangun di antara masyarakat.
“Nilai tertinggi dari Gawai Dayak Makai Taon itu ada pada ketulusan silaturahminya. Meskipun tanpa panggung atau pergelaran besar, kebersamaan saat kita duduk bersama di dalam rumah warga, mengobrol, dan makan bersama seperti ini justru terasa jauh lebih sakral dan menyentuh,” ujar Fransiskus Diaan.
Ia menambahkan, tradisi saling mengunjungi yang masih dipertahankan masyarakat Desa Seluan merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Kapuas Hulu.
“Tradisi saling mengunjungi dan menjamu dengan penuh kehangatan ini adalah identitas asli kita. Ini membuktikan bahwa gotong royong dan rasa kekeluargaan di Desa Seluan masih sangat kental. Mari kita jaga terus keharmonisan ini,” ajaknya.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung hingga sore hari dalam suasana penuh keakraban, tawa, dan kebahagiaan. Momen itu sekaligus memperlihatkan kedekatan Bupati Kapuas Hulu dengan masyarakat hingga ke tingkat desa. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini