Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 26 July 2026 |
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi dedikasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Swasta Panca Bhakti yang telah mengabdi selama 50 tahun dalam membantu penanganan kebakaran serta berbagai aksi kemanusiaan di Kota Pontianak.
Apresiasi tersebut disampaikan Edi saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Pemadam Kebakaran Swasta Panca Bhakti di Posko Pemadaman Kebakaran Panca Bhakti, Jalan Letjen Suprapto, Minggu (26/7/2026).
Menurut Edi, usia setengah abad menjadi bukti komitmen dan konsistensi Panca Bhakti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Keberadaan relawan yang siaga selama 24 jam juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang telah lama tumbuh di Kota Pontianak.
"Lima puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini merupakan bukti nyata komitmen, dedikasi, dan semangat pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Kota Pontianak," ujarnya.
Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, Edi mengajak seluruh organisasi pemadam kebakaran swasta untuk memperkuat kolaborasi dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menyebut, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan diperkirakan belum akan turun hingga September sehingga kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus terus ditingkatkan.
Menurutnya, dampak asap akibat kebakaran lahan mulai dirasakan masyarakat, baik yang berasal dari wilayah sekitar Kota Pontianak maupun dari kebakaran lahan yang terjadi di Pontianak Selatan pada malam sebelumnya.
"Oleh karena itu, saya berharap seluruh pemadam kebakaran swasta juga ikut andil bersama-sama memadamkan api agar tidak terjadi bencana asap yang semakin parah," katanya.
Selain ancaman karhutla, Edi juga menyoroti dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih. Ia menjelaskan, surutnya debit sungai dan intrusi air laut menyebabkan kadar garam di instalasi pengolahan air meningkat hingga mencapai 2.100 miligram per liter di beberapa titik.
"Kita berharap segera turun hujan agar dampaknya tidak semakin parah, terutama terhadap produksi dan suplai air bersih bagi masyarakat," ungkapnya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa dalam beberapa hari terakhir hampir setiap hari terjadi kebakaran bangunan di Kota Pontianak. Menurutnya, kondisi cuaca panas serta gangguan pada instalasi listrik menjadi faktor yang memicu sejumlah peristiwa tersebut.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan memastikan instalasi listrik, kompor, dan berbagai sumber api lainnya digunakan secara aman untuk mencegah kebakaran.
Memasuki usia emas ke-50, Edi berharap Panca Bhakti terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat profesionalisme, memperbarui sarana dan prasarana, serta mempererat koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan seluruh organisasi pemadam kebakaran swasta di Kota Pontianak.
"Sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga Panca Bhakti semakin maju, semakin solid, semakin profesional, dan terus menjadi organisasi yang dicintai masyarakat," tutupnya. (*)
KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi dedikasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Swasta Panca Bhakti yang telah mengabdi selama 50 tahun dalam membantu penanganan kebakaran serta berbagai aksi kemanusiaan di Kota Pontianak.
Apresiasi tersebut disampaikan Edi saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Pemadam Kebakaran Swasta Panca Bhakti di Posko Pemadaman Kebakaran Panca Bhakti, Jalan Letjen Suprapto, Minggu (26/7/2026).
Menurut Edi, usia setengah abad menjadi bukti komitmen dan konsistensi Panca Bhakti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Keberadaan relawan yang siaga selama 24 jam juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang telah lama tumbuh di Kota Pontianak.
"Lima puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini merupakan bukti nyata komitmen, dedikasi, dan semangat pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Kota Pontianak," ujarnya.
Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, Edi mengajak seluruh organisasi pemadam kebakaran swasta untuk memperkuat kolaborasi dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menyebut, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan diperkirakan belum akan turun hingga September sehingga kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus terus ditingkatkan.
Menurutnya, dampak asap akibat kebakaran lahan mulai dirasakan masyarakat, baik yang berasal dari wilayah sekitar Kota Pontianak maupun dari kebakaran lahan yang terjadi di Pontianak Selatan pada malam sebelumnya.
"Oleh karena itu, saya berharap seluruh pemadam kebakaran swasta juga ikut andil bersama-sama memadamkan api agar tidak terjadi bencana asap yang semakin parah," katanya.
Selain ancaman karhutla, Edi juga menyoroti dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih. Ia menjelaskan, surutnya debit sungai dan intrusi air laut menyebabkan kadar garam di instalasi pengolahan air meningkat hingga mencapai 2.100 miligram per liter di beberapa titik.
"Kita berharap segera turun hujan agar dampaknya tidak semakin parah, terutama terhadap produksi dan suplai air bersih bagi masyarakat," ungkapnya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa dalam beberapa hari terakhir hampir setiap hari terjadi kebakaran bangunan di Kota Pontianak. Menurutnya, kondisi cuaca panas serta gangguan pada instalasi listrik menjadi faktor yang memicu sejumlah peristiwa tersebut.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan memastikan instalasi listrik, kompor, dan berbagai sumber api lainnya digunakan secara aman untuk mencegah kebakaran.
Memasuki usia emas ke-50, Edi berharap Panca Bhakti terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat profesionalisme, memperbarui sarana dan prasarana, serta mempererat koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan seluruh organisasi pemadam kebakaran swasta di Kota Pontianak.
"Sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga Panca Bhakti semakin maju, semakin solid, semakin profesional, dan terus menjadi organisasi yang dicintai masyarakat," tutupnya. (*)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini