Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Monday, 10 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama tokoh lintas agama dan masyarakat menggelar doa bersama lintas agama di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon keselamatan, perlindungan, keberkahan, serta turunnya hujan di tengah kondisi cuaca kering yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang dalam beberapa pekan terakhir.
Doa bersama dihadiri para pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar doa bersama, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Menjaga Ketapang merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah,” kata Alexander Wilyo.
Menurutnya, doa harus berjalan beriringan dengan ikhtiar nyata. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya selama kondisi cuaca masih kering.
“Menghadapi kondisi alam tidak cukup hanya dengan doa, tetapi harus disertai tindakan nyata. Mari kita hemat penggunaan air, tingkatkan kewaspadaan, jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan bersama-sama menjaga lingkungan,” ujarnya.
Alexander juga mengajak masyarakat di seluruh 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang untuk turut melaksanakan doa bersama dengan melibatkan pemuka agama dan tokoh masyarakat di wilayah masing-masing.
Ia berharap doa yang dipanjatkan secara bersama-sama dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon turunnya hujan sehingga kondisi lingkungan kembali membaik dan masyarakat terhindar dari ancaman karhutla.
“Kita semua berpijak di tanah yang sama, menghirup udara yang sama dan mencari rezeki di bumi yang sama. Karena itu, ketika Ketapang menghadapi kekeringan dan ancaman karhutla, sudah semestinya seluruh masyarakat ikut mengambil bagian dalam menjaganya,” tutur Alexander.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang kondisi lahannya kering dan mudah terbakar.
Kepolisian menegaskan akan mengambil tindakan tegas dan memproses secara hukum apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan.
Ketua PCNU Ketapang Dr. KH. Abdullah Al-Faqir juga mengajak masyarakat dan para pemuka agama untuk terus memperbanyak doa, khususnya setelah melaksanakan ibadah.
Ia berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan kembali membaik dan masyarakat terhindar dari berbagai musibah serta bencana.
Doa bersama lintas agama tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya kerukunan masyarakat Ketapang yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat.
Alexander menegaskan, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama menjaga daerah.
“Berbeda dalam identitas, kita tetap bersatu dalam kehidupan. Beragam dalam budaya, kita tetap satu dalam menjaga Ketapang,” pungkasnya. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama tokoh lintas agama dan masyarakat menggelar doa bersama lintas agama di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon keselamatan, perlindungan, keberkahan, serta turunnya hujan di tengah kondisi cuaca kering yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang dalam beberapa pekan terakhir.
Doa bersama dihadiri para pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar doa bersama, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Menjaga Ketapang merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah,” kata Alexander Wilyo.
Menurutnya, doa harus berjalan beriringan dengan ikhtiar nyata. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya selama kondisi cuaca masih kering.
“Menghadapi kondisi alam tidak cukup hanya dengan doa, tetapi harus disertai tindakan nyata. Mari kita hemat penggunaan air, tingkatkan kewaspadaan, jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan bersama-sama menjaga lingkungan,” ujarnya.
Alexander juga mengajak masyarakat di seluruh 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang untuk turut melaksanakan doa bersama dengan melibatkan pemuka agama dan tokoh masyarakat di wilayah masing-masing.
Ia berharap doa yang dipanjatkan secara bersama-sama dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon turunnya hujan sehingga kondisi lingkungan kembali membaik dan masyarakat terhindar dari ancaman karhutla.
“Kita semua berpijak di tanah yang sama, menghirup udara yang sama dan mencari rezeki di bumi yang sama. Karena itu, ketika Ketapang menghadapi kekeringan dan ancaman karhutla, sudah semestinya seluruh masyarakat ikut mengambil bagian dalam menjaganya,” tutur Alexander.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang kondisi lahannya kering dan mudah terbakar.
Kepolisian menegaskan akan mengambil tindakan tegas dan memproses secara hukum apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan.
Ketua PCNU Ketapang Dr. KH. Abdullah Al-Faqir juga mengajak masyarakat dan para pemuka agama untuk terus memperbanyak doa, khususnya setelah melaksanakan ibadah.
Ia berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan kembali membaik dan masyarakat terhindar dari berbagai musibah serta bencana.
Doa bersama lintas agama tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya kerukunan masyarakat Ketapang yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat.
Alexander menegaskan, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama menjaga daerah.
“Berbeda dalam identitas, kita tetap bersatu dalam kehidupan. Beragam dalam budaya, kita tetap satu dalam menjaga Ketapang,” pungkasnya. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini