Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 26 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Josepha Alexandra atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak yang sempat menjadi sorotan usai tampil pada final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mendapat tawaran beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke China. Kesempatan tersebut juga diberikan kepada seluruh anggota Tim LCC 4 Pilar SMAN 1 Pontianak.
Program beasiswa itu diserahkan dalam rangkaian penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Yangzhou Polytechnic Institute, Tiongkok, dan PT Semen Conch Indonesia di Aula SMAN 1 Pontianak, Kamis (25/6/2026).
Selain kesempatan menempuh pendidikan di China, program tersebut juga menawarkan peluang bekerja melalui jaringan industri yang bekerja sama dengan kampus tersebut.
Meski demikian, Ocha mengaku belum memutuskan apakah akan menerima tawaran beasiswa tersebut. Ia mengatakan, pihak penyelenggara masih memberikan waktu kepada seluruh penerima beasiswa untuk berdiskusi dan mempertimbangkan pilihan bersama keluarga.
"Kami mengucapkan terima kasih dan sangat bersyukur sekali atas dukungan yang diberikan kepada kami, terutama Pak Rifki selaku Ketua Komisi II DPR RI dan inisiator beasiswa ini, sehingga dapat menghantarkan kami mendapatkan peluang besar untuk pendidikan kami," kata Ocha.
Ia menegaskan keputusan terkait beasiswa akan dipikirkan secara matang.
"Untuk pengambilan beasiswa ini akan kami putuskan nanti. Kami diberikan waktu untuk memilih sesuai jalan kami masing-masing. Jadi jawabannya nanti," ujarnya.
Menurut Ocha, kedua orang tuanya memberikan dukungan penuh terhadap keputusan apa pun yang nantinya akan diambil.
"Orang tua kami sangat mendukung sekali, apa pun keputusan kami," ucapnya.
Hal senada disampaikan anggota Tim LCC lainnya, Almira Khairunnisa. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan dan menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, yang juga merupakan alumni SMAN 1 Pontianak sekaligus penggagas program beasiswa tersebut.
"Kami berterima kasih kepada Bang Rifki yang juga alumni SMANSA. Beasiswa ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin. Namun, pilihan itu tetap dikembalikan kepada kami, sehingga nanti akan kami koordinasikan lagi sebelum mengambil keputusan," kata Almira.
Menurut Almira, salah satu alasan beasiswa tersebut menarik karena Yangzhou Polytechnic Institute memiliki kerja sama dengan berbagai perusahaan di China maupun Indonesia sehingga membuka peluang karier setelah lulus.
"Kami tertarik dengan beasiswa ini karena Yangzhou memiliki kerja sama dengan berbagai industri di China bahkan Indonesia. Jurusan yang ada di kampus itu juga sesuai dengan hobi dan minat saya. Itu yang akan kami pertimbangkan bersama orang tua sebelum mengambil keputusan," tuturnya. (Lid)
KALBARONLINE.com – Josepha Alexandra atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak yang sempat menjadi sorotan usai tampil pada final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mendapat tawaran beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke China. Kesempatan tersebut juga diberikan kepada seluruh anggota Tim LCC 4 Pilar SMAN 1 Pontianak.
Program beasiswa itu diserahkan dalam rangkaian penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Yangzhou Polytechnic Institute, Tiongkok, dan PT Semen Conch Indonesia di Aula SMAN 1 Pontianak, Kamis (25/6/2026).
Selain kesempatan menempuh pendidikan di China, program tersebut juga menawarkan peluang bekerja melalui jaringan industri yang bekerja sama dengan kampus tersebut.
Meski demikian, Ocha mengaku belum memutuskan apakah akan menerima tawaran beasiswa tersebut. Ia mengatakan, pihak penyelenggara masih memberikan waktu kepada seluruh penerima beasiswa untuk berdiskusi dan mempertimbangkan pilihan bersama keluarga.
"Kami mengucapkan terima kasih dan sangat bersyukur sekali atas dukungan yang diberikan kepada kami, terutama Pak Rifki selaku Ketua Komisi II DPR RI dan inisiator beasiswa ini, sehingga dapat menghantarkan kami mendapatkan peluang besar untuk pendidikan kami," kata Ocha.
Ia menegaskan keputusan terkait beasiswa akan dipikirkan secara matang.
"Untuk pengambilan beasiswa ini akan kami putuskan nanti. Kami diberikan waktu untuk memilih sesuai jalan kami masing-masing. Jadi jawabannya nanti," ujarnya.
Menurut Ocha, kedua orang tuanya memberikan dukungan penuh terhadap keputusan apa pun yang nantinya akan diambil.
"Orang tua kami sangat mendukung sekali, apa pun keputusan kami," ucapnya.
Hal senada disampaikan anggota Tim LCC lainnya, Almira Khairunnisa. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan dan menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, yang juga merupakan alumni SMAN 1 Pontianak sekaligus penggagas program beasiswa tersebut.
"Kami berterima kasih kepada Bang Rifki yang juga alumni SMANSA. Beasiswa ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin. Namun, pilihan itu tetap dikembalikan kepada kami, sehingga nanti akan kami koordinasikan lagi sebelum mengambil keputusan," kata Almira.
Menurut Almira, salah satu alasan beasiswa tersebut menarik karena Yangzhou Polytechnic Institute memiliki kerja sama dengan berbagai perusahaan di China maupun Indonesia sehingga membuka peluang karier setelah lulus.
"Kami tertarik dengan beasiswa ini karena Yangzhou memiliki kerja sama dengan berbagai industri di China bahkan Indonesia. Jurusan yang ada di kampus itu juga sesuai dengan hobi dan minat saya. Itu yang akan kami pertimbangkan bersama orang tua sebelum mengambil keputusan," tuturnya. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini