Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 29 June 2026 |
KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalimantan Barat. Pelantikan dilakukan Ketua Umum HKTI yang juga Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, di Halaman GOR Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Minggu (28/6/2026).
Usai dilantik, Ria Norsan menegaskan HKTI akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan di Kalimantan Barat.
"Mari kita bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kalimantan Barat," kata Norsan.
Menurutnya, amanah memimpin HKTI bukan sekadar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata bagi para petani. Ia berharap HKTI mampu mendorong inovasi di sektor pertanian, memperkuat kelembagaan petani, serta menghadirkan solusi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Norsan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani agar setiap program pertanian dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal.
Ia menilai rangkaian kegiatan jalan sehat dan gelar pangan murah yang digelar dalam momentum pelantikan menjadi bukti komitmen HKTI untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, Sudaryono mengatakan pemerintah terus mendorong penguatan kemandirian pangan nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri. Menurutnya, pemerintah menargetkan pengurangan ketergantungan terhadap impor berbagai komoditas pangan.
"Atas arahan Presiden Prabowo, Indonesia mulai tahun 2025 tidak lagi mengimpor beras, jagung maupun gula. Ke depan ketergantungan terhadap impor komoditas pangan akan terus kita kurangi," ujarnya.
Selain itu, Sudaryono meminta seluruh pabrik kelapa sawit membeli tandan buah segar (TBS) sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, tingginya harga minyak sawit mentah (CPO) harus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
"Harga CPO sedang tinggi, harga sawit juga tinggi. Karena itu TBS tidak boleh dibeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Intinya, di era Presiden Prabowo, petani harus sejahtera," tegasnya.
Pelantikan DPD HKTI Kalimantan Barat diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan petani dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang lebih maju sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kalimantan Barat. (*)
KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalimantan Barat. Pelantikan dilakukan Ketua Umum HKTI yang juga Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, di Halaman GOR Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Minggu (28/6/2026).
Usai dilantik, Ria Norsan menegaskan HKTI akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan di Kalimantan Barat.
"Mari kita bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di Kalimantan Barat," kata Norsan.
Menurutnya, amanah memimpin HKTI bukan sekadar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata bagi para petani. Ia berharap HKTI mampu mendorong inovasi di sektor pertanian, memperkuat kelembagaan petani, serta menghadirkan solusi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Norsan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani agar setiap program pertanian dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal.
Ia menilai rangkaian kegiatan jalan sehat dan gelar pangan murah yang digelar dalam momentum pelantikan menjadi bukti komitmen HKTI untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, Sudaryono mengatakan pemerintah terus mendorong penguatan kemandirian pangan nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri. Menurutnya, pemerintah menargetkan pengurangan ketergantungan terhadap impor berbagai komoditas pangan.
"Atas arahan Presiden Prabowo, Indonesia mulai tahun 2025 tidak lagi mengimpor beras, jagung maupun gula. Ke depan ketergantungan terhadap impor komoditas pangan akan terus kita kurangi," ujarnya.
Selain itu, Sudaryono meminta seluruh pabrik kelapa sawit membeli tandan buah segar (TBS) sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, tingginya harga minyak sawit mentah (CPO) harus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
"Harga CPO sedang tinggi, harga sawit juga tinggi. Karena itu TBS tidak boleh dibeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Intinya, di era Presiden Prabowo, petani harus sejahtera," tegasnya.
Pelantikan DPD HKTI Kalimantan Barat diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan petani dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang lebih maju sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kalimantan Barat. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini