Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Thursday, 03 September 2026 |
KALBARONLINE.com – Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas Hulu, ikhtiar untuk memohon turunnya hujan dilakukan melalui Sholat Istisqa berjemaah di Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI, Brigjen TNI Sain Mustain dan Brigjen TNI Firman, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra, Danyonif TP 927/UK Letkol Inf Jamrizal, Kasdim 1206/Putussibau Mayor Inf Eriyadi Esnurdin, Wakapolres Kapuas Hulu Kompol Muslimin, Wadanyonif TP 927/UK Kapten Inf Wahyu Agung Purbinantoro, Kepala Kemenag Kapuas Hulu H. Syahrul S.Ag., serta jajaran TNI-Polri, Forkopimda Kabupaten Kapuas Hulu dan masyarakat.
Sholat Istisqa menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, sekaligus membantu mengurangi kondisi kering yang berpotensi memicu Karhutla.
Suasana khusyuk terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Para peserta dengan penuh kerendahan hati memanjatkan doa, memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT agar Kapuas Hulu segera mendapatkan curahan hujan.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara upaya spiritual dan langkah nyata dalam penanggulangan Karhutla.
Di lapangan, TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat terus berupaya melakukan pencegahan, sosialisasi, serta penanganan Karhutla.
Kasdim 1206/Putussibau Mayor Inf Eriyadi Esnurdin menegaskan Sholat Istisqa bukan hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Selain berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan, kita juga harus terus berikhtiar. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” ungkapnya.
Sementara itu, kehadiran Brigjen TNI Sain Mustain dan Brigjen TNI Firman bersama Forkopimda Kapuas Hulu menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan Karhutla.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Melalui Sholat Istisqa ini, seluruh peserta berharap hujan segera turun di wilayah Kapuas Hulu. Namun lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa doa harus berjalan beriringan dengan ikhtiar dan kepedulian terhadap alam. (Haq)
KALBARONLINE.com – Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas Hulu, ikhtiar untuk memohon turunnya hujan dilakukan melalui Sholat Istisqa berjemaah di Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI, Brigjen TNI Sain Mustain dan Brigjen TNI Firman, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra, Danyonif TP 927/UK Letkol Inf Jamrizal, Kasdim 1206/Putussibau Mayor Inf Eriyadi Esnurdin, Wakapolres Kapuas Hulu Kompol Muslimin, Wadanyonif TP 927/UK Kapten Inf Wahyu Agung Purbinantoro, Kepala Kemenag Kapuas Hulu H. Syahrul S.Ag., serta jajaran TNI-Polri, Forkopimda Kabupaten Kapuas Hulu dan masyarakat.
Sholat Istisqa menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, sekaligus membantu mengurangi kondisi kering yang berpotensi memicu Karhutla.
Suasana khusyuk terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Para peserta dengan penuh kerendahan hati memanjatkan doa, memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT agar Kapuas Hulu segera mendapatkan curahan hujan.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara upaya spiritual dan langkah nyata dalam penanggulangan Karhutla.
Di lapangan, TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat terus berupaya melakukan pencegahan, sosialisasi, serta penanganan Karhutla.
Kasdim 1206/Putussibau Mayor Inf Eriyadi Esnurdin menegaskan Sholat Istisqa bukan hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Selain berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan, kita juga harus terus berikhtiar. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” ungkapnya.
Sementara itu, kehadiran Brigjen TNI Sain Mustain dan Brigjen TNI Firman bersama Forkopimda Kapuas Hulu menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan Karhutla.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Melalui Sholat Istisqa ini, seluruh peserta berharap hujan segera turun di wilayah Kapuas Hulu. Namun lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa doa harus berjalan beriringan dengan ikhtiar dan kepedulian terhadap alam. (Haq)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini