Kayong Utara    

DIB Mengajar Hadir di Kepulauan Karimata, Perkuat Kompetensi Guru dan Asah Kreativitas Siswa

Oleh : Redaksi KalbarOnline
Sunday, 26 July 2026
DIB Mengajar Hadir di Kepulauan Karimata, Perkuat Kompetensi Guru dan Asah Kreativitas Siswa
KIPP melalui DIB Mengajar memperkuat kompetensi guru dan kreativitas siswa di Kepulauan Karimata, Kayong Utara (Foto: DIB For KALBARONLINE.com)
WhatsApp Icon
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com – PT Dharma Inti Bersama (DIB) selaku pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui program DIB Mengajar yang digelar di SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata, Desa Pelapis, Jumat (24/7/2026).

Program ini diikuti 40 siswa serta 15 guru dan kepala sekolah dari SD Negeri 02, SD Negeri 07, dan SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata. Kegiatan menghadirkan dua agenda utama, yakni teacher training bagi para guru dan kelas literasi kreatif untuk para siswa.

Pada sesi pelatihan guru, Wahyudi yang merupakan guru, teacher trainer, penulis, sekaligus content creator pendidikan membawakan materi tentang public speaking guna menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan komunikatif.

Sementara itu, Umilia Al-Husna mengajak para siswa mengekspresikan ide dan imajinasi melalui penulisan puisi. Karya-karya tersebut nantinya akan dihimpun menjadi sebuah buku antologi.

Wahyudi mengaku terkesan dengan semangat para guru di Desa Pelapis yang tetap menjalankan tugas mendidik meski menghadapi berbagai keterbatasan.

"Jujur, perjalanan ini menjadi satu di antara pengalaman yang sangat membekas bagi saya. Yang paling saya kagumi adalah semangat para guru. Di tengah keterbatasan fasilitas, akses, bahkan listrik yang belum selalu memadai, mereka tetap hadir setiap hari dengan dedikasi yang luar biasa untuk mendidik anak-anak," ujarnya.

Menurutnya, para guru di Desa Pelapis mampu memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi para siswa.

Kesan serupa juga disampaikan Umilia Al-Husna. Ia mengaku perjalanan menuju Desa Pelapis memberinya pelajaran berharga tentang perjuangan dalam memperoleh pendidikan.

"Menjadi bagian dalam program DIB Mengajar ke Pulau Pelapis merupakan pengalaman yang begitu berarti dan sulit dilupakan. Saya berangkat dengan niat untuk berbagi ilmu, tetapi justru pulang dengan membawa pelajaran yang jauh lebih besar tentang kehidupan, perjuangan, dan arti sebuah kesempatan," katanya.

Bagi Umilia, anak-anak di Desa Pelapis memiliki semangat belajar yang luar biasa dan tidak pernah kekurangan mimpi.

"Bagi saya, anak-anak di Pulau Pelapis tidak kekurangan mimpi. Mereka hanya membutuhkan lebih banyak kesempatan untuk mengenal dunia dan percaya bahwa mereka juga mampu menjadi bagian dari masa depan," tambahnya.

Kepala SMP Negeri 3 Kepulauan Karimata, Alber Gardioza, S.Pd., menilai program DIB Mengajar memberikan pengalaman baru yang bermanfaat bagi guru maupun siswa.

"Program DIB Mengajar ini luar biasa dan memberikan warna baru bagi kegiatan pembelajaran di sekolah kami. Materi yang disampaikan tidak hanya relevan, tetapi dikemas dengan metode yang kreatif sehingga sangat bermanfaat, baik untuk memperkaya wawasan siswa maupun memberikan inspirasi metode pembelajaran yang segar bagi para guru," ujarnya.

Menurut Alber, antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat, sementara para guru aktif berdiskusi dan menyerap berbagai ilmu baru yang dibagikan.

Ia juga mengapresiasi kehadiran praktisi dan influencer pendidikan yang bersedia datang langsung ke wilayah terpencil seperti Desa Pelapis.

"Kehadiran para influencer pendidikan yang mau turun tangan langsung ke Desa Pelapis ini patut diapresiasi tinggi. Ini membuktikan kepedulian nyata mereka terhadap dunia pendidikan di wilayah 3T/terpencil. Kehadiran mereka memberikan motivasi moril yang besar serta menjadi daya tarik tersendiri yang membuat anak-anak semakin bersemangat belajar," katanya.

Sementara itu, External Relations Manager KIPP, Sugeng Sulistiyo, menegaskan bahwa program DIB Mengajar merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional.

"KIPP percaya bahwa masa depan Kayong Utara ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, melalui DIB Mengajar kami tidak hanya ingin menghadirkan pengalaman belajar yang inspiratif bagi para siswa, tetapi juga memperkuat kapasitas guru sebagai ujung tombak pendidikan. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak Kayong Utara untuk berkembang, berani bermimpi, dan siap menghadapi masa depan," ujar Sugeng.

Melalui program DIB Mengajar, KIPP terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah dan para pegiat pendidikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pengembangan generasi muda di Kabupaten Kayong Utara. (*)

Artikel Selanjutnya
HUT ke-50 Panca Bhakti, Edi Kamtono Ajak Damkar Swasta Perkuat Antisipasi Karhutla di Pontianak
Sunday, 26 July 2026
Artikel Sebelumnya
HUT ke-50 Panca Bhakti, Edi Kamtono Ajak Damkar Swasta Perkuat Antisipasi Karhutla di Pontianak
Sunday, 26 July 2026

Berita terkait