Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 10 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Kafilah Kabupaten Ketapang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang resmi berakhir di Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026).
Dalam ajang tersebut, Ketapang menempati peringkat keenam dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Selain prestasi dari cabang perlombaan, Ketapang juga meraih dua penghargaan pendukung, yakni Juara I Mobil Hias pada Pawai Ta’aruf dan Juara Harapan I Stand Pameran.
Penutupan MTQ dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir, Sekda Ketapang Repalianto, serta Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh.
Bupati Alexander Wilyo bersama istri juga menyempatkan diri mengunjungi stand pameran Kabupaten Ketapang. Rombongan disambut pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan masyarakat yang berada di lokasi.
Alexander menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pendamping, official, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras membawa nama Kabupaten Ketapang dalam MTQ tingkat provinsi tersebut.
“Peringkat keenam ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh kafilah, pelatih dan pendamping. Tentu kita bersyukur atas capaian ini, namun yang lebih penting adalah bagaimana semangat pembinaan Al-Qur’an terus kita tingkatkan di Ketapang,” ujar Alexander.
Menurutnya, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Kita ingin anak-anak dan generasi muda Ketapang tidak hanya berprestasi dalam MTQ, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” katanya.
Rangkaian penutupan diawali Tari Makan Sirih sebagai simbol penghormatan. Acara kemudian secara resmi ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang SDM, Sefpre Kurniadi, S.STP.
Dalam sambutannya, Sefpre mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXIV Kalbar. Ia menyebut pelaksanaan MTQ tahun ini berlangsung meriah dan tertata.
Ia juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota agar pembinaan qari-qariah dan hafiz-hafizah tidak berhenti setelah pelaksanaan MTQ. Pembinaan diharapkan dilakukan secara terprogram dan berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten/kota.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kalbar, Brigjen Pol (Purn.) Andi Musa, meminta para juara pertama segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat nasional ke-32 yang akan berlangsung di Jakarta pada 2027.
Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia mengimbau agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan secara konsisten.
Bupati Alexander menambahkan, capaian Ketapang dalam MTQ XXXIV Kalbar harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan pembinaan ke depan.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk melakukan pembinaan yang lebih baik dan berkelanjutan. Kita akan terus mendorong lahirnya qari, qariah, hafiz dan hafizah terbaik dari Kabupaten Ketapang,” ucapnya.
Selain memberikan dampak terhadap pembinaan keagamaan, pelaksanaan MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas UMKM, kuliner, transportasi hingga jasa penginapan turut bergerak selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan berakhirnya MTQ XXXIV Kalbar, semangat pembinaan Al-Qur’an diharapkan tidak ikut berakhir, tetapi terus berlanjut di masing-masing daerah untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi sekaligus memiliki akhlak yang kuat. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Kafilah Kabupaten Ketapang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang resmi berakhir di Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026).
Dalam ajang tersebut, Ketapang menempati peringkat keenam dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Selain prestasi dari cabang perlombaan, Ketapang juga meraih dua penghargaan pendukung, yakni Juara I Mobil Hias pada Pawai Ta’aruf dan Juara Harapan I Stand Pameran.
Penutupan MTQ dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir, Sekda Ketapang Repalianto, serta Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh.
Bupati Alexander Wilyo bersama istri juga menyempatkan diri mengunjungi stand pameran Kabupaten Ketapang. Rombongan disambut pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan masyarakat yang berada di lokasi.
Alexander menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pendamping, official, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras membawa nama Kabupaten Ketapang dalam MTQ tingkat provinsi tersebut.
“Peringkat keenam ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh kafilah, pelatih dan pendamping. Tentu kita bersyukur atas capaian ini, namun yang lebih penting adalah bagaimana semangat pembinaan Al-Qur’an terus kita tingkatkan di Ketapang,” ujar Alexander.
Menurutnya, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Kita ingin anak-anak dan generasi muda Ketapang tidak hanya berprestasi dalam MTQ, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” katanya.
Rangkaian penutupan diawali Tari Makan Sirih sebagai simbol penghormatan. Acara kemudian secara resmi ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang SDM, Sefpre Kurniadi, S.STP.
Dalam sambutannya, Sefpre mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXIV Kalbar. Ia menyebut pelaksanaan MTQ tahun ini berlangsung meriah dan tertata.
Ia juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota agar pembinaan qari-qariah dan hafiz-hafizah tidak berhenti setelah pelaksanaan MTQ. Pembinaan diharapkan dilakukan secara terprogram dan berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten/kota.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kalbar, Brigjen Pol (Purn.) Andi Musa, meminta para juara pertama segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat nasional ke-32 yang akan berlangsung di Jakarta pada 2027.
Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia mengimbau agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan secara konsisten.
Bupati Alexander menambahkan, capaian Ketapang dalam MTQ XXXIV Kalbar harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan pembinaan ke depan.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk melakukan pembinaan yang lebih baik dan berkelanjutan. Kita akan terus mendorong lahirnya qari, qariah, hafiz dan hafizah terbaik dari Kabupaten Ketapang,” ucapnya.
Selain memberikan dampak terhadap pembinaan keagamaan, pelaksanaan MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas UMKM, kuliner, transportasi hingga jasa penginapan turut bergerak selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan berakhirnya MTQ XXXIV Kalbar, semangat pembinaan Al-Qur’an diharapkan tidak ikut berakhir, tetapi terus berlanjut di masing-masing daerah untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi sekaligus memiliki akhlak yang kuat. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini