Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Sunday, 09 August 2026 |
KALBARONLINE.com – Di tengah kondisi cuaca kering dan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar doa bersama lintas agama sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi tersebut.
Kegiatan doa bersama dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8/2026) malam mulai pukul 19.30 WIB.
Doa bersama tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang turut meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
Selain memanjatkan doa agar masyarakat dijauhkan dari bencana, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memohon agar hujan segera turun di wilayah Ketapang dengan intensitas yang cukup, merata, dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, doa bersama lintas agama merupakan bentuk ikhtiar batin yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat di tengah kondisi kekeringan dan ancaman karhutla.
“Selain ikhtiar secara lahir melalui berbagai langkah penanganan, kita juga melakukan ikhtiar batin. Kita berdoa agar Kabupaten Ketapang diberikan keselamatan, dijauhkan dari bencana, dan segera diturunkan hujan yang cukup serta bermanfaat,” ujar Alexander.
Ia mengajak seluruh masyarakat Ketapang untuk tetap menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kita semua harus bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran dan saling membantu menghadapi kondisi ini,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap doa bersama tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca kering masih berlangsung. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Di tengah kondisi cuaca kering dan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar doa bersama lintas agama sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi tersebut.
Kegiatan doa bersama dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8/2026) malam mulai pukul 19.30 WIB.
Doa bersama tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang turut meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
Selain memanjatkan doa agar masyarakat dijauhkan dari bencana, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memohon agar hujan segera turun di wilayah Ketapang dengan intensitas yang cukup, merata, dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, doa bersama lintas agama merupakan bentuk ikhtiar batin yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat di tengah kondisi kekeringan dan ancaman karhutla.
“Selain ikhtiar secara lahir melalui berbagai langkah penanganan, kita juga melakukan ikhtiar batin. Kita berdoa agar Kabupaten Ketapang diberikan keselamatan, dijauhkan dari bencana, dan segera diturunkan hujan yang cukup serta bermanfaat,” ujar Alexander.
Ia mengajak seluruh masyarakat Ketapang untuk tetap menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kita semua harus bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran dan saling membantu menghadapi kondisi ini,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap doa bersama tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca kering masih berlangsung. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini