Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 09 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Kota Pontianak kembali dipercaya menjadi tuan rumah dua turnamen bulutangkis internasional, yakni Polytron Indonesia International Challenge 2026 dan Polytron Indonesia Masters Super 100 2026. Kedua ajang yang masuk kalender resmi Badminton Asia dan Badminton World Federation (BWF) itu akan digelar di GOR Terpadu A. Yani Pontianak.
Polytron Indonesia International Challenge 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–30 Agustus 2026. Sementara Polytron Indonesia Masters Super 100 2026 akan digelar pada 1–6 September 2026.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut positif penyelenggaraan dua kejuaraan internasional tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota Pontianak siap memberikan dukungan penuh karena ajang ini sejalan dengan pengembangan konsep sport tourism yang terus didorong di Kota Pontianak.
Ia mengatakan, Pontianak telah memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional maupun internasional. Salah satunya adalah suksesnya penyelenggaraan AVC Men's Volleyball Champions League 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak pada Mei lalu.
“Dengan menjadi tuan rumah tentu menjadi branding Pontianak. Dengan ini, kita berharap bisa terus menggelorakan bulutangkis di Kalbar,” katanya saat menerima audiensi Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (9/7/2026).
Edi menilai kehadiran atlet dari berbagai negara akan menjadi kesempatan berharga bagi atlet-atlet lokal untuk belajar secara langsung, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun atmosfer kompetisi internasional.
“Ini kesempatan bagi atlet lokal untuk belajar langsung dan menjadikannya motivasi untuk meningkatkan prestasi. Saya harap dari KONI dan PBSI Pontianak bisa ambil kesempatan ini untuk coaching clinic atlet kita,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggaraan dua turnamen tersebut berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga, perekonomian, pariwisata, dan promosi Kota Pontianak.
“Pontianak siap menyambut. Semoga kegiatan ini sukses dan membawa manfaat besar bagi olahraga, ekonomi, dan promosi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI, Wino Sumarno, mengatakan Pontianak dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki lokasi yang strategis, akses transportasi yang mudah, serta fasilitas GOR yang dinilai memadai untuk menggelar kejuaraan internasional.
“Pontianak dipilih karena pas dan strategis. Aksesnya mudah dan kualitas GOR juga baik,” katanya.
Wino mengungkapkan, turnamen tahun ini diperkirakan akan diikuti atlet dari sekitar 15 negara. Pada penyelenggaraan sebelumnya, jumlah peserta mencapai sekitar 260 atlet, belum termasuk ofisial dan keluarga.
Menurutnya, sejumlah negara seperti Taipei, Amerika Serikat, dan Prancis telah menyampaikan informasi awal mengenai keikutsertaan mereka dalam kejuaraan tersebut.
Selain menjadi ajang perebutan poin peringkat dunia dan hadiah, turnamen ini diharapkan mampu membangkitkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bulutangkis.
Dengan kapasitas GOR sekitar 4.000 penonton, Wino berharap masyarakat Kalimantan Barat dapat memadati arena pertandingan untuk memberikan dukungan sekaligus menciptakan atmosfer kompetisi yang semarak.
“Kami berharap stadion selalu penuh, dan masyarakat hadir untuk menggelorakan bulutangkis di Pontianak dan Kalbar,” ujarnya.
Selain mendukung pembinaan olahraga, penyelenggaraan dua turnamen internasional tersebut juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak bersama panitia akan melibatkan pelaku UMKM agar sektor kuliner, perhotelan, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya turut merasakan manfaat dari kehadiran atlet dan tamu dari berbagai negara. (*)
KALBARONLINE.com – Kota Pontianak kembali dipercaya menjadi tuan rumah dua turnamen bulutangkis internasional, yakni Polytron Indonesia International Challenge 2026 dan Polytron Indonesia Masters Super 100 2026. Kedua ajang yang masuk kalender resmi Badminton Asia dan Badminton World Federation (BWF) itu akan digelar di GOR Terpadu A. Yani Pontianak.
Polytron Indonesia International Challenge 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–30 Agustus 2026. Sementara Polytron Indonesia Masters Super 100 2026 akan digelar pada 1–6 September 2026.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut positif penyelenggaraan dua kejuaraan internasional tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota Pontianak siap memberikan dukungan penuh karena ajang ini sejalan dengan pengembangan konsep sport tourism yang terus didorong di Kota Pontianak.
Ia mengatakan, Pontianak telah memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional maupun internasional. Salah satunya adalah suksesnya penyelenggaraan AVC Men's Volleyball Champions League 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak pada Mei lalu.
“Dengan menjadi tuan rumah tentu menjadi branding Pontianak. Dengan ini, kita berharap bisa terus menggelorakan bulutangkis di Kalbar,” katanya saat menerima audiensi Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (9/7/2026).
Edi menilai kehadiran atlet dari berbagai negara akan menjadi kesempatan berharga bagi atlet-atlet lokal untuk belajar secara langsung, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun atmosfer kompetisi internasional.
“Ini kesempatan bagi atlet lokal untuk belajar langsung dan menjadikannya motivasi untuk meningkatkan prestasi. Saya harap dari KONI dan PBSI Pontianak bisa ambil kesempatan ini untuk coaching clinic atlet kita,” ujarnya.
Ia berharap penyelenggaraan dua turnamen tersebut berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga, perekonomian, pariwisata, dan promosi Kota Pontianak.
“Pontianak siap menyambut. Semoga kegiatan ini sukses dan membawa manfaat besar bagi olahraga, ekonomi, dan promosi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI, Wino Sumarno, mengatakan Pontianak dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki lokasi yang strategis, akses transportasi yang mudah, serta fasilitas GOR yang dinilai memadai untuk menggelar kejuaraan internasional.
“Pontianak dipilih karena pas dan strategis. Aksesnya mudah dan kualitas GOR juga baik,” katanya.
Wino mengungkapkan, turnamen tahun ini diperkirakan akan diikuti atlet dari sekitar 15 negara. Pada penyelenggaraan sebelumnya, jumlah peserta mencapai sekitar 260 atlet, belum termasuk ofisial dan keluarga.
Menurutnya, sejumlah negara seperti Taipei, Amerika Serikat, dan Prancis telah menyampaikan informasi awal mengenai keikutsertaan mereka dalam kejuaraan tersebut.
Selain menjadi ajang perebutan poin peringkat dunia dan hadiah, turnamen ini diharapkan mampu membangkitkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bulutangkis.
Dengan kapasitas GOR sekitar 4.000 penonton, Wino berharap masyarakat Kalimantan Barat dapat memadati arena pertandingan untuk memberikan dukungan sekaligus menciptakan atmosfer kompetisi yang semarak.
“Kami berharap stadion selalu penuh, dan masyarakat hadir untuk menggelorakan bulutangkis di Pontianak dan Kalbar,” ujarnya.
Selain mendukung pembinaan olahraga, penyelenggaraan dua turnamen internasional tersebut juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak bersama panitia akan melibatkan pelaku UMKM agar sektor kuliner, perhotelan, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya turut merasakan manfaat dari kehadiran atlet dan tamu dari berbagai negara. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini