Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 10 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut turun langsung membantu relawan di lokasi karhutla.
Bantuan diberikan di dua wilayah, yakni Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), dan Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.
Perwakilan mitra MBG, Muhammad Yusuf, mendatangi lokasi karhutla di kawasan transmigrasi TR3, Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kamis (10/9/2026).
Yusuf bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Relawan Anti Asap dan Api Kalimantan Barat ikut terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran yang masih terjadi di kawasan tersebut.
Tak hanya membantu proses pemadaman, mitra MBG juga menyerahkan sejumlah kebutuhan untuk mendukung para relawan yang bekerja di tengah kondisi lapangan yang berat.
Bantuan tersebut berupa alat pelindung diri (APD), vitamin, air minum kemasan sebanyak 200 galon, serta logistik lainnya.
“Kita juga ingin membantu teman-teman relawan, yakni untuk APD, bantuan APD dan lain-lain termasuk vitamin dan sebagainya,” ujar Yusuf saat ditemui di lokasi karhutla.
Menurut Yusuf, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para relawan yang terus berada di lapangan menangani karhutla, terutama di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Ketapang.
Ia mengatakan, pihaknya berencana memantau kondisi karhutla di sejumlah wilayah lain sekaligus melihat kebutuhan para relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
“InsyaAllah ke depannya kita akan pantau di titik-titik lain, di kecamatan-kecamatan lain seperti MHU, Muara Pawan, Kecamatan Kendawangan. Kami tetap perhatian juga terhadap kegiatan kawan-kawan, relawan semuanya dari TNI, Polri yang ikut berkecimpung di dalam pemadaman api ini,” katanya.
Yusuf berharap hujan segera turun untuk membantu memadamkan api dan mengurangi dampak karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang.
Ia menyebut doa bersama juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan agar hujan segera turun.
“Ya harapan kita mudah-mudahan cepat turunnya hujan seperti itu. Salah satu kita juga mengadakan doa bersama dan sebagainya, salah satunya minta cepat turunnya hujan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua MPA Desa Sungai Besar, Masturi, yang juga tergabung dalam Relawan Antiasap dan Api Kalimantan Barat, mengapresiasi dukungan yang diberikan dalam penanganan karhutla.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang turut menunjukkan kepedulian terhadap kondisi karhutla dan para relawan di Desa Sungai Besar.
“Saya sebagai Ketua Masyarakat Peduli Api yang sekaligus tergabung di Relawan Antiasap dan Api, dalam hal ini atas nama masyarakat peduli api serta masyarakat luas umumnya di Desa Sungai Besar mengucapkan terima kasih kepada BGN yang sudah ikut peduli dalam rangka menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada saat ini,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut turun langsung membantu relawan di lokasi karhutla.
Bantuan diberikan di dua wilayah, yakni Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), dan Desa Tanjungpura, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.
Perwakilan mitra MBG, Muhammad Yusuf, mendatangi lokasi karhutla di kawasan transmigrasi TR3, Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kamis (10/9/2026).
Yusuf bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Relawan Anti Asap dan Api Kalimantan Barat ikut terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran yang masih terjadi di kawasan tersebut.
Tak hanya membantu proses pemadaman, mitra MBG juga menyerahkan sejumlah kebutuhan untuk mendukung para relawan yang bekerja di tengah kondisi lapangan yang berat.
Bantuan tersebut berupa alat pelindung diri (APD), vitamin, air minum kemasan sebanyak 200 galon, serta logistik lainnya.
“Kita juga ingin membantu teman-teman relawan, yakni untuk APD, bantuan APD dan lain-lain termasuk vitamin dan sebagainya,” ujar Yusuf saat ditemui di lokasi karhutla.
Menurut Yusuf, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para relawan yang terus berada di lapangan menangani karhutla, terutama di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Ketapang.
Ia mengatakan, pihaknya berencana memantau kondisi karhutla di sejumlah wilayah lain sekaligus melihat kebutuhan para relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
“InsyaAllah ke depannya kita akan pantau di titik-titik lain, di kecamatan-kecamatan lain seperti MHU, Muara Pawan, Kecamatan Kendawangan. Kami tetap perhatian juga terhadap kegiatan kawan-kawan, relawan semuanya dari TNI, Polri yang ikut berkecimpung di dalam pemadaman api ini,” katanya.
Yusuf berharap hujan segera turun untuk membantu memadamkan api dan mengurangi dampak karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang.
Ia menyebut doa bersama juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan agar hujan segera turun.
“Ya harapan kita mudah-mudahan cepat turunnya hujan seperti itu. Salah satu kita juga mengadakan doa bersama dan sebagainya, salah satunya minta cepat turunnya hujan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua MPA Desa Sungai Besar, Masturi, yang juga tergabung dalam Relawan Antiasap dan Api Kalimantan Barat, mengapresiasi dukungan yang diberikan dalam penanganan karhutla.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang turut menunjukkan kepedulian terhadap kondisi karhutla dan para relawan di Desa Sungai Besar.
“Saya sebagai Ketua Masyarakat Peduli Api yang sekaligus tergabung di Relawan Antiasap dan Api, dalam hal ini atas nama masyarakat peduli api serta masyarakat luas umumnya di Desa Sungai Besar mengucapkan terima kasih kepada BGN yang sudah ikut peduli dalam rangka menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada saat ini,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini