Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Saturday, 01 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara di halaman Kantor Dinas Pangan Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (1/8/2026).
Sebanyak 1.000 paket bahan pokok bersubsidi yang disiapkan dalam kegiatan tersebut langsung habis diburu warga.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pangan Kabupaten Kayong Utara, serta dukungan Perum Bulog sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan daerah.
Paket bahan pokok yang disediakan berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng. Masyarakat dapat membeli paket tersebut dengan harga subsidi sebesar Rp50 ribu per paket.
Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama jajaran pemerintah provinsi dan Kabupaten Kayong Utara.
Ria Norsan mengatakan, Gerakan Pangan Murah di Kayong Utara bukan pertama kali dilaksanakan dan selalu mendapat respons positif dari masyarakat.
"Pasar murah sudah beberapa kali kita adakan di Kayong Utara. Antusias masyarakat sangat tinggi. Kita menyiapkan 1.000 paket, ternyata peminatnya lebih dari itu. Besok kita tambah lagi 200 paket dan akan didatangkan ke Kantor Camat," ujar Ria Norsan.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut sangat dibutuhkan, terutama untuk membantu warga memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih murah.
"Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan masyarakat dapat membeli sembako dengan harga yang lebih murah," katanya.
Sejak pagi, warga telah memadati lokasi kegiatan dan mengantre untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi yang telah disediakan.
Sementara itu, Kepala Cabang Perum Bulog Ketapang, Jarau Matu, mengatakan Bulog siap mendukung program pemerintah melalui penyediaan stok pangan yang cukup untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga.
"Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Kami memastikan stok beras, gula, dan minyak goreng dalam kegiatan ini tersedia dengan baik sehingga dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi di daerah," ujar Jarau Matu.
Ia menjelaskan, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Bulog menjadi langkah penting agar distribusi pangan berjalan lancar serta masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah.
"Saya senang sekali dengan adanya pasar murah ini. Terima kasih kepada Pak Gubernur dan semua stakeholder. Kalau bisa sering-sering diadakan karena sangat membantu masyarakat," tuturnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan akan menambah 200 paket bahan pokok pada hari berikutnya.
Tambahan paket tersebut akan didistribusikan melalui Kantor Camat agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program Gerakan Pangan Murah. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara di halaman Kantor Dinas Pangan Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (1/8/2026).
Sebanyak 1.000 paket bahan pokok bersubsidi yang disiapkan dalam kegiatan tersebut langsung habis diburu warga.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Pangan Kabupaten Kayong Utara, serta dukungan Perum Bulog sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan daerah.
Paket bahan pokok yang disediakan berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng. Masyarakat dapat membeli paket tersebut dengan harga subsidi sebesar Rp50 ribu per paket.
Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama jajaran pemerintah provinsi dan Kabupaten Kayong Utara.
Ria Norsan mengatakan, Gerakan Pangan Murah di Kayong Utara bukan pertama kali dilaksanakan dan selalu mendapat respons positif dari masyarakat.
"Pasar murah sudah beberapa kali kita adakan di Kayong Utara. Antusias masyarakat sangat tinggi. Kita menyiapkan 1.000 paket, ternyata peminatnya lebih dari itu. Besok kita tambah lagi 200 paket dan akan didatangkan ke Kantor Camat," ujar Ria Norsan.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut sangat dibutuhkan, terutama untuk membantu warga memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih murah.
"Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan masyarakat dapat membeli sembako dengan harga yang lebih murah," katanya.
Sejak pagi, warga telah memadati lokasi kegiatan dan mengantre untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi yang telah disediakan.
Sementara itu, Kepala Cabang Perum Bulog Ketapang, Jarau Matu, mengatakan Bulog siap mendukung program pemerintah melalui penyediaan stok pangan yang cukup untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga.
"Bulog berkomitmen menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Kami memastikan stok beras, gula, dan minyak goreng dalam kegiatan ini tersedia dengan baik sehingga dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi di daerah," ujar Jarau Matu.
Ia menjelaskan, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Bulog menjadi langkah penting agar distribusi pangan berjalan lancar serta masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah.
"Saya senang sekali dengan adanya pasar murah ini. Terima kasih kepada Pak Gubernur dan semua stakeholder. Kalau bisa sering-sering diadakan karena sangat membantu masyarakat," tuturnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan akan menambah 200 paket bahan pokok pada hari berikutnya.
Tambahan paket tersebut akan didistribusikan melalui Kantor Camat agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program Gerakan Pangan Murah. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini