Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Wednesday, 23 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang mulai memperkuat kolaborasi dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia untuk mengembangkan dan mempromosikan potensi bentang alam berkelanjutan di daerah tersebut.
Kerja sama itu dibahas melalui rapat daring terkait draft kesepakatan bersama yang diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto dari ruang vicon basement Setda Ketapang, Rabu (23/9/2026).
Pembahasan difokuskan pada substansi draft kesepakatan sebagai landasan kolaborasi dalam kajian, pengembangan, serta promosi potensi bentang alam berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.
Sekda Ketapang Repalianto mengatakan, pengelolaan potensi alam membutuhkan perencanaan dan kolaborasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
“Kerja sama ini merupakan salah satu upaya untuk mengelola potensi yang ada di Kabupaten Ketapang. Potensi yang kita miliki tidak akan memberikan manfaat secara optimal kalau tidak dikelola dengan baik,” ujarnya.
Menurut Repalianto, pemerintah daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam mengelola sumber daya alam dan potensi wilayah yang dimiliki Kabupaten Ketapang.
“Kita tidak bisa mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Ketapang ini sendiri tanpa ada keterlibatan pihak lain,” katanya.
Namun, Repalianto menegaskan setiap bentuk kerja sama yang dilakukan pemerintah daerah harus tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Apapun bentuk kerja sama kita, saya hanya inginkan harus sesuai koridor aturan yang berlaku. Itu yang utama. Kita sama-sama berharap, kita bersepakat, kita taat dan patuh terhadap aturan ini. Jangan sampai ada kesepakatan kita yang melanggar aturan,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia dapat memberikan dampak positif terhadap pengelolaan, pengembangan, hingga promosi potensi bentang alam di Kabupaten Ketapang.
“Kami yakin bahwa kerja sama ini akan membawa perbaikan atau paling tidak dalam bahasa sederhana, ini bisa menguntungkan Pemerintah Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Repalianto juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Solidaridad Network Indonesia atas keterlibatan dan dukungannya dalam upaya mendorong pengembangan Kabupaten Ketapang.
“Untuk itu, sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pengurus Yayasan Solidaridad Network Indonesia,” katanya.
Pembahasan draft kesepakatan bersama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara Pemkab Ketapang dan mitra pembangunan dalam mendorong pengelolaan bentang alam yang berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah agar memberikan manfaat bagi pembangunan dan masyarakat. (Adi LC)
KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang mulai memperkuat kolaborasi dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia untuk mengembangkan dan mempromosikan potensi bentang alam berkelanjutan di daerah tersebut.
Kerja sama itu dibahas melalui rapat daring terkait draft kesepakatan bersama yang diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto dari ruang vicon basement Setda Ketapang, Rabu (23/9/2026).
Pembahasan difokuskan pada substansi draft kesepakatan sebagai landasan kolaborasi dalam kajian, pengembangan, serta promosi potensi bentang alam berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.
Sekda Ketapang Repalianto mengatakan, pengelolaan potensi alam membutuhkan perencanaan dan kolaborasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
“Kerja sama ini merupakan salah satu upaya untuk mengelola potensi yang ada di Kabupaten Ketapang. Potensi yang kita miliki tidak akan memberikan manfaat secara optimal kalau tidak dikelola dengan baik,” ujarnya.
Menurut Repalianto, pemerintah daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam mengelola sumber daya alam dan potensi wilayah yang dimiliki Kabupaten Ketapang.
“Kita tidak bisa mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Ketapang ini sendiri tanpa ada keterlibatan pihak lain,” katanya.
Namun, Repalianto menegaskan setiap bentuk kerja sama yang dilakukan pemerintah daerah harus tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Apapun bentuk kerja sama kita, saya hanya inginkan harus sesuai koridor aturan yang berlaku. Itu yang utama. Kita sama-sama berharap, kita bersepakat, kita taat dan patuh terhadap aturan ini. Jangan sampai ada kesepakatan kita yang melanggar aturan,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia dapat memberikan dampak positif terhadap pengelolaan, pengembangan, hingga promosi potensi bentang alam di Kabupaten Ketapang.
“Kami yakin bahwa kerja sama ini akan membawa perbaikan atau paling tidak dalam bahasa sederhana, ini bisa menguntungkan Pemerintah Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Repalianto juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Solidaridad Network Indonesia atas keterlibatan dan dukungannya dalam upaya mendorong pengembangan Kabupaten Ketapang.
“Untuk itu, sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pengurus Yayasan Solidaridad Network Indonesia,” katanya.
Pembahasan draft kesepakatan bersama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara Pemkab Ketapang dan mitra pembangunan dalam mendorong pengelolaan bentang alam yang berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah agar memberikan manfaat bagi pembangunan dan masyarakat. (Adi LC)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini